26 September 2016

[Tips] Kevin De Bruyne: Siap Duduk di Sebelah Messi

Telegraph
Cristiano Ronaldo sudah di atas 30 tahun, Lionel Messi sebentar lagi. Ronaldo tetap tiada bertato, adapun Messi malah rambutnya memutih kebanyakan gaul sama Neymar. Sepakbola dunia kini menantikan maestro lain yang akan mampu mengekor keduanya nan bersahut-sahutan menguasai dunia.
 
Banyak nama akan silih berganti datang dan pergi, namun sepertinya Pep Guardiola--yang notabene pernah melatih Messi--sudah punya komentar ini:
 

"Messi ada di mejanya sendiri. Tidak ada orang lain yang diperbolehkan. Tapi kalau ada meja di sampingnya, Kevin bisa duduk di sana."


Sebuah pernyataan luar biasa dari manajer yang mengeluarkan kemampuan terbaik Messi itu ditunjukan untuk Kevin De Bruyne, pesepakbola Belgia yang tergabung dalam generasi emas Setan Merah bersama Eden Hazard dan Romelu Lukaku.
 
Hingga akhir pekan yang lalu, De Bruyne adalah salah satu pengumpul poin tertinggi di Fantasy Premier League, yang bikin manajer-manajer geregetan harus mengeluarkan lebih dari 23 Pound hanya untuk memiliki 2 pemain kunci Manchester City, De Bruyne dan Sergio Aguero.
 
Kevin De Bruyne tampil sangat konsisten hingga GW6. Tercatat hanya pada pertandingan lawan Sunderland dia tidak berkontribusi pada gol. Sisanya, dalam lima pertandingan, De Bruyne terlibat dalam DELAPAN GOL Manchester City! Itu adalah kontribusi terbanyak seorang pemain di Liga Inggris musim ini. De Bruyne menyumbang 1 assist dalam kemenangan City atas Stoke City, West Ham United, Manchester United, dan Bournemouth, serta 2 assist saat menumbangkan Swansea City. Eks pemain Racing Genk ini juga menyumbang masing-masing 1 gol sebagai kontribusi kemenangan City atas MU dan Bournemouth. Maka jangan heran kalau banyak manajer geregetan karena Kevin De Bruyne beroleh cedera kala melawan Swansea.


Adalah Chelsea yang pertama kali mencium bakat De Bruyne dengan memboyongnya dari Racing Genk seharga 7 Juta Pound. Namun, Chelsea tidak pernah benar-benar menggunakan jasa De Bruyne. Total jenderal hanya 3 pertandingan yang dimainkan pemain yang memiliki ibu kelahiran London ini. Pada era Jose Mourinho, dia dilepas ke Werder Bremen sebagai pemain pinjaman dan berikutnya ke VfL Wolfsburg secara permanen.
 
Di Bremen, De Bruyne mampu mencetak 10 gol, sedangkan di Wolfsburg 3 lebih banyak. Sebuah kontribusi nan luar biasa dari seorang pemain tengah. Musim lalu, De Bruyne membukukan rekor pembelian di Manchester City untuk kemudian bermain selama 2.002 menit dengan 7 gol dan 10 assist. Musim lalu Kevin De Bruyne terlibat dalam 17 gol sepanjang musim, dan kini dalam 6 GW, dia sudah membukukan separuhnya. Keren sekali.
 
Pemain kelahiran 28 Juni 1991 ini tampaknya mmeiliki skema yang pasti di bawah asuhan Guardiola. Jadi, mari berdoa agar De Bruyne cepat sembuh dari cederanya dan segera menjadi tulang punggung tim Fantasy Premier League kita.

Related Posts

0 komentar:

Komen, yuk!