30 September 2016

[Analisis] Tim Mainstream di FPL Ngalor Ngidul

FPL Ngalor Ngidul memasuki GW ke 7, transfer pemain semakin kemana-mana. Kali ini, FPL Ngalor Ngidul hendak mengulas pemilihan pemain. Kita semua tahu, dalam persaingan harus ada faktor pembeda. Misalnya ada 2 tim bersaing namun dua-duanya punya Ibra, Aguero, dan Coutinho maka persaingan itu hampa. Artinya kalaupun Ibra, Aguero, dan Coutinho mencetak gol, kedua tim sama-sama bagus nilainya.
 
Inilah yang membuat para member harus membuat pilihan yang tepat dalam komposisi pemain, termasuk di GW7 ini.
 
Jumlah Pemain yang Digunakan
 
Dari 17 tim yang berlaga, dengan masing-masing 11 pemain dalam tim, sudah barang tentu slotnya ada 187, namun rupanya hanya digunakan untuk membeli total jenderal 66 pemain saja. Jadi artinya akan banyak pemain yang sama, setidak-tidaknya dari setiap slot kemungkinan ada 3 pemain yang sama. Dari 66 pemain itu, 31 diantaranya--nyaris separuh--adalah pemain tunggal, alias hanya ada 1 di FPL Ngalor Ngidul. Jadi semakin banyak lagi faktor kesamaan yang akan muncul dan mengandalkan faktor-faktor pembeda. Diantara yang hanya 1 itu adalah Santi Cazorla, Seamus Coleman, Jermain Defoe, Christian Eriksen, Roberto Firmino, Branislav Ivanovic, Riyad Mahrez, hingga Joel Matip. Nama terakhir abaikan saja, itu pasti punya PersiDjem Boet yang selalu menggunakan 3 pemain Liverpool dalam timnya.
 
 
Pemain Paling Laris
 
Dari 17 tim, 14 diantaranya--alias 82,35%--memiliki Etiene Capoue! Dengan harganya di bawah 5 dan capaian gol yang mumpuni, jelas Capoue adalah pilihan bijak agar masih ada sisa uang untuk belanja bulanan. Persentase 82,35% ini lebih tinggi daripada statisik FPL global bahwa hanya 42,4% manajer saja yang memiliki Capoue.
 
Di urutan kedua ada Sergio Aguero yang dimiliki 11 pemain, alias 64,71%, juga lebih tinggi dari angka global yang 42,2%. Pada urutan ketiga ada anomali FPL Ngalor Ngidul bahwa ada 2 pemain yang dipilih dengan persentase hingga 58,82% alias 10 tim, meskipun rataan globalnya rendah. Dia adalah Diego Costa dengan angka global 26,8% dan Michail Antonio yang di dunia hanya dipilih 18% belaka.
 
Tim Paling Mainstream
 
Nah, jadi tim mana di FPL Ngalor Ngidul yang paling mainstream alias punya pemain yang menyerupai komposisi di tim lain? Dengan hanya ada Coleman dan Jordi Amat sebagai pemain yang berbeda dengan 16 tim lain, Doa Mama Season V dinobatkan sebagai tim paling mainstream di FPL Ngalor Ngidul. Terutama juga karena kipernya, Ben Foster, adalah kiper paling mainstream di liga ini. Ada 4 tim lain yang kipernya sama. Belum lagi dengan trio striker mahal Aguero, Ibrahimovic, dan Costa yang semuanya di atas 40 persen alias setidaknya ada 6 tim lain yang punya mereka bertiga. Capaian mainstream Doa Mama Season V adalah 40,6%.
 
Doa Mama Season V diikuti oleh Ronarid FC dengan rataan mainstream 40,1%. Namanya juga sama-sama mainstream, maka skuad Ronarid FC jika dibandingkan Doa Mama Season V juga tiada kalah beda. Setidaknya ada nama Foster, Valencia, Capoue, Antonio, Snodgrass, Aguero, dan Costa. Ada tujuh pemain yang sama. Faktor pembeda menjadi penting dengan Ronarid FC menggunakan Rondon dan Doa Mama Season V memakai Ibra.


Tim Paling Anti Mainstream
 

Dari persentase di FPL Ngalor Ngidul ada 1 tim bosok yang indeks mainstreamnya di bawah 20%. Sepatu Perak FC memiliki komposisi skuad dengan persentase 15,5% saja. Tim ini punya Thibaut Courtois, Nicolas Otamendi, Holgate--yang nggak main itu--, Gareth Barry, hingga Llorente. Tim ini juga satu-satunya yang memiliki De Bruyne di line up meski jelas-jelas cedera. Pilihannya jelas, antara lupa password atau lupa kalau GW7 sudah dimulai Sabtu subuh.
 
Jadi, bagaimana kira-kira komposisi anti mainstream itu dapat menjadi faktor yang membawa persaingan di GW7. Menarik untuk disaksikan!

29 September 2016

[Tips] Beli Siapa di GW7?

Salam jumpa rakyat FPL Ngalor Ngidul yang berbahaya sekalian! Salam sodok balok! Kini sampailah kita di GW7, bersiap menghadapi ganasnya persaingan FPL Ngalor Ngidul dan FPL-FPL lain yang kalian mainkan. Untuk itu, FPL Ngalor Ngidul mengambil tinjauan dari Fantasy Football 247 untuk pemain-pemain yang layak beli pada GW7 ini.
 
Siapa dia?
 
Petr Cech
 
Dimiliki oleh 19,3% manajer, Cech berhasil membukukan clean sheet pekan lalu. Padahal lawannya adalah Chelsea. Bagaimana jika lawannya adalah Burnley? Tim yang baru menang dua kali dengan skor identik 2-0 itu adalah peringkat terakhir dalam urutan shot on target. Jika Eden Hazard dan Diego Costa saja bingung sampai menit 80-an sebelum lantas bikin shot via M. Batshuayi, bagaimana dengan Burnley?
 
Artur Boruc
 
Kiper murah idaman semua bangsa dan berhasil clean sheet dari serbuah Romelu Lukaku pekan kemaren. Bournemouth tentunya bersemangat tinggi karena telah berhasil menjungkalkan Everton. Apalagi kemudian kali ini Boruc akan berhadapan dengan serdadu eks pelatih Inter, Walter Mazzari, yang kemaren ini gagal menyarangkan bola ke gawang Tom Heaton.
 
Antonio Valencia dan Daley Blind 
Hayo, siapa yang sangka bahwa MU akan menang banyak dari sepak pojok melawan juara bertahan? Kita bicara dua nama dengan harga sama dan memainkan peran yang agak berbeda di Manchester United. Kebangkitan yang ditunjukkan via berondongan gol ke gawang Ron Robert Zieler tentu adalah opsi menarik untuk dipertimbangkan.
 
Philippe Coutinho dan Alexis Sanchez
 
Dengan 41 poin, mantan pemain Inter asal Brazil, COutinho, tentu adalah pilihan bijak, apalagi lawannya 'hanya' Swansea. Liverpool bisa jadi akan kebobolan, tapi kemungkinan akan membalas dengan banyak. Tapi ya itu, bicara Liverpool ini adalah bicara gelandang yang berkelimpahan dalam diri Mane, Coutinho, Lallana, hingga Firmino Utino. Tapi kata referensi, Coutinho adalah pilihan pertama, bersama-sama dengan Alexis Sanchez. Alexis yang bukan merupakan hotel hitam di arah bandara ini sedang moncer-moncernya, dan kemungkinan akan menghadapi kesulitan menghadapi kiper berpenyelamatan terbanyak, Tom Heaton, tapi rasanya masih akan mencetak gol juga.
 
Michail Antonio
 
Duel penuh trik akan dihadapi West Ham dan Middlesbrough. Tertatih kala bermain di stadion baru nan gede bikin West Ham jadi aneh penampilannya, namun untungnya masih ada Michail Antonio. Ditopang Dimitri Payet, Antonio masih merupakan pilihan menarik di lini tengah.
 
Heung-Min Son
 
Sementara Vincent Janssen belum mencetak gol dari open play dan Harry Kane cedera, maka Heung-Min Son adalah pilihan tepat untuk lini penyerangan. Janssen sendiri dengan baik masih memerankan striker pemantul sehingga Son bisa osak-asik dan orak-arik. Ini adalah Son yang tidak gagal maning, gagal maning.
 
Kun Aguero 
Ini orang hobi nyetak gol dan pada saat yang sama tidak ada back up selain Kelechi, dan agaknya aneh kalau Kelechi main dan Aguero cadangan. Nyaris nggak mungkin. Jadi memilih Aguero adalah soal kepastian main dan kepastian nyetak gol.
 
Jermain Defoe
 
Sudah bikin dua gol tapi kemudian kalah. Nasibnya, sih. Tapi itu berarti Defoe produktif dan lebih moncer daripada kesayangan si Moyes yang pernah ditulis disini akan berhasil namun masih saja gagal dan malah kena kartu merah, Adnan Januzaj.
 
Jadi, mau beli siapa?

26 September 2016

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW6: Kejutan Ngodo FC


Sesudah 5 pekan, FPL Ngalor Ngidul kembali menelurkan yuara GW baru. Kejutan Beuh Bebel pada beberapa pekan sebelumnya kini diikuti oleh Ngodo FC. Mengandalkan 2 transfer, alias minus 4, dan penggunaan Triple Captain yang tepat, Ngodo FC akhirnya menjadi yuara GW--yang kemungkinan adalah pertama dan satu-satunya di musim ini.

Sejatinya persaingan Ngodo FC dengan tim kafir lainnya, PersiDjem Boet cukup ketat. Hingga sebelum laga Burnley vs Watford, skor sama 66, dengan PersiDjem Boet memiliki Etiene Capoue. Apa daya, Capoue kali ini tiada bisa berbuat apa-apa setelah timnya takluk dari 2-0. Pada saat yang sama, kiper Ngodo FC, Wayne Hennessey tidak dimainkan oleh Alan Pardew. Kebijakan ini membuat Artur Boruc yang clean sheet lawan Everton masuk ke line up Ngodo FC. Tambahan 6 poin dari Boruc jelas mengalahkan 2 poin Capoue hingga Ngodo FC akhirnya yuara GW musim ini.

 
Triple captain milik Ngodo FC sendiri diberikan kepada Sergio Aguero yang memang tampil moncer pasca absen dua GW sebelumnya. Nilai 13 dikali tiga sehingga menjadi 39. Ada tim lain yang menggunakan bantuan yakni GEDE BAGE Calcio II yang menggunakan All Out Attack namun skornya hanya 58.
 
Tim besar di FPL Ngalor Ngidul, Berkah FC secara mengejutkan menjadi yuru kunci. Suramnya penampilan Capoue, Antonio, Lukaku, dan Costa menjadi penyebab kusamnya nasib Berkah FC kali ini. Apalagi ditunjang pemilihan kapten yang keliru. Liverpool memang menang 5-1, namun Roberto Firmino hanya beroleh poin 2 sehingga nilai kaptennya hanya 4. Total jenderal Berkah FC hanya meraih 25 poin, bahkan lebih buruk dari pendatang baru sekelas Parma, Ronarid FC.
 
Dari klasemen finansial FPL Ngalor Ngidul, Gumregah United tetap berjaya dengan sokongan building supplies yang juga merupakan sponsor FPL Ngalor Ngidul, diikuti oleh Berkah FC dan Ngodo FC yang menyodok ke posisi ketiga. Adapun yuara classic dan head to head musim lalu, PSKPS dan Summon terdampar di posisi 9 dan 10. Sedangkan yona degradasi masih dihuni oleh Ronarid FC, Plentus FC, dan FK69.


Poin-poin besar pada GW kali ini disumbang oleh Aguero dan para pemain Liverpool. Poin kecil masih disumbang penampilan Ibrahimovic dan Lukaku yang biasa-biasa saja. Beberapa manajer beruntung memiliki pertahanan dari Bournemouth sehingga ada sedikit tambahan yang berarti.
 
Konstelasi FPL Ngalor Ngidul semakin ketat, terutama dua pekan lagi menjelang jeda internasional dan tim-tim yang telah menggunakan wildcard namun lantas menyesal. Mari simak terus keseruan FPL Ngalor Ngidul di fplngalorngidul.xyz ini.
 
Ciao!

[Tips] Kevin De Bruyne: Siap Duduk di Sebelah Messi

Telegraph
Cristiano Ronaldo sudah di atas 30 tahun, Lionel Messi sebentar lagi. Ronaldo tetap tiada bertato, adapun Messi malah rambutnya memutih kebanyakan gaul sama Neymar. Sepakbola dunia kini menantikan maestro lain yang akan mampu mengekor keduanya nan bersahut-sahutan menguasai dunia.
 
Banyak nama akan silih berganti datang dan pergi, namun sepertinya Pep Guardiola--yang notabene pernah melatih Messi--sudah punya komentar ini:
 

"Messi ada di mejanya sendiri. Tidak ada orang lain yang diperbolehkan. Tapi kalau ada meja di sampingnya, Kevin bisa duduk di sana."


Sebuah pernyataan luar biasa dari manajer yang mengeluarkan kemampuan terbaik Messi itu ditunjukan untuk Kevin De Bruyne, pesepakbola Belgia yang tergabung dalam generasi emas Setan Merah bersama Eden Hazard dan Romelu Lukaku.
 
Hingga akhir pekan yang lalu, De Bruyne adalah salah satu pengumpul poin tertinggi di Fantasy Premier League, yang bikin manajer-manajer geregetan harus mengeluarkan lebih dari 23 Pound hanya untuk memiliki 2 pemain kunci Manchester City, De Bruyne dan Sergio Aguero.
 
Kevin De Bruyne tampil sangat konsisten hingga GW6. Tercatat hanya pada pertandingan lawan Sunderland dia tidak berkontribusi pada gol. Sisanya, dalam lima pertandingan, De Bruyne terlibat dalam DELAPAN GOL Manchester City! Itu adalah kontribusi terbanyak seorang pemain di Liga Inggris musim ini. De Bruyne menyumbang 1 assist dalam kemenangan City atas Stoke City, West Ham United, Manchester United, dan Bournemouth, serta 2 assist saat menumbangkan Swansea City. Eks pemain Racing Genk ini juga menyumbang masing-masing 1 gol sebagai kontribusi kemenangan City atas MU dan Bournemouth. Maka jangan heran kalau banyak manajer geregetan karena Kevin De Bruyne beroleh cedera kala melawan Swansea.


Adalah Chelsea yang pertama kali mencium bakat De Bruyne dengan memboyongnya dari Racing Genk seharga 7 Juta Pound. Namun, Chelsea tidak pernah benar-benar menggunakan jasa De Bruyne. Total jenderal hanya 3 pertandingan yang dimainkan pemain yang memiliki ibu kelahiran London ini. Pada era Jose Mourinho, dia dilepas ke Werder Bremen sebagai pemain pinjaman dan berikutnya ke VfL Wolfsburg secara permanen.
 
Di Bremen, De Bruyne mampu mencetak 10 gol, sedangkan di Wolfsburg 3 lebih banyak. Sebuah kontribusi nan luar biasa dari seorang pemain tengah. Musim lalu, De Bruyne membukukan rekor pembelian di Manchester City untuk kemudian bermain selama 2.002 menit dengan 7 gol dan 10 assist. Musim lalu Kevin De Bruyne terlibat dalam 17 gol sepanjang musim, dan kini dalam 6 GW, dia sudah membukukan separuhnya. Keren sekali.
 
Pemain kelahiran 28 Juni 1991 ini tampaknya mmeiliki skema yang pasti di bawah asuhan Guardiola. Jadi, mari berdoa agar De Bruyne cepat sembuh dari cederanya dan segera menjadi tulang punggung tim Fantasy Premier League kita.

21 September 2016

Laporan Gathering Nasional FPL Ngalor Ngidul



Sesudah memasuki musim ke-5, FPL Ngalor Ngidul kembali membuat gebrakan yang sulit untuk dilakoni oleh liga-liga Fantasy Premier League lainnya. Gebrakan tersebut sejatinya bahkan telah terjadi tiga kali. Apa itu? Gathering! Ini bukan penyedia makanan saat kawinan ya, itu catering.

Gathering perdana dihelat bulan Mei 2015 di Jogja, berhasil mengumpulkan member FPL Ngalor Ngidul dari Jakarta, Tegal, dan Semarang. Gathering kedua dilaksanakan kurang lebih medio semester 1 2016 dengan hadirnya perwakilan dari Serpong, Jakarta, Pulo Gadung, sekaligus Pangkalpinang dan digelar di Kelapa Gading dalam suasana hujan deras.
 

Adapun Gathering ketiga diberi judul Gathering Nasional karena pesertanya meliputi member-member FPL yang beredar di Denpasar, Jogja, Tegal, Lampung, dan Jakarta. Mengingat cakupan tiga pulau sudah dipenuhi, maka layak diberi judul Gathering Nasional.
 
Persiapan
 
Agenda Gathering Nasional dimulai dengan tibanya sang kapten yang merupakan manajer Yuara FC--tapi kalahan--di bandara Soekarno Hatta, bersamaan dengan tibanya manajer PersiDjem Boet yang membawa pie susu dari Bali. Dengan rajin dan cepat tanggap, jagoan minus yang adalah manajer GEDE BAGE Calcio II menjemput kedua member tersebut di kejauhan. Secara luar biasanya, sang kapten berhasil melakukan teknik gendam terkini sehingga akhirnya bisa diantarkan ke CIBUBUR. Edan tenan.

 

Pada saat yang sama, manajer archie's babes melayang dari Lampung dan tiba di Tangerang tanpa ada yang menjemput. Mesakke. Naik Damri ke Gambir pada akhirnya menjadi solusi optimal karena mobil operasional yang habis mengantar dari Cibubur sedang dalam perjalanan ke Gambir. Toh, di Gambir juga tiba tamu jauh dari Tiongkok cabang Tegal, manajer dari yuara 3 musim perdana FPL Ngalor Ngidul, Berkah FC. Sisanya, dengan menggunakan teknologi Gojek, manajer PSKPS tiba juga di Gambir.
 


Lima manajer telah tiba dengan bahagia di Jakarta untuk lantas menuju Mall Kelapa Gading hendak melakukan transaksi dengan manajer tim kalahan, Ronarid FC, yang bertugas mengurus akomodasi dan kebetulan sedang mengajak tiga wanita jalan-jalan. Luar biasa! Tiga! Istrinya, anaknya, dan mbak yang momong. Sebenarnya begitu, sih.
 
Pasca mengonsumsi pangan tanpa label halal MUI, kelima member bergegas menuju apartemen Gading Icon--yang tidak terletak di Kelapa Gading--untuk melakukan persiapan. Di perjalanan, satu mobil yang disupiri manajer tim kalahan lainnya, Ngodo FC, telah bersiap mengikuti. Sekarang enam member telah berkumpul dengan bahagia dalam perjalanan ke Gading Icon. 



Sesampainya di Gading Icon, dua mobil berhasil memperoleh hal yang sangat sulit didapat di apartemen tersebut: tempat parkir. Naik ke lantai 19, keenam member mulai melakukan persiapan, antara lain bobok siang. Pada saat yang sama, legenda FPL Ngalor Ngidul yang setara Liverpool karena nggak pernah yuara, manajer Gumregah United, tiba dengan teknologi Gojek, setelah berdiri sepanjang Rawabuntu hingga Tanah Abang.
 

Persiapan terakhir adalah menjemput pemilik tim Doa Mama Season V yang baru berangkat dari Jogja pukul 15.40 dan untungnya tiada delay. Jadi, selagi manajer lain yang ada di Gading Icon bobo siang, manajer GEDE BAGE Calcio II dan PSKPS berangkat menjemput manajer Doa Mama Season V ke Bandara Halim Perdanakusuma. Kehadiran manajer Doa Mama Season V ini begitu penting dan krusial karena dia yang bawa kaos. Kaos baru FPL Ngalor Ngidul dengan 4 sponsor. Warbiyasak.
 

 

Dari bandara Halim Perdanakusuma, mobil yang memuat tiga member ini bergegas ke Tifosi, tempat futsal yang mirip AS Roma Irama. Pada saat yang sama, tim yang baru bangun tidur di Gading Icon juga berangkat. Ceritanya akan bersua langsung di Tifosi. Pada saat yang sama, manajer Yuara FC yang kalahan itu, ditambah Simbah dan Dismas menyusul dengan kendaraan masing-masing.
 

Setengah jam sebelum Gathering Nasional resmi dimulai, para member telah berkumpul dan berganti pakaian guna kepentingan foto. Foto bersama dengan kostum #2 dengan sponsor Dronesia dan ariesadhar.com didahulukan. Selanjutnya dilakukan pemanasan, sembari lawan berdatangan.

 
 

Ulasan Pertandingan
 

Ditopang member-member FPL Ngalor Ngidul yang berteknik tinggi dan bernapas rendah, serta ditunjang dua tambahan anak muda belia bernapas kuda, tim FPL Ngalor Ngidul memulai pertandingan melawan SOHO Lv. Bandiera sebagai lawan dengan baik. Serangan-serangan disusun dengan rapi dari belakang, urut abjad pula.

 


Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi--dan kestabilan napas yang rendah. Serangan terjadi silih berganti. Satu serangan dibalas empat serangan. Selalu saja demikian. Gol demi gol pada akhirnya bersarang bersahut-sahutan. Perlahan tapi pasti, pertahanan mulai terbuka dan keran gol semakin keras mengucur.

 


Teknik tinggi yang dipertontonkan oleh Rian Chocho Chiko, Dharmadyaksa, hingga Dominick mampu mengobrak-abrik pertahanan lawan. Apalagi ditunjang mobilitas VP Agung dan Archie, serta pertahanan kokoh milik Handoyo dan Dismas, plus sayatan dari Lembayung berhasil menciptakan atmosfer pertandingan yang tidak kalah dengan Derby Manchester maupun Persib vs Persija. Apalagi kapten Snowi begitu pintar memainkan tempo. Saat tempo pertandingan tinggi, kapten Snowi akan berdiri diam dan tenang sehingga tempo yang tadinya tinggi perlahan mereda. Sungguh luar biasa.

 


Satu hal yang menjadi kekhasan dan kekuatan FPL Ngalor Ngidul adalah perbedaan kultur dengan tim futsal lainnya. Saat di tim lain ada pemain yang marah-marah karena diganti, di FPL Ngalor Ngidul para pemain akan berebutan minta diganti dan akan marah-marah juga nggak ada yang mau. Sebuah kultur baik yang dibangun untuk membagi kontribusi sehingga tim tidak terfokus dan tergantung pada satu dua orang saja.

 


Hingga saat pemilik lapangan futsal membunyikan peluit, puluhan gol berhasil diciptakan dan jumlah yang sangat banyak itu membuat semua lupa pada skor. Sungguh, pertandingan yang ciamiklah yang membuat semua orang yang ada di lapangan lupa menghitung skor. Toh, inti dari futsal merangkap Gathering Nasional ini bukanlah skor, melainkan permainan. Cintai mantan permainan! Bola adalah teman tapi mesra!

 


Malam Minggu Bersama
 

Menikmati malam adalah agenda Gathering Nasional selanjutnya. Sayangnya, faktor keple dan faktor jalanan membuat acara sedikit tersendat. Bagi pembaca blog ini yang pada tanggal 17 September 2016 lewat jalan sekitar Jatinegara dan kena macet, dipastikan itu adalah dampak dari Gathering Nasional FPL Ngalor Ngidul. Terima kasih kepada preman jalanan yang telah membantu membereskan segala sesuatunya.

 


Pukul 23.00 tepat, seluruh member tiba di satu-satunya lapo yang buka di Jalan Pramuka. Lapo seadanya saja, walaupun rasanya kurang memadai. Ini semua memang gara-gara keple. Total jenderal ongkos makan di tempat khas ini nyaris setengah juta. Bisa buat cicilan rumah subsidi. Beuh.

 


Agenda dilanjutkan dengan liga PES2016 di PlayStation 4 yang dibawa jauh-jauh dari Tegal. Semangat ditunjukkan oleh para peserta di awal-awal, sebelum kemudian pada berjatuhan tidur karena kelelahan mengingat tempo tinggi pertandingan yang telah ditampilkan beberapa jam sebelumnya. Walhasil, kejuaraan dimenangkan oleh Liverpool dengan manajer pengganti setelah VP Agung dipecat di tengah jalan karena ketiduran.
 

Perpisahan
 

Pagi menjelang dan matahari begitu dekat di lantai 19. Para member mulai bersiap untuk berpulangan, dimulai dari pengguna Kereta Api tujuan Tegal yang berangkat pukul 09.00 dari Gambir. Dilanjutkan tujuan Lampung dan Denpasar yang tengah hari akan melayang dari Soekarno Hatta. Diantar manajer kalahan Ngodo FC, ketiganya berangkat ke tempat masing-masing, disertai legenda FPL Ngalor Ngidul yang sekarang membesut Gumregah United.
 

Sisanya masih tinggal di Gading Icon dan membereskan sisa-sisa kerusuhan yang diciptakan. Manajer PSKPS harus bergegas pulang karena ada agenda review restoran, sedangkan sisanya lanjut nongkrong lagi untuk kemudian memungkasi Gathering Nasional FPL Ngalor Ngidul 2016 ini.



Ucapan Terima Kasih
 

Peluk cium dan ucapan terima kasih yang tiada terhingga kami sampaikan kepada pacar dan istri-istri para member yang telah dengan sudi, rela, dan ikhlas memberikan izin untuk melaksanakan Gathering Nasional FPL Ngalor Ngidul ini. Kerelaan pacar dan para istri merupakan sebuah berkah bagi para suami-suami untuk kemudian menumpahkan segala kemampuan yang dimiliki di atas lapangan vinyl. Terbukti gol demi gol berhasil dicetak dengan indah dan mantap oleh tim lawan.
 

Demikian laporan Gathering Nasional Fantasy Premier League Ngalor Ngidul kali ini. Terbukti bahwa liga FPL ini bukan sekadar main di dunia maya, melainkan juga guyub di dunia nyata. Selamat menantikan pertemuan-pertemuan FPL Ngalor Ngidul berikutnya!

19 September 2016

[Review] Ukuran Keberhasilan Penggunaan Wildcard di FPL Ngalor Ngidul


Pada GW ke 5, member FPL Ngalor Ngidul ramai-ramai menggunakan bantuan. Eh, nggak ramai-ramai amat juga, sih. Kalau ramai namanya Pasar Tanah Abang. Tercatat 6 member memanfaatkan kartu kunci berupa Wildcard untuk GW5 ini. Sungguh pilihan sulit, namun semuanya pasti sudah jengah dengan hasil dua GW sebelumnya. Adapun Ronarid FC entah bagaimana pola pikirnya malah menggunakan Bench Boost.
 
Adapun Gumregah United, Beuh Bebel, Orak Arik FC, Doa Mama Season V, PersiDjem Boet, Summon, Sepatu Perak FC, Ngodo FC, YUara FC, dan Plentus FC tidak menggunakan wildcard ini. Sebagian karena sudah duluan, sebagian belum. WC memang pilihan hidup, kayak jodoh.
 
Hasilnya?
 

Tim yang bermarkas di Stadion Pahoman, archie's babes yang paling berhasil WC-nya. Naik dari 29 hingga 80 poin, tim ini membukukan kebangkitan sebesar 176%. Benar-benar perombakan yang berhasil. Capaian lebih dari 100% juga diperoleh Berkah FC yang bangkit dari 37 ke 87, sekaligus menjadi yuara GW. Ini benar-benar Wildcard yang tidak sia-sia.
 

Peringkat keberhasilan ketiga dipegang oleh yuara bertahan, PSKPS, yang jeblok dengan 38 poin GW silam, menjadi 71 GW5 ini, alias kenaikan 87%. Sialnya, PSKPS harus bertemu archie's babes dalam big match Head to Head, walhasil runner up HtH musim lalu ini takluk dengan terhormat.
 
Adapun 3 member lain juga mengalami kenaikan namun kiranya kurang signifikan dibandingkan pentingnya WC bagi kehidupan FPL Ngalor Ngidul. Juru kunci sepanjang hayat, FK69, menggunakan WC untuk mengangkat kinerja tim dari 38 ke 52 (37%). Jagoan minus, GEDE BAGE Calcio II naik dari 61 ke 80 (31%). Sedangkan yang paling siyal adalah Wala wala FC yang dengan pemanfaatan WC berubah dari 36 ke 42, alias 17%.
 
GW5 memang jadi catatan tersendiri karena faktor kemenangan Manchester City, Liverpool, dam Everton, mengingat pemain-pemain seperti Raheem Sterling, Kevin De Bruyne, dan Romelo Lukaku menjadi pemain-pemain mainstream yang kebetulan juga poinnya sedang besar.
 
Kesimpulannya, namanya WC perlu dipertimbangkan masak-masak, layaknya menikah. Karena keberhasilan peningkatan poin di FPL Ngalor Ngidul membuktikan bahwa hanya 50% pengguna WC yang naiknya signifikan, sedangkan sisanya di bawah 40%, bahkan ada yang 17%.
 
Ya, gitu aja, sih.

18 September 2016

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW5: Kemenangan Kedua Berkah FC


Fantasy Premier League GW5 telah berlalu, ditandai dengan diadakannya Gathering Nasional FPL Ngalor Ngidul 2016 yang laporannya dapat terus diikuti via website resmi FPL Ngalor Ngidul ini. Pada saat Gathering Nasional FPL Ngalor Ngidul dilaksanakan, update skor tentu tetap berlangsung bersamaan dengan futsal sebagai puncak acara Gathering Nasional FPL Ngalor Ngidul.
 
Jadi, bagaimana GW5?
 
Jagoan asal Tiongkok perwakilan Tegal, Berkah FC kembali meraih predikat yuara GW. Yuara FPL Ngalor Ngidul 3 musim berturut-turut ini mengumpulkan poin 87 setelah menggunakan Wildcard yang dimiliki. Poin tinggi dikumpulkan oleh Romelu Lukaku yang dijadikan kapten sehingga poinnya menjadi 24, diikuti oleh Raheem Sterling dengan 13 poin serta Kelechi Iheanacho dan Etiene Capoue dengan 10 poin. Jika saya Marko Arnautovic tidak mencetak gol konsolasi, boleh jadi skor tembus 90 karena kiper Berkah FC adalah Steve Mandanda. Angka 87 sendiri merupakan capaian yuara GW tertinggi di gelaran FPL Ngalor Ngidul musim kelima ini.
 
 

Pada GW5 ini sendiri ada 3 tim yang mengumpulkan angka kepala 8, yakni Berkah FC, archie's babes, dan GEDE BAGE Calcio II. Termasuk juga ada PSKPS dan Persidjem Boet yang mengumpulkan angka 70-an. Poin-poin besar ini tentunya disumbang oleh pemain-pemain Manchester City, baik itu Iheanacho, Kevin De Bruyne, dan Raheem Sterling. Selain itu, hadirnya gol dari Etiene Capoue, serta kontribusi nyata Romelu Lukaku, juga mendorong poin besar di FPL Ngalor Ngidul GW5 ini.
 
Pada pertandingan Head to Head, Berkah FC berhasil mengalahkan Gumregah United dalam duel papan atas, dengan angka nyaris 2 kali lipat, 87 vs 45. Duel skor besar juga terjadi saat PSKPS kalah 71-80 dari archie's babes. Sedangkan, Wala wala FC dengan modal poin 42 tetap memenangkan HtH atas tim spesialis papan bawah dan anti uang kecil, Yuara FC, yang memiliki skor kecil banget, 34.
 
Dengan demikian, klasemen duit menjadi rebutan dua tim besar. Ada Gumregah United, yang kurang lebih setara Liverpool, punya nama besar tapi belum pernah yuara; dan Berkah FC sebagai yuara 3 musim berturut-turut sebelum musim ke-4 dikudeta tim liliput PSKPS. Adapun pengganggu sejati layaknya Spurs dan Arsenal, yang diperankan oleh Doa Mama Season V, Wala- Wala FC, dan PSKPS masih berupaya mencari bentuk, meskipun telah menggunakan masing-masing Wildcard yang dimiliki.
 
Di papan bawah, FK69, Plentus FC, Ronarid FC, dan Yuara FC masih berebut untuk tidak diece setiap pekannya. Walaupun begitu, kiranya juga sudah habis bahan bakar untuk ngece karena benar-benar nggak ada perbaikan dari musim ke musim. Ck. Ck. Ck.
 
Sekadar mengingatkan, pekan ini akan muncul liputan lengkap peristiwa langka berupa Gathering Nasional FPL Ngalor Ngidul. Jangan sampai anda lewatkan!
 
Ciao!

15 September 2016

[Defender] Ngalor Ngidul Fantasy Premier League Tips for GW 5

[Defender] Ngalor Ngidul Fantasy Premier League Tips for GW 5
Welcome to Ngalor Ngidul Fantasy Premier League Tips for GW 5. Last season maybe we moaned because there were limited alternative which lead to a template team--in FPL Ngalor Ngidul called 'mainstream--forming early on in the season. This period we’re moaning because there’s perhaps too much options. Now the obvious thing with ‘too much options’ is that managers probably have more opportunities of actually missing out on points from players who you, as a manager--considered but passed over in favour of others. ‘Costa/Lukaku or Kane’ is a perfect example from GW4. They were the 3 main options to replace Sergio Aguero. 

If managers chose Kane then managers were relieved but probably thankful for Kane late goal. And left hoping Diego Costa wouldn’t do much more. But, he went one better with a brace to Fabianski's goal. And so if you as a managers pick Costa then you were probably relieved that you didn’t pick Harry Kane. And just left hoping that Romelo Lukaku wouldn’t do much more. Which of course Lukaku wouldn’t, would he? And of course he did. The point here and also lesson learned for us is that you can’t have everybody and you just have to hope that the player that you pick is the right one. But were any of the above actually the ‘wrong choice’? Not really, as they all did as you asked and made a goal or more, just some more than others, but make a prediction which one scores just a single, which one a brace and actually predicting a hat-trick is beyond FPL Ngalor Ngidul capabilities in all, honesty. Here’s who we think that managers should consider picking for this week and the next few beyond that.

Thanks to his goal against Soton at the weekend, Laurent Koscielny is perhaps the obvious choice but a look at the underlying stats would suggest that Bellerin will once again be the one to own. He leads The Frenchmen in most of the offensive points and also leads a number of the defensive categories. Nacho Monreal also has some decent underlying stats but for us it’s a choice between Bellerin & Koscielny. If they were both the same cost to pay, Bellerin would be the easy choice but with Bellerin currently valued at 6.5, or 0.5 more expensive than Koscielny.

Image result for bellerin
 
FPL Ngalor Ngidul feel it wise to include a Spurs defender this week. Toby Alderweireld was undoubtedly the Spurs defender to own last season but with the priced at £6.5m we feel there’s better value to be had, particularly in the form of Kyle Walker. He has enjoyed an impressive start to the season having picked up 2 assists to date and this has seen Toby pick up bonus points in three out of four games and Walker represents great value at just £5.6m. It’s this attacking threat combined with Spurs ability to keep clean sheets which makes Walker a tempting prospect.
 
For the first time this season the Ronald Koeman boys, Everton started with their first choice back four against Sunderland and duly picked up their 2nd clean sheet of the season. At 5.5 Leighton Baines is the most expensive of the back 4 but his attacking instincts coupled with the fact that he is a first choice on penalty and free kick, make The Englishmen become a good option. Aside from a trip to Blue Manchester in GW8, the Toffees have some good fixtures and this should see Baines pick up another couple of clean sheets.
 
A number of budget friendly defenders who may be worth some consideration over the coming weeks are Watford’s Jose Holebas and Bournemouth's Adam Smith. Adam has enjoyed a great start to the season with a goal and an assist already to his name. Bournemouth are faced with a trip to the Etihad this week but following this they have a relatively straightforward fixture list over the coming weeks. Holebas? What’s most interesting about the Greek international is the fact that he’s being played as a wing back and is getting forward with every chances. Watford are yet to keep a clean sheet but they have had a number of difficult fixtures and while they have another tricky fixture this weekend with the visit of United their fixtures become significantly better from GW6 and Watford should at that stage pick up a clean sheet or two.

[Goalkeeper] Ngalor Ngidul Fantasy Premier League Tips for GW 5

[Goalkeeper] Ngalor Ngidul Fantasy Premier League Tips for GW 5
Welcome to Ngalor Ngidul Fantasy Premier League Tips for GW 5. Last season maybe we moaned because there were limited alternative which lead to a template team--in FPL Ngalor Ngidul called 'mainstream--forming early on in the season. This period we’re moaning because there’s perhaps too much options. Now the obvious thing with ‘too much options’ is that managers probably have more opportunities of actually missing out on points from players who you, as a manager--considered but passed over in favor of others. 

‘Costa/Lukaku or Kane’ is a perfect example from GW4. They were the 3 main options to replace Sergio Aguero. If managers chose Kane then managers were relieved but probably thankful for Kane late goal. And left hoping Diego Costa wouldn’t do much more. But, he went one better with a brace to Fabianski goal. And so if you as a managers pick Costa then you were probably relieved that you didn’t pick Harry Kane. And just left hoping that Romelo Lukaku wouldn’t do much more. Which of course Lukaku wouldn’t, would he? And of course he did. 

The point here and also lesson learned for us is that you can’t have everybody and you just have to hope that the player that you pick is the right one. But were any of the above actually the ‘wrong choice’? Not really, as they all did as you asked and made a goal or more, just some more than others, but make a prediction which one scores just a single, which one a brace and actually predicting a hat-trick is beyond FPL Ngalor Ngidul capabilities in all, honesty. Here’s who we think that managers should consider picking for this week and the next few beyond that.

Image result for cech

We may be just four game-weeks into the new season but the lack of clean sheets to date makes it somewhat more difficult to tip keepers on the basis of their form under the goal. David de Gea, Ben Foster, and Maarten Stekelenburg are the only keepers with two clean sheets. For those who already own de Gea you will be holding onto him but for those of you in the market for a premium class keeper we feel at present there are a couple of better options and first up is Petr Cech.
 
Following the opening game defeat at the hands of Liverpool they have subsequently conceded two in three. Aside from the visit of Chelsea in next GW, Arsenal next six games are against clubs who struggle for goals and it wouldn’t come as a surprise should they all end up in the relegation battle. So why Petr Cech over his defensive colleagues? It’s simple really, price. At £5.5m he’s the cheapest The Gunners defender.
 
After four games it would already appear that Totthenham Hotspur are once again likely to have one of the league’s most solid defenses. They’ve kept 2 clean sheets and have conceded just 2 goals. Hugo Lloris picked up an injury in first game-week and as a result the French National Team captain sat out GW2 and 3 and this has seen his price drop to £5.4m making him the cheapest route into their first choice defense. A quick look at their next 6 fixtures shows us that on paper their only will face difficulties when they visit City in GW7.
 
How about cheaper options? On current form the best of the budget options would appear to Tom Heaton. Burnley have kept just the one clean sheet from their opening four games but with 19 points only two keepers have picked up more. Heaton achieved maximum bonus points in the 2-0 win over The Reds and in three of his four games Heaton has made in excess of three saves, so even when Heaton doesn’t keep a clean sheet he will still pick up the points to add. Aside from Heaton it’s difficult to know who to turn to in the budget category.

14 September 2016

Gathering Akbar FPL Ngalor Ngidul

Gathering Akbar FPL Ngalor Ngidul
Dalam rangka Hari Olahraga Nasional dan hikayat kitab suci bahwa Nabi selalu ditolak di tempat asalnya, maka manusia-manusia yang baik hatinya dan tergabung dalam liga Fantasy Premier League dengan tajuk Ngalor-Ngidul akan menghelat sebuah pertemuan akbar tingkat nasional.Image result for gathering
Layaknya Partai Perindo yang getol mengembangkan diri, demikian pula FPL Ngalor Ngidul. Sebagai upaya memperkuat diri dalam mewujudkan visi sejajar dengan Perindo, maka pertemuan ini akan menjadi rekonsiliasi nasional bagi seluruh member FPL Ngalor Ngidul untuk secara lebih komprehensif berjuang bersama rakyat. Merdeka!
 
Menurut konfirmasi terkini, Gathering Akbar FPL Ngalor Ngidul akan dihadiri oleh member FPL Ngalor Ngidul perwakilan Jogja dan Denpasar, serta info terbaru yang dari Lampung akan turut serta. Demikian pula dengan member FPL dari Villa Melati Mas dan Bekasi Utara. Benar-benar akan menjadi pertemuan yang tiada kalah dengan konsolidasi Partai Perindo dan Partai Solidaritas Indonesia yang isinya mbak-mbak cakep itu.
 
Maka tanpa perlu berpanjang-panjang kayak sambutan bos-bos yang digarap sama anak buah tanpa anak buah kecipratan honor sedikitpun, marilah kita datang dan nikmati Gathering Akbar yang ditandai dengan Pagelaran Futsal Akbar antara:
 
FPL Ngalor Ngidul Indonesia 
vs 
SOHO Lv. Bandiera
Pada hari Sabtu, 17 September 2016 pukul 19.00-21.00 di Tifosi Futsal Lapangan 3 Jalan Radin Inten Jakarta Timur.
 
Hadir-hadir, enggak-enggak.
 
Yang enggak, CUPU!

13 September 2016

Review GW 4 FPL Ngalor Ngidul

Fantasy Premier League telah memasuki GW keempat. Masing-masing tim di FPL Ngalor Ngidul nan legendaris itu telah berbenah sedemikian rupa sehingga ada yang benar dan ada yang ngawur. Pengorbanan beberapa pemain untuk minus demi Diego Costa dan Romelu Lukaku berbuah manis. Sementara pertaruhan beberapa pemain untuk mengapteni Alvaro Negredo berbuah soak.
 

Sesudah dikuasai oleh Gumregah United dan juara 3 musim Berkah FC, akhirnya GW4 menghasilkan yuara GW baru pekan ini. Adalah Beuh Babel di bawah ASUhan Hadrian Suwanto yang menggapai tangga tertinggi dengan capaian 68. Di bawahnya ada Gumregah United dan petaruh ulung yang kali keempat pertaruhannya belum berhasil, Gede Bage Calcio II. Kenapa begitu? Terang saja, hingga pekan ke-4, tim ASUhan Chocho Magnifico ini telah minus 36 alias ada 9 transfer ekstra. Alias tiap pekan setidaknya melakukan 3 transfer ekstra.
Dasar pleboi.
 
Kesuksesan Beuh Babel sebenarnya hanya ditentukan oleh sedikit pemain. Mengingat dalam skuad itu ada James Collins yang nilainya ndok; Gomes, Luke Shaw, dan Ross Barkley yang nilainya 1. Pilihan untuk memainkan Smith, pahlawan Bournemouth, Sadio Mane, Robert Snodgrass, dan mengapteni Costa menjadi kunci kemenangan Beuh Babel. Bahkan di bangku cadangan masih ada si Capoue, jagoan baru Watford dari lini tengah. Pemain-pemain ini mampu mengandaskan harapan Gumregah United untuk meraih hattrick yuara GW setelah Michail Antonio mencetak brace ke gawang Gomes.
 
Adapun capaian medioker pada GW ini diperoleh oleh Sepatu Perak FC dan archie's babes yang nilainya bahkan tidak sampai 50% Gede Bage Calcio. Performa menanjak ditunjukkan oleh Ngodo FC dan Summon dengan angka 56 dan 59. 

Warbiyasak.
 
Dari klasemen finansial FPL Ngalor Ngidul Ultimate, keberhasilan meraih yuara GW membuat Beuh Babel meraih 85K untuk menebus minus sehingga saldonya sekarang ada di posisi 3 dengan 55K. Gumregah United masih memimpin dengan 170K, disusul Berkah FC dengan 65K. Dengan baru 3 manajer yang meraih yuara GW, maka 14 manajer adalah donatur, dengan donasi terbesar dari FK69 (40K).
 
GW5 telah menjelang, ditandai dengan akan dilakukannya Gathering FPL Ngalor Ngidul. Sebagian tim kiranya akan menggunakan wildcard untuk menghindari hinaan keji nan menelanjangi bodi pada akhir pekan mendatang.
 
Kiranya demikian saja. Nantikan kejutan-kejutan seru lainnya di FPL Ngalor Ngidul!

10 September 2016

What People Said About Daley Blind?

Manchester United lost, and Daley Blind must take a responsibility about the result. Be a statue in Kevin De Bruyne's goal, Blind also become a man that make Kelechi Iheanacho in a on side position.

So, what people said about Daley Blind performance today?



Sekilas Hasil Pertandingan GW4 Fantasy Premier League

Hingga saat tulisan ini diturunkan, pasukan Anfield sedang berjuang menghadapi juara bertahan yang lagi kesusahan, Leicester City. Walau begitu, sebelumnya sudah ada banyak pertandingan dan banyak poin bertebaran. Berikut ini sekilas hasilnya.
 
Heung-Min Son menjadi orang yang tiba-tiba poinnya banyak. Dipilih hanya oleh 0,1%, dia berhasil menbukukan poin 16, sebelum bonus hasil 2 gol dan 1 assist. Son tiba-tiba bikin orang-orang yang memiliki Erik Lamela menyesal tidak karuan. Ini sekaligus mengompensasi harganya yang sudah turun 0.1 sejak pekan kedua.

Source
Di bawah Son, ada Michail Antonio yang mencetak 2 gol dengan dua-duanya pemberian Dimitri Payet. Ini pertimbangan untuk pekan-pekan ke depan bahwa Payet sudah kembali. Sebanyak 7,2% manajer FPL pasti bahagia telah memilih Antonio. Pada Liga FPL Ngalor Ngidul sendiri, calon juara GW4 ditengarai akan muncul dari tim yang menahbiskan Antonio sebagai kapten. Ngomong-ngomong, meski Antonio mencetak gol, West Ham kalah dengan skor 2-4.
 
Salah satu dari 4 gol itu dicetak oleh Etiene Capoue. Lagi-lagi dia mencetak gol. Percayalah bahwa para manajer akan semakin bingung mengingat sekarang nilai Capoue sudah naik dan pemilihnya bahkan sudah mencapai 20,6%. Pada GW4, hingga sebelum Leicester bertemu Liverpool, Capoue berada di bawah Son, Antonio, dan Kevin De Bruyne.
 
Nama terakhir mencetak 1 gol dan 1 assist untuk gol Kelechi Iheanacho ke gawang David De Gea untuk kemenangan Manchester City 2-1 atas tuan rumah Manchester United.

Tetap simak website keren www.fplngalorngidul.xyz untuk update Fantasy Premier League dalam 2 bahasa, Indonesia dan Inggris.

09 September 2016

Januzaj? Why Not?

Have a problem to choose midfield in your Fantasy Premier League team? Maybe Dusan Tadic or Christian Eriksen make you frustrated. So why you not choose Adnan Januzaj? FPL Scouts said that only The Belgian, Eden Hazard, has completed more dribbles than Sunderland winger so far this season.
 
Having fallen down the pecking order at MU under Louis Van Gaal, and also at Germany, a loan move to Sunderland could help reignite Januzaj's (5.5) career.
The Belgian's beginning to improve in the Premier League could hardly have been brighter.

Just to remind you that Januzaj handed a first start by then-United manager David Moyes. Januzaj scored twice in a 2-1 win over Sunderland back in October 2013. Since then, Januzaj has produced just 3 more league goals and struggled to convince both Louis van Gaal and Jose Mourinho at Old Trafford. Even tough, Mou said that Januzaj still in his plan, so that's the reason he send the young Belgian to Moyes squad.
 
Reunited with David Moyes at the Black Cats, Januzaj looks set to benefit from an extended run of games in the Sunderland starting line up. After emerging from the bench in the opener at Manchester City, he has played from start to finish in encounters with Middlesbrough and, the Saints, Southampton. And we know that Januzaj's home debut against Middlesbrough was an encouraging one.
 
Stationed on the right flank, Januzaj produced 4 attempts on goal and created a quartet of scoring opportunities in the 2-1 loss by Christian Stuani double strikes.
 
With 3 home meetings in the next four Gameweeks, Januzaj has the platform to play his way into Fantasy Premier League managers' plans. The Black Cats will entertain Everton, Crystal Palace and West Bromwich Albion (WBA) over that period.
 
Sitting in only 1.3% of FPLS squads, Januzaj has prove himself with provided more key passes (5) than any Sunderland player and has also taken 10 of Sunderland's 19 corners (more than 50%) this season. Working under David Moyes seems to have boosted Januzaj confidence levels, too. He tally of 13 completed dribbles is bettered only by Eden Hazard (Chelsea), with 17 to date.
 
Despite failing to find the net for Sunderland, no midfielder priced under 6.0 in FPL has managed more than Januzaj's four efforts in the penalty box. So, for FPL managers seeking out value in the centre of the field, the former United prodigy could be a perfect fit for your team.

08 September 2016

How Will Seven Big Transfers Impact Their FPL Value?

After International Break, we will enjoy Fantasy Premier League again in GW4. Last week, we saw many massive transfers by Premier League and, as a manager, you should rethinking about your line up. So, we choose seven big transfers to review their impact to your team, if you add them to your FPL team.

David Luiz (6.0)
 

Do you agree that Transfer of David Luiz is the top Deadline Day surprise since Robinho signed for Manchester City all those years ago? Luiz will join Chelsea's defense under Antonio Conte, and will be a good acquisition because he has a long story of putting together incredibly stingy back-lines. He will chip in with the odd goal from a free kick or when The Brazilian turns up in the box from set pieces and The Blues will keep many teams out this season. If you think that 6.0 is too expensive for him, you only need to wait when Luiz will have weeks where he puts up double digit points from defense.

Moussa Sissoko (7.0)
 

The Frenchman who was in danger of becoming more popular for his want-away antics rather than his abilities on the field has finally got his move and pitched up at White Hart Lane, London, to play for Mauricio Pochettino's Tottenham. Sissoko reputation is one of a player who only likes to play when it suits him, but under Poch  I fancy him to improve a great deal. At least, he can force his way into the team regularly of course, due to competition for places is fierce at Spurs. Price at 7.0 is not too expensive for Midfield, but it might be worth take more weeks waiting to see what role Poch has in mind for Sissoko.
 
Simone Zaza (7.0)
 

The Italian man record isn't outstanding, but 20 goals in 64 appearances between 2013 and 2015 in Serie A for Sassuolo isn't to be sniffed at. Whe don't know what are West Ham doing to their attacking players? We bought Andre Ayew as a midfielder and felt pretty cocky, but ended in the first Monday night match of the season with him injuring himself. Ayew not expected back until Santa Claus is doing his rounds. Finally, The Hammers needed a striker and they've gone out and brought in 25 year-old Zaza on loan. Don't expect miracles but at 7.0 and with the likes of last season Hammers star, Dimitri Payet, creating chances for him, he'll do something fine.
 
Wilfried Bony (7.3)
 

We saw at Swansea that Bony was a player and the club played to his strengths. At Manchester City Bony was expected to be a link striker with sharp, intricate movements. That isn't Bony game but at Stoke they play with a slightly more simplistic style and FPL Ngalor Ngidul think that Stoke will suit him. Bony scored 17 goals in his last full season at The Swan, so expecting him to get 12-14 at The Potters doesn't take a huge leap of faith.
 
Jack Wilshere (5.9)
 

Drop 0.1 in first 3 weeks, many fans still believe that Wilshere could make the difference in midfield for Bournemouth, and they have a winnable game at the weekend against struggling West Brom. We all know what an injury risk he is but under the youngest manager at Premier League, Eddie Howe, he's set to be the main creative spark in Bournemouth filled with pace. He take a role as the attacking midfielder in their friendly with AC Milan last week and at 5.9, he's either your fourth or fifth midfielder option. He has an awful lot to prove and will be playing for a manager who'll allow Jack to express himself.
 
Nacer Chadli (6.4)
 

The last time The Belgian played a significant role of the season in 2014/15, he racked up 160 points. That is a massive amount for the price he's currently quoted at. Those points included eleven goals and six assists for Spurs. West Brom are not as good a side as Totthenham but we fully expect that he'll play every week and be one of their main men, too. I quite like Salomón Rondón up top and who knows if other WBA star, Saido Berahino, ever sorts himself out. The Belgian is value at this price even though you won't be picking him.
 
Islam Slimani (8.5)
 

Champions Leicester broke the bank and record to bring in 28-year-old Islam Slimani from Sporting. A decent forward who has scored goal by goal wherever he's been, including an massive one against Portuguese titans Porto last month. The Algerian game is probably suited to the Premier League. He's exceptional in the air, strong and not short of pace either. The set up of his runs is clever too, and although the Portuguese league has its fair share of shoddy defending. He may well prove a clever bit of business, even at the price. Maybe he doesn't feature against Liverpool, but The Foxes have Burnley at home up after that.

05 September 2016

6 Reasons Why We Play Fantasy Premier League

7 Days
"With over 3.5 million players, Fantasy Premier League is the biggest Fantasy Football game in the world."
 
You can read that quotes, as soon as possible when you open the Fantasy Premier League website. A huge number of people, that come from more than 200 countries. So, when we play Fantasy Premier League, we will meet almost 4 million people around the world. But, your girlfriend maybe curious with your choice to play Fantasy Premier League, what makes Fantasy Premier League so appealing to such a large number of people, including you?
 
Here are the 6 main reasons why the game of Fantasy Premier League is enjoyed by so many.
 
1. Control
 
Human like to feel in control. When we play Fantasy Premier League and building our own team puts us in authority of some of the world biggest sporting stars. Closely arranging our team affairs week by week, planning our starting line-up, and analyzing team and player performance, all bring increasing levels of control over how the outcome of Premier League matches will affect our squad and it’s fortunes. 
Laptops Refurbished

Football is well known sport for being one of the toughest event to predict though, and, as such, we are of course never actually in control of what happens on the pitch. But careful learn and planning at least gives us a strong illusions of control - which as an emotion-fulled human being is all you need to get a your kick out of the game.
 
2. Competition
 
Hub Spot
People love to compete each other. We play sports, we play games, we compete at home, at work, in peace, and in War. Fantasy Premier League is a very competitive game. It’s easy to pick up but it’s a tight nut to master. There are a lot of factors to consider, and also risks to take. Maintaining a decent team through a long season is certainly not an easy task. But there is a healthy slice of luck involved too which keeps the game very reachable and accessible. This luckiness component levels the playing field a little and gives everyone a fair chance to compete, even a newcomer--in FPL Ngalor Ngidul known as 'nubitol'--can beat a season-to-season veteran in any given season.
 
3. Understand the Game Better
 
Metro UK
Fantasy Premier League players watch Premier League differently than regular fans. The sensation of regular season games no longer depends on the intensity of a punch, or the acrobatics involved in making an unlikely options. Instead, fantasy owners focus on the number or quantity of yards a particular player boosts, or how many points a defense gives up to an rival of the week. They pay attention to players instead of teams.
 
4. Involvement
 
The Premier League is a global accomplishment with an estimated audience of close to a billion human worldwide. Playing Fantasy Premier League is a great way for all these people to get a step closer to the action and more involved with the game they like so much. Taking an interest fantasy football is taking a greater interest in football or soccer itself; in the achievement of players and teams outside of just the big clubs or your own team. 
Whicdn
It increases our proficiency. Get just a little serious about our team and soon you’ll know who plays at right back for every club in the league, and whether or not they’re likely to get to opposite penalty box to make many crosses and pick up an assist. You’ll gain a vested interest in most, if not all, of the England Premier League games each weekend. Practically goal by goal counts and you’ll be ingrain for players you might not have even heard of a year ago.
 
5. Variable Reinforcement
 
Source
The weekly format of Fantasy Premier League and the unpredictable element of what will actually happen on the pitch will keep us coming back for more. We never know exactly when we’ll have a good week, and most weeks our team’s score will probably be average. But with each new game week comes renewed hope, hope that this will be the week you hit a jackpot score. Especially when we use bench boost or triple captain.
 
This psychological effect is known as variable reinforcement and also same argumentation slot machines and roulette prove so compelling at the casino. We play the same way each time, and mostly won’t win, but we keep at it all the same, as the next time could be your time. The same is true in Fantasy Premier League, we plan our team each week, research the players, and make our transfers and decision about captain of the week. Come Saturday’s kick-off our team’s fate is out of our hands, sometimes our team will soar, sometime the opposite, and it’s this odd and unknowable payoff which makes it so enticing.
 
6. Social
 
Third Half Soccer
Fantasy Premier League is a great way to keep in touch with old and current friends and a way to make new ones too. FPL Ngalor Ngidul is an example. Some of the member didn't know each other when just start to join. Whether it’s staying in contact with old mates from school or campus, getting to know new friends with same favorite club, or banter with your colleagues at work. Many Fantasy Premier League managers will have been in long-running private leagues for several seasons now, like FPL Ngalor Ngidul with 4 seasons before. Pitting your skills against friends or family, and winning, is the icing on the cake for any Fantasy Premier League manager. Savior those bragging rights!
 
So, when your girlfriend or your wife ask your militancy to join Fantasy Premier League, just share this post!