15 November 2016

[Review] Serba-Serbi Kegagalan di Fantasy Premier League

Sama halnya dengan FPL Ngalor Ngidul, ternyata banyak peserta Fantasy Premier League yang merasakan saat-saat buruk dalam bermain FPL. Twitter resmi FPL yakni @OfficialFPL kemarin sempat membuat survei dan benar sekali bahwa member FPL Ngalor Ngidul juga merasakan beberapa hal yang sama.

Berikut beberapa kisah kegagalannya.

1. Mencadangkan Maarten Stekelenburg

Salah satu pertandingan paling diingat musim ini adalah kala Maarten Stekelenburg menepis penalti Kevin De Bruyne dan Sergio Aguero dalam 1 pertandingan. Nah, rupanya, dalam pekan itu ada yang punya kiper Everton itu dan menaruhnya di bangku cadangan, salah satunya @sdaniell4.

2. Punya 3 Pemain Bernilai Minus 1

Pemilihan pemain diakui bersama memiliki porsi terbesar dalam keberhasilan main FPL. Apa daya, terkadang pemain yang dipilih juga soak. Mending kalau cuma 1, ini malah 3.

 Tim Bianconeri ini hanya mengumpulkan 7 poin saja, susudara-susudara!

3. Mencadangkan Jermain Defoe

Sunderland memang terbenam, namun tidak dengan Defoe. Dia tetap jadi pilihan meski kadang suka digusur ke bangku cadangan. Apa daya, kala dicadangkan, eh dia malah mencetak gol. Dua pula, seperti yang dicurhatkan oleh @Lankysi ini.


4. Menjadikan Coutinho Kapten, Saat Liverpool Kalah

Liverpool awal musim sungguh jos! Arsenal dibabat sehingga logis jika Burnley dikira bakal kena babat. Maka triple captain boleh digunakan di sini. Apa daya, hasilnya malah bubrah. Liverpool kalah 2-0!

Well, pasti masih banyak kekesalan lain karena kegagalan penerapan formasi di Fantasy Premier League ini. So, setiap pekan begitu berharga. Mari kita saksikan!

Related Posts

0 komentar:

Komen, yuk!