22 November 2016

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW12: Runtuhnya Formasi Kami

Tampaknya nyaris seluruh pemain FPL sedang kacau. Betapa tidak, tantenya Alfred Riedl sekalipun tiada akan menyangka bahwa Yaya Toure akan main dan mencetak dua gol. Belum lagi perihal suramnya kinerja pemain seperti Sergio Aguero dan Eden Hazard, apalgi Kyle Walker. Hal itu jelas terjadi pada FPL Ngalor Ngidul.
 
Gambaran sederhananya begitu tampak dalam liga HtH, kala Average--dalam FPL Ngalor Ngidul disebut sebagai Avengers--berhasil menang melawan yuara 3 kali berturut-turut di FPL Ngalor Ngidul, Berkah FC. Avengers sendiri hanya punya poin 40. Bayangkan, 40 saja menang. Sekadar untuk lebih menggambarkan bosoknya GW ini adalah bahwa nilai 40 si Avengers itu berasal dari angka rata-rata poin seluruh tim di FPL Ngalor Ngidul Ultimate yang hanya 40,4 alias paling rendah sepanjang terselenggaranya FPL Ngalor Ngidul. Lebih buruk dari GW3 kala Gumregah United menyuarai GW hanya dengan 61 poin. Kala itu rata-rata poin liga adalah 61,7.
 
Sekaligus untuk menambahkan lebih remuknya liga akbar ini adalah bahwa angka 40 si Avengers itu jika bermain di GW2 FPL Ngalor Ngidul musim ini, dia akan menjadi tim dengan poin terburuk. Satu-satunya penghiburan di GW sialan ini adalah ketika yuara musim lalu, PSKPS terjerembab dengan nilai 27, angka yang masih lebih baik dari yuru kunci GW6 (Berkah FC) dan GW8 (Orak Arik FC) yang mengemas 25 poin.
 
Beuh Bebel berhasil meraih yuara GW-nya yang kedua musim ini, sekaligus untuk mengembalikan minus finansial yang dialaminya. Kunci kemenangan Beuh Bebel tidak pada 1 pemain saja. Dari sisi defensif, Beuh Bebel berhasil mengemas 27 poin, alias 3 bek dan 1 kipernya saja sudah sama dengan 11 pemain PSKPS. Fraser Forster dan Gareth McAuley mengemas masing-masing 6 poin, adapun Jose Fonte mengemas 8 dan Charlie Daniels membukukan 7.Sisanya, Beuh Bebel merenggut masing-masing 9 poin dari Glyfi Sigurdsson dan Diego Costa, serta poin tertinggi (10) dari Juan Mata. Kapten Beuh Bebel sendiri tidak berbuat apa-apa, hanya dapat nilai gelandang standar yakni 2 kali 2 sama dengan 4


Adapun beberapa manajer ketiban sial karena mencadangkan pemain berpoin tinggi, semisal Berkah FC dengan Etiene Capoue (10 poin) pada cadangan ketiga atau Doa Mama Season V yang mencadangkan kiper terbaik GW ini, Pickford.
 
Hasil buruk secara keseluruhan ini juga berimbas kepada kinerja masing-masing manajer di klasemen dunia. Dari 5 besar FPL Ngalor Ngidul, hanya Gumregah United yang posisinya naik di klasemen global. Sisanya, Berkah FC, archie's babes, Jong Celebes, dan Doa Mama Season V turun posisinya dalam persaingan dunia yang fana.
 
Sementara itu kuartet maut Plentus FC, Yuara FC, Ronarid FC, dan FK69 masih berasyik masyuk di dasar klasemen, baik itu klasemen FPL-nya maupun klasemen finansial yang hanya ada di FPL Ngalor Ngidul. Tampaknya, keempat tim ini tidak terlalu bermasalah dengan finansial sehingga dengan rela hati hendak menyumbang kepada teman-temannya yang membutuhkan. Padahal, salah satu dari kuartet itu harus membayar sinamot. Bagaimana bisa?
 
Yah, namanya juga hidup. Ada datang, ada pergi. Ada gajian, ada tanggal tua. Ada kalanya poin tinggi, ada pula saatnya poin rendah. Sekarang tampaknya investasi akan digeber habis-habisan guna mengembalikan posisi setiap tim dalam FPL Ngalor Ngidul maupun dalam persaingan global menghadapi MEA.
 
Ciao!

Related Posts

0 komentar:

Komen, yuk!