22 March 2017

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW29: Kemenangan Ronarid FC Berkat Terpelesetnya Valdes

FPL Ngalor Ngidul masih eksis hingga GW29, masih bahagia bersama istri masing-masing, kecuali yang belum beristri. Secara umum poin-poin besar cukup banyak terjadi, terutama mereka yang memiliki Romelu Lukaku. Skor secara umum juga baik-baik saja, kayak nasib mantanmu.
 
Peran Lukaku tentu tidak bisa diabaikan karena tiga besar GW ini dikuasai oleh tim yang menjadikan Lukaku sebagai kapten, yakni Ronarid FC, Plentus FC, dan Berkah FC. Yang lain numpang nonton saja, gitu.
 
Satu hal yang menarik dari GW ini adalah lagi-lagi Plentus FC nyaris juara. Bahkan sebenarnya sampai GW nyaris berakhir pun Plentus FC sudah yuara. Sayang seribu sayang, sebuah momen pekok membuyarkan semuanya.
 
Mari kita analisis.
 
Plentus FC menggunakan bench boost dengan total nilai 87. Lukaku menyumbangkan 32 poin, sama persis dengan Ronarid FC. Di pertahanan, Plentus FC meraih 14 poin dari Daniels, Coleman, dan Azpilicueta. Sayangnya Kone yang sebenarnya timnya clean sheet gagal bermain. Plentus FC juga meraih angka besar dari James Milner, Joshua King dan Dele Alli yang sudah 24 poin sendiri, meski keteteran di lini depan dengan Christian Benteke (pemain yang masuk daftar untuk dipertaruhkan di panditfootball.com tapi gagal) dan Jermaine Defoe yang hanya mendulang 2 poin. Sebelum gawang David de Gea dibobol The Boro, sebenarnya nilai Plentus FC sudah 91. Sip.


Plentus FC

Dengan komposisi pemain yang serupa dalam diri Alli, Lukaku, King, dan Coleman, otomatis sisanya jadi pembeda. Kiper Pickford beroleh 10 poin cukup untuk menutupi kegagalan Troy Deeney meraih poin dan Diego Costa yang cuma dapat sebiji. Nah, pada saat gawang MU belum kebobolan, nilai Ronarid FC adalah 88. Dalam posisi ini Plentus FC sudah siap jadi yuara GW untuk pertama kalinya.

Ronarid FC
Apa daya, kemudian The Boro mencetak gol, sehingga nilai Plentus FC berkurang 4 dari De Gea menjadi 87, tapi Ronarid FC juga begitu, berkurang 4 juga jadi 84. Sampai titik ini Plentus FC masih yuara.
 
Masalah terjadi ketika dalam sebuah serangan balik MU yang sebenarnya gagal, bola diumpan ke Victor Valdes yang mengambil ancang-ancang untuk menendang sejauh-jauhnya. Lantas dia kepeleset. Bola nganggur itu jatuh ke manusia bernama Antonio Valencia yang dimiliki oleh Ronarid FC (dan juga Berkah FC, sebenarnya).


Gol Valencia menggeret poinnya dari 2 ke 8 yang otomatis melemparkan Ronarid FC ke atas Plentus FC. Lagi dan lagi, Plentus FC kandas. Kasian.
 
Dari sisi finansial, Ronarid FC naik ke posisi 5, di bawah GEDE BAGE Calcio II, di atas Ngodo FC yang bersaldo fitri. Ya, hanya 5 manajer yang saldonya positif. Sisanya gembel, termasuk yang sudah yuara GW 2 kali seperti PSKPS dan yang yuara GW 1 kali dan 1 kali yuara bersama, Wala Wala FC dan FK69. Sementara itu, Plentus FC yang sudah berkali-kali nyaris semakin terperosok di jurang terdalam klasemen finansial dengan nilai minus setara minusnya Wala Wala FC dikali sepuluh. FPL memang keji.
 
Minggu ini FPL Ngalor Ngidul libur seiring liburnya Liga Inggris. Kemungkinan waktunya dapat dimanfaatkan untuk konsinyering, diseminasi, FGD, atau apalah itu kegiatan yang dibikin-bikin untuk menghabiskan uang rakyat. Bisa diadakan di Puncak, bisa di Bandung, bisa di Bali. Per 1 April 2017, kita siap menantikan duel maut berikutnya dan manajer juga kudu bersiap-siap dengan double GW dan juga siap-siap pada kenaikan harga taksi online. Fiuh. Nasib. Kasihan. Keji.
 
Ya, sudah. Ciao!

Related Posts

0 komentar:

Komen, yuk!