20 December 2016

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW17: Akhirnya, Doa Mama!

Doa Mama selalu menjadi bekal para manajer FPL Ngalor Ngidul dalam menjalani kehidupan nan fana ini. Bahkan demi menghormati Doa Mama, Tony Handoyo menyulap timnya dengan nama yang konsisten, Doa Mama Season V. Nama itu awet dari FPL Ngalor Ngidul season 1. Kalau sampai season 7 bernama sama, fix Citra Fitri lewat.
 
GW17 di FPL Ngalor Ngidul kembali ditandai dengan yuara GW baru sehingga memperketat cawet, eh, persaingan. Selain Gumregah United yang 3 kali yuara GW, kini sudah ada 5 tim yang telah dua kali yuara GW dan tambahan Doa Mama Season V menjadikan ada 4 tim yang sudah yuara GW sekali. Tersisa pecundang-pecundang seperti archie's babes, Summon, Orak Arik FC, GEDE BAGE Calcio II, Plentus FC, dan dua tim yang tidak perlu disebutkan lagi di sini saking terlalu seringnya disebut seiring performa suramnya.
 
GW17 ini seolah kesialan beruntun bagi Plentus FC. GW16 lalu, Plentus FC gagal yuara GW padahal memegang poin 87, kala 1 poin saja dari PSKPS. GW17 terulang kembali, Plentus FC mengemas 70 angka, hanya kalah 4 dari perolehan Doa Mama Season V. Tampaknya, vann po perlu mencoba lagi untuk tampil lebih optimal bin optimum.
 
Keberhasilan Doa Mama Season V tidak lain ditentukan oleh pemilihan Zlatan Ibrahimovic sebagai kapten, ditunjang opsi bagus dalama diri Cesar Azpilicueta serta duo 6 (Walker, Costa) dan duo 7 (De Bruyne dan Walcott). Doa Mama yang musim lalu bernama Doa Mama Season IV sendiri dikenal sebagai tim yang lama menguasai klasemen sebelum di akhir musim disalip oleh PSKPS menjelang akhir musim. Sehingga, kemunculannya pada pekan segini terbilang terlambat sebagai mantan tim besar.
 

Kemenangan Doa Mama Season V sekaligus membuatnya menggusur PSKPS dari 4 besar. Kini Doa Mama Season V menyodok ke peringkat ketiga, siap menggusur hegemoni Gumregah United dan Berkah FC yang asyik berdua-duaan di pucuk sedari lama. Tampaknya, Doa Mama Season V belajar dari PSKPS perihal menyodok harus di saat terakhir. Kalau di awal, tanpa pelumas apalagi, akan sakit.
 
Dari sisi finansial, kemenangan Doa Mama Season V hanya mengembalikan saldonya dari minus ke plus. Sama sekali belum mengusik kenyamanan Gumregah United dan Berkah FC di puncak. Terlebih saldo Gumregah United sendiri sedemikian jauh untuk dilewati. PSKPS di posisi ke-4 sekalipun butuh lebih dari sekadar yuara GW untuk menyalip tim legenda yang belum pernah yuara itu, apalagi sekadar Jong Celebes atau GEDE BAGE Calcio II. Jauh, dah.
 
Ya, sudah sekian saja. Admin lagi sibuk Rapat Dalam Kantor, sambil memikirkan strategi mengikuti Cup secara mumpuni. Ciao!

Related Posts

0 komentar:

Komen, yuk!