29 December 2016

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW18: Boxing Day Milik Summon!

Menjelang tutup tahun, admin baru sempat menggarap review GW18 alias putaran kedua Liga Inggris. Bukan apa-apa, admin habis kena tipu puluhan juta. Tolong, kasihani admin dengan mentransfer admin uang puluhan juta rupiah. Hore!
 
Well, jadi apa yang terjadi di FPL Ngalor Ngidul edisi spesial Boxing Day ini?
 
Seluruh pertandingan memuat gol dengan hanya 5 dari 20 tim yang gagal bikin gol. Leicester City kembali bermain soak sehingga masuk dari 5 tim itu. Pemirsa FPL juga diberikan kejutan oleh West Ham sehingga para pemain mereka akan kembali dilirik jadi tulang punggung tim-tim FPL pada pekan-pekan ke depan. Manchester City akhirnya clean sheet lagi, sedangkan Manchester United, Liverpool, dan Tottenham Hotspur menang tapi kecolongan 1 gol sehingga bek-bek semacam Dejan Lovren dan Kyle Walker poinnya juga busuk.
 
Banyak yang beruntung dengan pemilihan kapten. Statistik menyebut bahwa Ibrahimovic adalah manusia yang paling banyak dibeli dan dijadikan kapten, dan dia meraih poin tertinggi bersama Dele Alli dalam GW kali ini. Sedangkan nama lain yang menjulang adalah Pedro dan Joel Robles. Robles ini sekali-kalinya main bisa poin gede, tidak lain karena assist untuk gol Kevin Mirallas. Robles menjadi 1 dari 50 kiper di Liga Inggris yang pernah bikin assist.
 
Peroleh tim-tim FPL Ngalor Ngidul juga tinggi-tinggi. Dan lagi-lagi Plentus FC harus gigit jari. Menjadi tim terbaik sepanjang Desember, tim yang diasuh vann po ini masih saja gagal menjadi yuara GW. Kali ini dengan poin 77, da hanya menjadi peringkat ketiga di bawah Summon dan GEDE BAGE Calcio II. Mengulang pekan sebelumnya kala Plentus FC menjadi peringkat kedua di bawah Doa Mama Season V.
 
Summon, juara HtH musim lalu di FPL Ngalor Ngidul, akhirnya kembali jadi yuara GW. Mengungguli GEDE BAGE Calcio Ii sebesar 10 poin. Menempatkan Ibra sebagai kapten menjadi kunci. Ditunjang pula dengan penempatan Reid sebagai bek yang meraih 11 poin, serta Christian Eriksen, Adam Lallana, dan Michail Antonio di lini tengah. Pemilihan Kelechi Iheanacho juga membantu dengan 5 poin. Dari 11 pemain yang dimainkan, hanya Walker dan McAuley yang poinnya cuma maksimal 2. Sisanya lebih dari sama dengan 3.
 
Kemenangan Summon menambah kontestan yang meraih yuara GW. Kini sudah ada 11 tim yang pernah jadi yuara GW. Sisanya masih jadi pecundang nan elegan. Nasib buruk jelas milik Plentus FC seperti yang sudah dijelaskan tadi. Sedangkan kalau membahas kinerja Yuara FC dana FK69, ah, sudahlah.
 
Poin buruk di GW17 menggugurkan banyak peserta dari FPL Ngalor Ngidul. Tim besar seperti Berkah FC, PSKPS, Ronarid FC, dan Summon gagal lolos. Secara mengejutkan FPL Ngalor Ngidul justru meloloskan Sepatu Perak FC, Jong Celebes, dan FK69. Hasilnya? Tentu saja suram. Dari 17 manajer dan 8 yang lolos, pada akhirnya hanya 3 yang lanjut yakni Ngodo FC, Doa Mama Season V, dan Plentus FC. Pokoknya, Plentus FC lagi jaya-jayanya Desember ini. Kurang 1 dan itu signifikan di FPL Ngalor Ngidul: yuara GW.


Dari klasemen finansial, saldo Gumregah United sebagai pemuncak semakin tersedot, demikian pula Berkah FC dan PSKPS. Keberhasilan Summon sebagai yuara GW lantas menjadikannya ada di posisi 7, di bawah Ronarid FC. Summon adalah 1 dari 5 manajer yang baru sekali jadi yuara GW. Di bawah Summon ada Doa Mama Season V. Sedangkan 3 lagi berkinerja buruk. Sepatu Perak FC--yang memenangi GW dengan nilai sangat rendah--saldonya fitri, demikian pula Wala Wala FC. Paling parah adalah Jong Celebes, sudahlah jadi yuara GW cuma sekali, saldonya sudah minus pula.
 
Mari menyambut pertandingan tutup tahun, lantas buka tahun, untuk sejenak libur Piala FA. Semakin seru! Ciao!

Related Posts

0 komentar:

Komen, yuk!