17 October 2016

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW8: Kemenangan Ketiga Gumregah United

Meskipun tidak pernah mampu menjadi yuara dalam 4 gelaran FPL Ngalor Ngidul yang telah lewat, manajer Gumregah United yakni Borbor O'Barabir tetap dikenal sebagai legenda. Ya, kalau di Liga Inggris itu levelnya mungkin Claudio Ranieri. Nyaris juara sering, juara beneran kagak.
 
Borbor O'Barabir yang memutuskan untuk meninggalkan Wes Ewes Ewes FC untuk membesut Gumregah United rupanya juga berlaku layaknya Ranieri musim lalu. Tim debutan yang disponsori oleh building supplies yang juga menjadi sponsor website ini tiba-tiba menjadi begitu kuat layaknya beton. Dari 8 GW yang sudah berlalu, Gumregah United memenangi 3 diantaranya alias nyaris separo. Termasuk kemenangan sengitnya dari Plentus FC di GW 8 ini.
 
Kedua tim sama-sama mengumpulkan angka 64, sesuatu yang baru kali ini terjadi sejak era FPL Ngalor Ngidul Ultimate, sehingga yang bikin rumus perhitungan jadi bingung. FPL Ngalor Ngidul sendiri telah menetapkan aturan bahwa faktor minus paling dekat ke nol menjadi pembeda jika kebetulan ada angka yang sama. Perbedaan 1 transfer tambahan menjadi faktor yang membuat Gumregah United memenangi GW ke 8 ini.
 


Pembelian berbeda dalam diri Lee Grant (Stoke) dan Charlie Austin (Southampton) yang menyumbang 20 poin menjadi pengungkit Gumregah United pada GW 8 ini.
 
GW 8 sendiri ditandai dengan suramnya nasib pengguna Sergio Aguero dan Christian Benteke. Kegagalan keduanya mengeksekusi penalti membuat nilai mereka minus 1. Bertambah suram kala beberapa tim menggunakan mereka sebagai kapten. Ada 3 tim yang terpaksa minus 2 karena menggunakan Aguero sebagai kapten, yakni FK69, GEDE BAGE Calcio II, dan Orak Arik FC. Plus ada banyak tim lainnya yang ikutan minus karena punya Aguero di lini depannya. Baik itu tim papan atas seperti Gumregah United dan PSKPS hingga tim semenjana seperti Ronarid FC, Yuara FC, Wala Wala FC dan Ngodo FC.
 
Untuk dua tim terakhir, kisahnya malah lebih bikin menangis. Jika tim seperti Beuh Bebel, archie's babes, PSKPS, dan Berkah FC hanya minus 1 karena juga memiliki Benteke, maka Wala Wala FC dan Ngodo FC harus merelakan pengorbanan mereka dikhianati oleh striker Belgia itu.
 
Ngodo FC tampaknya sudah geregetan untuk menyimpan wildcard lebih lama lagi, sementara tim-tim lain sudah menggunakan jurus maut itu. Pada GW 8 ini, Ngodo FC dengan mantap mengubah susunan tim via wildcard dengan tim ber-coverage tinggi. Sebelas pemain di line up berasal dari 11 klub yang berbeda. Tim medioker ini kemudian menempatkan Benteke sebagai kapten. Hasilnya? Jelas, minus dua.
 
Wala Wala FC tercatat minus 8 karena menggunakan 2 transfer tambahan, serta menempatkan Benteke sebagai kapten dengan menggunakan kartu truf triple captain. Hasilnya? Karena Benteke poinnya minus 1, jika dikali tiga, ya minus 3. Total jenderal, Wala Wala FC kehilangan 11 poin. Sebuah contoh pertaruhan yang gagal.
 
Dari klasemen finansial, Gumregah United berada sendirian di menara gading. Gadingan. Tim dengan manajer legendaris yang terbukti belum pernah yuara musim di FPL Ngalor Ngidul ini dikuntit oleh dua jawara, Berkah FC dan PSKPS. Kemenangan mengejutkan Ngodo FC dan Beuh Bebel beberapa GW silam masih menempatkan keduanya di papan atas. Di papan bawah, Yuara FC masih bersama-sama dengan FK69 dan Ronarid FC untuk bergumul dalam lumpur hisap degradasi. Kasihan.
 
FPL Ngalor Ngidul jelas semakin menarik dan untuk itu terus ikuti di website ciamik ini.
 
Ciao!

Related Posts

0 komentar:

Komen, yuk!