30 December 2016

[Scout] Beli Siapa di GW19?

Menjelang akhir tahun, Liga Inggris semakin panas. Saatnya pula mendulang poin dan rejeki dari taruhan-taruhan yang dijalankan. Nah, dalam rangka FPL, berikut ini ada prediksi dari IB Times perihal siapa yang kudu dibeli di GW19.
 
1. Zlatan Ibrahimovic
 

Moncer kembali dengan poin 2 digit berulang selama beberapa GW terakhir. MU kebetulan berhadapan dengan Middlesbrough yang Victor Valdes dan deretan beknya tidak bagus-bagus benar. Apalagi sekarang zlatan tidak hanya bikin gol, tapi juga jago bikin assist.
 
2. Sergio Aguero
 

Balik lama dari skorsing, saatnya Aguero menghajar pertahanan Liverpool yang masih suka bingung. Apalagi biasanya Aguero kalau balik dari skorsing tiba-tiba jadi jagoan.
 
3. Diego Costa
 

Juga kembali dari suspensi. Costa menjadi predator ganas untuk mengosak-asik pertahanan Stoke City.
 
4. Bek Chelsea
 

Tidak kebobolan 4 pertandingan, akan berhadapan dengan Stoke City. Maka, mau pilih Gary cahill, David Luiz, Cesar Azpilicueta, hingga Alonso adalam pilihan yang tidak sulit.
 

29 December 2016

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW18: Boxing Day Milik Summon!

Menjelang tutup tahun, admin baru sempat menggarap review GW18 alias putaran kedua Liga Inggris. Bukan apa-apa, admin habis kena tipu puluhan juta. Tolong, kasihani admin dengan mentransfer admin uang puluhan juta rupiah. Hore!
 
Well, jadi apa yang terjadi di FPL Ngalor Ngidul edisi spesial Boxing Day ini?
 
Seluruh pertandingan memuat gol dengan hanya 5 dari 20 tim yang gagal bikin gol. Leicester City kembali bermain soak sehingga masuk dari 5 tim itu. Pemirsa FPL juga diberikan kejutan oleh West Ham sehingga para pemain mereka akan kembali dilirik jadi tulang punggung tim-tim FPL pada pekan-pekan ke depan. Manchester City akhirnya clean sheet lagi, sedangkan Manchester United, Liverpool, dan Tottenham Hotspur menang tapi kecolongan 1 gol sehingga bek-bek semacam Dejan Lovren dan Kyle Walker poinnya juga busuk.
 
Banyak yang beruntung dengan pemilihan kapten. Statistik menyebut bahwa Ibrahimovic adalah manusia yang paling banyak dibeli dan dijadikan kapten, dan dia meraih poin tertinggi bersama Dele Alli dalam GW kali ini. Sedangkan nama lain yang menjulang adalah Pedro dan Joel Robles. Robles ini sekali-kalinya main bisa poin gede, tidak lain karena assist untuk gol Kevin Mirallas. Robles menjadi 1 dari 50 kiper di Liga Inggris yang pernah bikin assist.
 
Peroleh tim-tim FPL Ngalor Ngidul juga tinggi-tinggi. Dan lagi-lagi Plentus FC harus gigit jari. Menjadi tim terbaik sepanjang Desember, tim yang diasuh vann po ini masih saja gagal menjadi yuara GW. Kali ini dengan poin 77, da hanya menjadi peringkat ketiga di bawah Summon dan GEDE BAGE Calcio II. Mengulang pekan sebelumnya kala Plentus FC menjadi peringkat kedua di bawah Doa Mama Season V.
 
Summon, juara HtH musim lalu di FPL Ngalor Ngidul, akhirnya kembali jadi yuara GW. Mengungguli GEDE BAGE Calcio Ii sebesar 10 poin. Menempatkan Ibra sebagai kapten menjadi kunci. Ditunjang pula dengan penempatan Reid sebagai bek yang meraih 11 poin, serta Christian Eriksen, Adam Lallana, dan Michail Antonio di lini tengah. Pemilihan Kelechi Iheanacho juga membantu dengan 5 poin. Dari 11 pemain yang dimainkan, hanya Walker dan McAuley yang poinnya cuma maksimal 2. Sisanya lebih dari sama dengan 3.
 
Kemenangan Summon menambah kontestan yang meraih yuara GW. Kini sudah ada 11 tim yang pernah jadi yuara GW. Sisanya masih jadi pecundang nan elegan. Nasib buruk jelas milik Plentus FC seperti yang sudah dijelaskan tadi. Sedangkan kalau membahas kinerja Yuara FC dana FK69, ah, sudahlah.
 
Poin buruk di GW17 menggugurkan banyak peserta dari FPL Ngalor Ngidul. Tim besar seperti Berkah FC, PSKPS, Ronarid FC, dan Summon gagal lolos. Secara mengejutkan FPL Ngalor Ngidul justru meloloskan Sepatu Perak FC, Jong Celebes, dan FK69. Hasilnya? Tentu saja suram. Dari 17 manajer dan 8 yang lolos, pada akhirnya hanya 3 yang lanjut yakni Ngodo FC, Doa Mama Season V, dan Plentus FC. Pokoknya, Plentus FC lagi jaya-jayanya Desember ini. Kurang 1 dan itu signifikan di FPL Ngalor Ngidul: yuara GW.


Dari klasemen finansial, saldo Gumregah United sebagai pemuncak semakin tersedot, demikian pula Berkah FC dan PSKPS. Keberhasilan Summon sebagai yuara GW lantas menjadikannya ada di posisi 7, di bawah Ronarid FC. Summon adalah 1 dari 5 manajer yang baru sekali jadi yuara GW. Di bawah Summon ada Doa Mama Season V. Sedangkan 3 lagi berkinerja buruk. Sepatu Perak FC--yang memenangi GW dengan nilai sangat rendah--saldonya fitri, demikian pula Wala Wala FC. Paling parah adalah Jong Celebes, sudahlah jadi yuara GW cuma sekali, saldonya sudah minus pula.
 
Mari menyambut pertandingan tutup tahun, lantas buka tahun, untuk sejenak libur Piala FA. Semakin seru! Ciao!

20 December 2016

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW17: Akhirnya, Doa Mama!

Doa Mama selalu menjadi bekal para manajer FPL Ngalor Ngidul dalam menjalani kehidupan nan fana ini. Bahkan demi menghormati Doa Mama, Tony Handoyo menyulap timnya dengan nama yang konsisten, Doa Mama Season V. Nama itu awet dari FPL Ngalor Ngidul season 1. Kalau sampai season 7 bernama sama, fix Citra Fitri lewat.
 
GW17 di FPL Ngalor Ngidul kembali ditandai dengan yuara GW baru sehingga memperketat cawet, eh, persaingan. Selain Gumregah United yang 3 kali yuara GW, kini sudah ada 5 tim yang telah dua kali yuara GW dan tambahan Doa Mama Season V menjadikan ada 4 tim yang sudah yuara GW sekali. Tersisa pecundang-pecundang seperti archie's babes, Summon, Orak Arik FC, GEDE BAGE Calcio II, Plentus FC, dan dua tim yang tidak perlu disebutkan lagi di sini saking terlalu seringnya disebut seiring performa suramnya.
 
GW17 ini seolah kesialan beruntun bagi Plentus FC. GW16 lalu, Plentus FC gagal yuara GW padahal memegang poin 87, kala 1 poin saja dari PSKPS. GW17 terulang kembali, Plentus FC mengemas 70 angka, hanya kalah 4 dari perolehan Doa Mama Season V. Tampaknya, vann po perlu mencoba lagi untuk tampil lebih optimal bin optimum.
 
Keberhasilan Doa Mama Season V tidak lain ditentukan oleh pemilihan Zlatan Ibrahimovic sebagai kapten, ditunjang opsi bagus dalama diri Cesar Azpilicueta serta duo 6 (Walker, Costa) dan duo 7 (De Bruyne dan Walcott). Doa Mama yang musim lalu bernama Doa Mama Season IV sendiri dikenal sebagai tim yang lama menguasai klasemen sebelum di akhir musim disalip oleh PSKPS menjelang akhir musim. Sehingga, kemunculannya pada pekan segini terbilang terlambat sebagai mantan tim besar.
 

Kemenangan Doa Mama Season V sekaligus membuatnya menggusur PSKPS dari 4 besar. Kini Doa Mama Season V menyodok ke peringkat ketiga, siap menggusur hegemoni Gumregah United dan Berkah FC yang asyik berdua-duaan di pucuk sedari lama. Tampaknya, Doa Mama Season V belajar dari PSKPS perihal menyodok harus di saat terakhir. Kalau di awal, tanpa pelumas apalagi, akan sakit.
 
Dari sisi finansial, kemenangan Doa Mama Season V hanya mengembalikan saldonya dari minus ke plus. Sama sekali belum mengusik kenyamanan Gumregah United dan Berkah FC di puncak. Terlebih saldo Gumregah United sendiri sedemikian jauh untuk dilewati. PSKPS di posisi ke-4 sekalipun butuh lebih dari sekadar yuara GW untuk menyalip tim legenda yang belum pernah yuara itu, apalagi sekadar Jong Celebes atau GEDE BAGE Calcio II. Jauh, dah.
 
Ya, sudah sekian saja. Admin lagi sibuk Rapat Dalam Kantor, sambil memikirkan strategi mengikuti Cup secara mumpuni. Ciao!

[Analisis] Transfer Pemain di FPL Ngalor Ngidul Hingga GW17

Sebanyak 705 telah dilakukan di FPL Ngalor Ngidul hingga GW17 musim kelima ini. Angka yang besar sekali sehingga wajar menjadikan nilai liga ini kurang optimal saking banyaknya minus yang beredar. Dari angka tersebut, Aguero menjadi pemain yang paling banyak mengalami transfer. Dua kali kena skorsing jangka panjang menjadikannya target empuk untuk dijual. Tercatat, sudah 27 kali dia dijual dan baru 17 kali dibeli oleh para pemain FPL. Ngomong-ngomong, Ada yang unik karena Aguero diberi dua kali oleh Plentus FC yakni pada GW3 dan GW11. Kemudian juga dua kali dibeli oleh GEDE BAGE Calcio II yakni pada GW2 dan GW7. Demikian pula duo semenjana dalam diri Ronarid FC dan FK69 juga dua kali membeli Aguero. ROnarid FC membeli pada GW7 dan GW12, FK69 membeli Aguero pada GW8 dan GW11.
 

Setelah Aguero, nama yang paling banyak dijual dan dibeli di FPL Ngalor Ngidul adalah Coutinho, mepet dengan Romelo Lukaku. Coutinho telah dibeli 19 kali namun dijual 20 kali. Lukaku sendiri dibeli 21 kali dan dijual 17 kali. Nama berikutnya di kalangan 30-an kali ditransfer adalah Theo Walcott dengan 17 kali dibeli dan 15 kali dijual. Terakhir, ada nama Etiene Capoue dan Alvaro Negredo yang mengalami 30 kali transfer namun memiliki rincian yang berbeda.
 
Aguero sendiri menjadi 1 dari 5 pemain yang lebih banyak dijual alih-alih dibeli bersama-sama dengan Ibrahimovic (18 kali dijual, 9 kali dibeli), John Stones (10 kali dijual, 4 kali dibeli), Riyad Mahrez (9 kali dijual, 2 kali dibeli), dan Dimitri Payet (8 kali dijual, 3 kali dibeli).
 
Sedangkan yang lebih sering dibeli adalah Capoue (18 kali dibeli, 12 kali dijual), Diego Costa (20 kali dibeli, 7 kali dijual), Alexis Sanchez (17 kali dibeli, 9 kali dijual), Kyle Walker (15 kali dibeli, 6 kali dijual), Christian Eriksen dan McAuley (9 kali dibeli, 2 kali dijual).
 
Ada pula pemain yang tidak pernah dibeli alias masuk di pertama kali saja, jumlahnya ada 52 pemain ternyata. Paredes (Watford) menjadi yang paling banyak dijual tanpa pernah dibeli sekalipun karena dilakukan oleh 5 tim. Toby Alderweireld yang moncer musim lalu juga bernasib serupa, hanya saja bersama Shane Long, dijual oleh 4 tim. Transfer keluar oleh 3 tim dilakukan terhadap Danny Drinkwater, Friend, Fones Mori, dan Gray.
 
Terdapat pula pemain yang tidak pernah dijual semenjak dibeli. Jumlahnya tidak banyak, hanya 16 pemain saja. Lee Grant, kiper Stoke City, menjadi idola karena dibeli 6 kali dan sampai saat ini masih eksis. Demikian pula dengan Alonso (Chelsea) dan Origi (Liverpool) yang dibeli oleh 4 tim dan belum dijual lagi. Ada pula duo Bournemouth dalam diri Cook dan Daniels di dalam daftar ini.
Entah hendak menyesap semangat 212, ternyata transfer di FPL Ngalor Ngidul hingga GW17 itu melibatkan 212 pemain, yang 48 diantaranya hanya sekali menjalani transfer baik In maupun Out.
 
Jadi apa inti posting ini? Nggak ada, sih.

17 December 2016

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW16: Kemenangan PSKPS Nan Selalu Sengit

Patut dicurigai bahwa penyelenggara Liga Inggris adalah PNS. Bukan apa-apa, sama halnya dengan PNS yang kegiatannya membludak di akhir tahun, demikian pula Liga Inggris. Ketika liga lain menjelang libur mereka malah menambah 1 jadwal tengah pekan yang menjadi GW16 ini.
 
Dibuka oleh Leicester City yang ternyata tidak jadi bangkit pasca kemenangan 4-2 atas Manchester City, Arsenal menyusul suram dengan kekalahan 2-1 dari Everton-nya Ronald Koeman yang sebenarnya lagi kepayahan. Kembalinya Simon Mignolet ke bawah mistar Liverpool berbuah clean sheet dalam kemenangan 3-0 atas Middlesbrough. Chelsea juga masih ayem di pucuk via kemenangan setipis rambut atas Sunderland. Demikian pula West Ham yang menang susah payah dari Burnley dan Manchester United yang menang tipis dari Crystal Palace. City sendiri akhirnya clean sheet lagi sesudah sekian lama dalam kemenangan 2-0 dari Watford. Stoke dan Southampton bermain imbang kacamata. Spurs dan West Brom sama-sama mencetak 3 gol ke gawang lawan-lawannya, namun bedanya Hull gagal menembus jala Lloris dan Swansea sempat mencetak 1 gol via Routledge.
 
Di FPL Ngalor ngidul sendiri rata-rata poin adalah 48, dan GW16 ini secara dramatis kembali dimenangi oleh PSKPS. Patut diingat, bahwa kemenangan terdahulu PSKPS juga tidak kalah dramatis karena hanya unggul 1 angka dari saingan terdekatnya. Kalau dulu adalah Berkah FC, sekarang adalah Plentus FC.
Secara kebetulan keduanya bersaing dengan modal yang sama dan membedakan mereka dari yang lain, yakni menjadikan Christian Eriksen sebagai kapitan. Eriksen belakangan memang sedang moncer, dan ini juga buah kesabaran manajer PSKPS pada Eriksen sejak awal musim, dan sempat turun harga beberapa kali yang mengganggu kestabilan finansial PSKPS.
 
Perbedaan 1 angka juga menjadi sengit karena terdapat beberapa pemain yang sama antara PSKPS dan Plentus FC. Pertama adalah Kyle Walker, yang kebetulan poinnya juga besar (11), Kevin De Bruyne (6 poin), dan Eriksen (38 poin sebagai kapten), Plentus FC dan PSKPS juga mendulang untung besar dari pemain Chelsea, kalau Pentus FC bersama Cesar Azpilicueta, sedangkan PSKPS menggunakan Alonso. Di sisi lain Plentus FC juga punya Phillips dan Ibrahimovic yang secara kombinasi menyumbang 16 angka. Perbedaan diberikan oleh kiper Lee Grant (10 poin) dan Smith-nya Bournemouth yang mendulang 6 poin. 



Hingga saat terakhir sebenarnya Plentus FC masih menang. Untungnya, Hazard yang merupakan pemain PSKPS tidak dimainkan, walhasil masuklah Fletcher (WBA) sebagai pengganti di PKSPS. Dua poin dari Fletcher menjadi pembeda dan penyalip, dari tertinggal 1 menjadi unggul 1.
 
Sejatinya, PSKPS sendiri melakukan investasi gagal kala membeli Jamie Vardy. Namun kali ini dia diuntungkan pemain lain yang tidak punya Eriksen sehingga faktor tersebut menjadi pembeda signifikan. Hasil di GW16 membuat PSKPS menyodok ke peringkat ketiga, menggeser archie's babes dan memperketat persaingan di papan atas.
 
Dari klasemen finansial, Gumregah United belum digoyahkan, disusul oleh Berkah FC. Beuh Bebel kini disamai oleh PSKPS. Keduanya mengangkangi Ngodo FC dan Ronarid FC serta duo semenjana Sepatu Perak FC dan Wala Wala FC. Adapun saldo minus FK69 dan Yuara FC semakin tidak tertahankan.
 
Review buru-buru ini dipersembahkan oleh perjalanan dinas tiada henti dan sinyal hotel Grand Clarion Makassar yang embuh sehingga tiada sempat dikerjakan kala di tanah Celebes. Selamat menyambut GW17 dengan bahagia.
 
Ciao!

12 December 2016

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW15: Back to Back Ronarid FC

Liga Inggris kembali menunjukkan geliat nan mengagumkan. Setidak-tidaknya, deretan minimal 3 gol tuan rumah di hari Sabtu dan setidaknya 1 gol di hari Minggu berhasil memperlihatkan itu. Secara langsung, hal itu berpengaruh kepada kinerja tim-tim di FPL Ngalor Ngidul.
 
Review
 
Dua gol Romelu Lukaku dibalas jumlah yang sama oleh mantan wonderkid di Liga Italia, Okaka Chuka. Everton lantas takluk 3-2 dari Watford dan memperpanjang tren buruk mereka dalam melayani Lukaku. Hal itu pula yang bikin manajer FPL Ngalor Ngidul pada gamang, mau mempertahankan Lukaku atau tidak.
 
Gemas masih melanda pengguna pertahanan Arsenal, entah itu Mustafi, Koscielny, apalagi Cech. Betapa tidak, walaupun Arsenal menangan tapi tetap saja kebobolan dan seringnya lewat penalti, seperti yang terjadi dalam kemenangan 3-1 melawan Stoke. Kali ini, Alexis tidak berjaya sendirian.
 

Kemenangan mengejutkan Leicester City atas Manchester City juga bikin bingung karena tetiba Jamie Vardy muncul kembali dan sebagian manajer punya slot kosong karena skorsing Aguero hingga akhir tahun. Sementara dari Swansea, tersedia pilihan menarik dalam kebangkitan Sigurdsson yang kembali menjadi pahlawan Swansea bersama eks Juventus, Llorente.
 
Pertahanan Chelsea masih menjadi favorit, selain karena mereka menang melulu belakangan ini tetapi juga karena jaminan clean sheet tersedia di depan mata. Belum lagi jika membawa nama Alonso yang dimainkan di lini tengah sehingga memberikan kemungkinan assist lebih tinggi. Sementara itu, fans Liverpool pengguna Dejan Lovren harus tiarap karena nilai ndok yang diberikan oleh bek tersebut dalam hasil seri 2-2 dengan West Ham.
 
Ronarid FC vs Gumregah United
 
Hal menarik dalam GW15 ini adalah hasil mepet yang memenangkan Ronarid FC atas legenda-yang-belum-pernah-yuara Gumregah United, dan menjadikannya meraih back to back yuara GW. Nilai mereka hanya terpaut 4 poin saja. Gumregah United sendiri tidak bagus-bagus benar dalam pemilihan total pemain karena 4 pemain poinnya cuma 1, plus Harry Kane 2 poin. Masalahnya, sisanya jagoan. Kepercayaan untuk tetap memainkan Holebas dibalas dengan 2 assist (7 poin), sama dengan raihan Antonio. Ada Diego Costa dan Sadio Mane yang beroleh 8 poin dan Mane ditetapkan menjadi kapten sehingga poinnya 16. Sanchez walaupun tidak jago benar pekan ini, masih menyumbang 5. Adapun andalan Gumregah United dalam pertandingan ini adalah Zaha yang membukukan 16 poin. Seandainya kapten ditempatkan di Zaha, niscaya Gumregah United sudah juara sendirian.
 
Untungnya tidak.
 
Menjadi ironis karena poin 16 dari kapten Mane tetap tidak membawa Gumregah United yuara GW, bahkan takluk dari Ronarid FC yang nilai kaptennya hanya 6, sudah dikali dua. Ronarid FC sendiri juga punya Holebas, Sanchez, Barragan, Costa, dan Zaha. Nyaris separo sama persis dengan Gumregah United. Pembedanya jelas, Alonso dengan clean sheet, Snodgrass (10 poin), dan tendangan penalti Benteke (6 poin). Tidak sia-sia Ronarid FC minus 12 dibandingkan minus 8 Gumregah United. Toh, di FPL Ngalor Ngidul Classic, minus itu tidak dihitung.
 
Klasemen Finansial

Dari klasemen finansial, Gumregah United masih di pucuk dengan saldo dua kali lipat lebih Berkah FC. Ronarid FC menyodok di posisi kelima mengangkangi Sepatu Perak FC, Wala Wala FC, Jong Celebes, dan PSKPS. Dua tim yang disebut terakhir saldonya kembali fitri alias jadi nol kembali. Perlu upaya keras untuk bangkit kembali. Sementara itu, FK69 meski poinnya membaik belakangan, namun kejamnya sistem di FPL Ngalor Ngidul membuatnya masih betah di dasar klasemen dengan minus yang terus bertambah.
 
Review ini kesusu karena alasan penyerapan dan karena GW16 segera tiba. Nantikan pilihan-pilihan wagu para manajer FPL Ngalor Ngidul yang tampan-tampan.
 
Ciao!

08 December 2016

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW14: Kebangkitan dan Rekor Nilai Ronarid FC

Maaf jika review ini datangnya kayak jodoh: terlambat. Admin website FPL ini harus bersama-sama dengan banyak abdi negara lain memenuhi Terminal 3 Ultimate. Ya, begitulah pokoknya.
 
Ronarid FC menjadi bintang di gelaran FPL Ngalor Ngidul GW14, tim yang terolok-olok sepanjang waktu bersama Yuara FC dan FK69 ini akhirnya berhasil menyusul 8 tim lainnya yang sudah pernah meraih yuara GW, meinggalkan pecundang lain dalam diri Summon, Orak Arik FC, Doa Mama Season V, archie's babes, GEDE BAGE Calcio II, Plentus FC, dan dua tim semenjana yang sudah disebutkan tadi dan tidak boleh terlalu sering disebut karena pretasinya tidak lebih baik dari kampas rem remuk.
 
Ronarid FC mengorbankan 8 poin dengan 2 transfer tambahan dan hasil investasinya adalah 97. Sebenarnya di dalam tim tersebut ada 2 pemain dengan nilai 1 (Holgate, McAuley), 1 pemain dengan nilai 2 (Snodgrass), 2 pemain dengan nilai 3 (Foster, Walcott). Untungnya, Ronarid FC menobatkan Alexis Sanhez sebagai kapten yang pada akhirnya menyumbang nyaris separo poin Ronarid FC. Nilai 23 dikali 2 menjadi 46 dan itu dilengkapi dengan pemilihan brilian 3 pemain Chelsea. Ini sungguh pertaruhan karena yang dilawan adalah Manchester City, tapi berani-beraninya memakai 3 Chelsea. Total jenderal Alonso, Hazard, dan Costa berhasil menyumbang 27 poin! Bahkan nilai Costa dan Hazard apabila dijumlahkan sudah melebihi nilai pecundang paling ampas sepanjang FPL Ngalor Ngidul musim ini, Sepatu Perak FC yang beroleh 19 poin saja.
 

Sejatinya, Ronarid FC tidak terlalu jauh dengan Berkah FC yang menguntit di posisi kedua. Ronarid FC punya 97, Berkah FC. Keduanya sama-sama punya Sanchez--sama-sama kapten pula--, Hazard, dan Costa. Berkah sebenarnya juga punya Alonso, hanya sayang mental ke-Liverpool-an yang keterlaluan membuatnya lupa diri dengan memasang Lovren alih-alih Alonso. Jika saya yang main adalah Alonso, plus Lukaku diganti dengan Capoue, Berkah FC akan yuara GW karena minusnya yang hanya 4.
 
Tapi, apa daya, kita hanya bisa berandai-andai, sembari menyesal kemudian. Lagipula kalau Berkah FC menang, nanti pertarungan di FPL Ngalor Ngidul jadi kurang seru karena isinya hanya pertentangan antara Berkah FC dan Gumregah United saja.
 
Ronarid FC sendiri akhirnya tampil gemilang setelah berpekan-pekan tampil soak. Untungnya, Ronarid FC tidak pernah menjadi yuru kunci, hanya saja dia memang terlalu sering di bawah Avengers dan baru kali ini mencelat ke atas menjadi yuara GW.



Beberapa tim juga menikmati keberhasilan pemilihan kapten. Selain Berkah FC dan Ronarid FC, ada pula FK69 yang menggaet untung dari Sanchez. Yang lain juga ada, antara lain Orak Arik FC, Summon, (Kane, 26 poin), archie's babes (Costa, 24 poin), Wala Wala FC (Mane, 22 poin), Doa Mama Season V (Ibrahimovic, 14 poin), dan Jong Celebes (Mane, 22 poin). Sedangkan yang biasa-biasa saja juga tidak kalah banyak, seperti Gumregah United, Plentus FC, Sepatu Perak FC yang menobatkan Negredo dan meraih 4 poin. Termasuk GEDE BAGE Calcio II dan Yuara FC dengan Firmino dan Capoue yang nilainya sama.
 
Adapun yang tekor ada juga. Masuknya Toure di saat-saat terakhir menimbulkan luka dalam diri manajer Ngodo FC karena hanya mendapat 2 poin. Ditambah dua yang tekor beneran dalam diri PSKPS dan Beuh Bebel karena mengapteni Aguero dan Pereyra yang beroleh minus 1, dikali dua jadi minus 2. 

Manajer PSKPS sendiri sebenarnya ingin mengenang kesuksesan kala musim lalu Aguero mencetak hattrick ke gawang Chelsea dan hasil itu yang mengatrol PSKPS hingga pada akhir musim menjadi yuara musim. Namanya juga nostalgia, kadang berhasil, kadang gagal. Heuheu.
 
Tampaknya kita perlu membahas sebuah tim dengan penampilan paling buruk sepanjang musim ini. Jadi, kala Ronarid FC membukukan nilai terbaik sejauh ini, pada GW ini pula muncul nilai terburuk. Tim itu adalah Sepatu Perak FC dengan nilai 19, alias rata-rata saja di bawah 2 per pemain. Seandainya pakai bench boost nilai Sepatu Perak FC akan bertambah menjadi...
 
...20.
 


Keren, kan?
 
Dari sisi finansial, Gumregah United belum tergusur dari pucuk klasemen, masih setia didampingi Berkah FC. Keduanya berdua-duaan saja di atas klasemen. Pada rombongan kedua ada Ngodo FC dan Beuh Bebel. Rombongan ketiga ada Sepatu Perak FC, Wala Wala FC, Jong Celebes, dan PSKPS. Adapun Ronarid FC walaupun yuara GW, namun masih belum mencapai nol saldonya.
 
Tetap simak keseruan FPL Ngalor Ngidul melalui blog ini, juga review berwujud video yang bisa disimak disini. Ciao!