30 December 2016

[Scout] Beli Siapa di GW19?

Menjelang akhir tahun, Liga Inggris semakin panas. Saatnya pula mendulang poin dan rejeki dari taruhan-taruhan yang dijalankan. Nah, dalam rangka FPL, berikut ini ada prediksi dari IB Times perihal siapa yang kudu dibeli di GW19.
 
1. Zlatan Ibrahimovic
 

Moncer kembali dengan poin 2 digit berulang selama beberapa GW terakhir. MU kebetulan berhadapan dengan Middlesbrough yang Victor Valdes dan deretan beknya tidak bagus-bagus benar. Apalagi sekarang zlatan tidak hanya bikin gol, tapi juga jago bikin assist.
 
2. Sergio Aguero
 

Balik lama dari skorsing, saatnya Aguero menghajar pertahanan Liverpool yang masih suka bingung. Apalagi biasanya Aguero kalau balik dari skorsing tiba-tiba jadi jagoan.
 
3. Diego Costa
 

Juga kembali dari suspensi. Costa menjadi predator ganas untuk mengosak-asik pertahanan Stoke City.
 
4. Bek Chelsea
 

Tidak kebobolan 4 pertandingan, akan berhadapan dengan Stoke City. Maka, mau pilih Gary cahill, David Luiz, Cesar Azpilicueta, hingga Alonso adalam pilihan yang tidak sulit.
 

29 December 2016

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW18: Boxing Day Milik Summon!

Menjelang tutup tahun, admin baru sempat menggarap review GW18 alias putaran kedua Liga Inggris. Bukan apa-apa, admin habis kena tipu puluhan juta. Tolong, kasihani admin dengan mentransfer admin uang puluhan juta rupiah. Hore!
 
Well, jadi apa yang terjadi di FPL Ngalor Ngidul edisi spesial Boxing Day ini?
 
Seluruh pertandingan memuat gol dengan hanya 5 dari 20 tim yang gagal bikin gol. Leicester City kembali bermain soak sehingga masuk dari 5 tim itu. Pemirsa FPL juga diberikan kejutan oleh West Ham sehingga para pemain mereka akan kembali dilirik jadi tulang punggung tim-tim FPL pada pekan-pekan ke depan. Manchester City akhirnya clean sheet lagi, sedangkan Manchester United, Liverpool, dan Tottenham Hotspur menang tapi kecolongan 1 gol sehingga bek-bek semacam Dejan Lovren dan Kyle Walker poinnya juga busuk.
 
Banyak yang beruntung dengan pemilihan kapten. Statistik menyebut bahwa Ibrahimovic adalah manusia yang paling banyak dibeli dan dijadikan kapten, dan dia meraih poin tertinggi bersama Dele Alli dalam GW kali ini. Sedangkan nama lain yang menjulang adalah Pedro dan Joel Robles. Robles ini sekali-kalinya main bisa poin gede, tidak lain karena assist untuk gol Kevin Mirallas. Robles menjadi 1 dari 50 kiper di Liga Inggris yang pernah bikin assist.
 
Peroleh tim-tim FPL Ngalor Ngidul juga tinggi-tinggi. Dan lagi-lagi Plentus FC harus gigit jari. Menjadi tim terbaik sepanjang Desember, tim yang diasuh vann po ini masih saja gagal menjadi yuara GW. Kali ini dengan poin 77, da hanya menjadi peringkat ketiga di bawah Summon dan GEDE BAGE Calcio II. Mengulang pekan sebelumnya kala Plentus FC menjadi peringkat kedua di bawah Doa Mama Season V.
 
Summon, juara HtH musim lalu di FPL Ngalor Ngidul, akhirnya kembali jadi yuara GW. Mengungguli GEDE BAGE Calcio Ii sebesar 10 poin. Menempatkan Ibra sebagai kapten menjadi kunci. Ditunjang pula dengan penempatan Reid sebagai bek yang meraih 11 poin, serta Christian Eriksen, Adam Lallana, dan Michail Antonio di lini tengah. Pemilihan Kelechi Iheanacho juga membantu dengan 5 poin. Dari 11 pemain yang dimainkan, hanya Walker dan McAuley yang poinnya cuma maksimal 2. Sisanya lebih dari sama dengan 3.
 
Kemenangan Summon menambah kontestan yang meraih yuara GW. Kini sudah ada 11 tim yang pernah jadi yuara GW. Sisanya masih jadi pecundang nan elegan. Nasib buruk jelas milik Plentus FC seperti yang sudah dijelaskan tadi. Sedangkan kalau membahas kinerja Yuara FC dana FK69, ah, sudahlah.
 
Poin buruk di GW17 menggugurkan banyak peserta dari FPL Ngalor Ngidul. Tim besar seperti Berkah FC, PSKPS, Ronarid FC, dan Summon gagal lolos. Secara mengejutkan FPL Ngalor Ngidul justru meloloskan Sepatu Perak FC, Jong Celebes, dan FK69. Hasilnya? Tentu saja suram. Dari 17 manajer dan 8 yang lolos, pada akhirnya hanya 3 yang lanjut yakni Ngodo FC, Doa Mama Season V, dan Plentus FC. Pokoknya, Plentus FC lagi jaya-jayanya Desember ini. Kurang 1 dan itu signifikan di FPL Ngalor Ngidul: yuara GW.


Dari klasemen finansial, saldo Gumregah United sebagai pemuncak semakin tersedot, demikian pula Berkah FC dan PSKPS. Keberhasilan Summon sebagai yuara GW lantas menjadikannya ada di posisi 7, di bawah Ronarid FC. Summon adalah 1 dari 5 manajer yang baru sekali jadi yuara GW. Di bawah Summon ada Doa Mama Season V. Sedangkan 3 lagi berkinerja buruk. Sepatu Perak FC--yang memenangi GW dengan nilai sangat rendah--saldonya fitri, demikian pula Wala Wala FC. Paling parah adalah Jong Celebes, sudahlah jadi yuara GW cuma sekali, saldonya sudah minus pula.
 
Mari menyambut pertandingan tutup tahun, lantas buka tahun, untuk sejenak libur Piala FA. Semakin seru! Ciao!

20 December 2016

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW17: Akhirnya, Doa Mama!

Doa Mama selalu menjadi bekal para manajer FPL Ngalor Ngidul dalam menjalani kehidupan nan fana ini. Bahkan demi menghormati Doa Mama, Tony Handoyo menyulap timnya dengan nama yang konsisten, Doa Mama Season V. Nama itu awet dari FPL Ngalor Ngidul season 1. Kalau sampai season 7 bernama sama, fix Citra Fitri lewat.
 
GW17 di FPL Ngalor Ngidul kembali ditandai dengan yuara GW baru sehingga memperketat cawet, eh, persaingan. Selain Gumregah United yang 3 kali yuara GW, kini sudah ada 5 tim yang telah dua kali yuara GW dan tambahan Doa Mama Season V menjadikan ada 4 tim yang sudah yuara GW sekali. Tersisa pecundang-pecundang seperti archie's babes, Summon, Orak Arik FC, GEDE BAGE Calcio II, Plentus FC, dan dua tim yang tidak perlu disebutkan lagi di sini saking terlalu seringnya disebut seiring performa suramnya.
 
GW17 ini seolah kesialan beruntun bagi Plentus FC. GW16 lalu, Plentus FC gagal yuara GW padahal memegang poin 87, kala 1 poin saja dari PSKPS. GW17 terulang kembali, Plentus FC mengemas 70 angka, hanya kalah 4 dari perolehan Doa Mama Season V. Tampaknya, vann po perlu mencoba lagi untuk tampil lebih optimal bin optimum.
 
Keberhasilan Doa Mama Season V tidak lain ditentukan oleh pemilihan Zlatan Ibrahimovic sebagai kapten, ditunjang opsi bagus dalama diri Cesar Azpilicueta serta duo 6 (Walker, Costa) dan duo 7 (De Bruyne dan Walcott). Doa Mama yang musim lalu bernama Doa Mama Season IV sendiri dikenal sebagai tim yang lama menguasai klasemen sebelum di akhir musim disalip oleh PSKPS menjelang akhir musim. Sehingga, kemunculannya pada pekan segini terbilang terlambat sebagai mantan tim besar.
 

Kemenangan Doa Mama Season V sekaligus membuatnya menggusur PSKPS dari 4 besar. Kini Doa Mama Season V menyodok ke peringkat ketiga, siap menggusur hegemoni Gumregah United dan Berkah FC yang asyik berdua-duaan di pucuk sedari lama. Tampaknya, Doa Mama Season V belajar dari PSKPS perihal menyodok harus di saat terakhir. Kalau di awal, tanpa pelumas apalagi, akan sakit.
 
Dari sisi finansial, kemenangan Doa Mama Season V hanya mengembalikan saldonya dari minus ke plus. Sama sekali belum mengusik kenyamanan Gumregah United dan Berkah FC di puncak. Terlebih saldo Gumregah United sendiri sedemikian jauh untuk dilewati. PSKPS di posisi ke-4 sekalipun butuh lebih dari sekadar yuara GW untuk menyalip tim legenda yang belum pernah yuara itu, apalagi sekadar Jong Celebes atau GEDE BAGE Calcio II. Jauh, dah.
 
Ya, sudah sekian saja. Admin lagi sibuk Rapat Dalam Kantor, sambil memikirkan strategi mengikuti Cup secara mumpuni. Ciao!

[Analisis] Transfer Pemain di FPL Ngalor Ngidul Hingga GW17

Sebanyak 705 telah dilakukan di FPL Ngalor Ngidul hingga GW17 musim kelima ini. Angka yang besar sekali sehingga wajar menjadikan nilai liga ini kurang optimal saking banyaknya minus yang beredar. Dari angka tersebut, Aguero menjadi pemain yang paling banyak mengalami transfer. Dua kali kena skorsing jangka panjang menjadikannya target empuk untuk dijual. Tercatat, sudah 27 kali dia dijual dan baru 17 kali dibeli oleh para pemain FPL. Ngomong-ngomong, Ada yang unik karena Aguero diberi dua kali oleh Plentus FC yakni pada GW3 dan GW11. Kemudian juga dua kali dibeli oleh GEDE BAGE Calcio II yakni pada GW2 dan GW7. Demikian pula duo semenjana dalam diri Ronarid FC dan FK69 juga dua kali membeli Aguero. ROnarid FC membeli pada GW7 dan GW12, FK69 membeli Aguero pada GW8 dan GW11.
 

Setelah Aguero, nama yang paling banyak dijual dan dibeli di FPL Ngalor Ngidul adalah Coutinho, mepet dengan Romelo Lukaku. Coutinho telah dibeli 19 kali namun dijual 20 kali. Lukaku sendiri dibeli 21 kali dan dijual 17 kali. Nama berikutnya di kalangan 30-an kali ditransfer adalah Theo Walcott dengan 17 kali dibeli dan 15 kali dijual. Terakhir, ada nama Etiene Capoue dan Alvaro Negredo yang mengalami 30 kali transfer namun memiliki rincian yang berbeda.
 
Aguero sendiri menjadi 1 dari 5 pemain yang lebih banyak dijual alih-alih dibeli bersama-sama dengan Ibrahimovic (18 kali dijual, 9 kali dibeli), John Stones (10 kali dijual, 4 kali dibeli), Riyad Mahrez (9 kali dijual, 2 kali dibeli), dan Dimitri Payet (8 kali dijual, 3 kali dibeli).
 
Sedangkan yang lebih sering dibeli adalah Capoue (18 kali dibeli, 12 kali dijual), Diego Costa (20 kali dibeli, 7 kali dijual), Alexis Sanchez (17 kali dibeli, 9 kali dijual), Kyle Walker (15 kali dibeli, 6 kali dijual), Christian Eriksen dan McAuley (9 kali dibeli, 2 kali dijual).
 
Ada pula pemain yang tidak pernah dibeli alias masuk di pertama kali saja, jumlahnya ada 52 pemain ternyata. Paredes (Watford) menjadi yang paling banyak dijual tanpa pernah dibeli sekalipun karena dilakukan oleh 5 tim. Toby Alderweireld yang moncer musim lalu juga bernasib serupa, hanya saja bersama Shane Long, dijual oleh 4 tim. Transfer keluar oleh 3 tim dilakukan terhadap Danny Drinkwater, Friend, Fones Mori, dan Gray.
 
Terdapat pula pemain yang tidak pernah dijual semenjak dibeli. Jumlahnya tidak banyak, hanya 16 pemain saja. Lee Grant, kiper Stoke City, menjadi idola karena dibeli 6 kali dan sampai saat ini masih eksis. Demikian pula dengan Alonso (Chelsea) dan Origi (Liverpool) yang dibeli oleh 4 tim dan belum dijual lagi. Ada pula duo Bournemouth dalam diri Cook dan Daniels di dalam daftar ini.
Entah hendak menyesap semangat 212, ternyata transfer di FPL Ngalor Ngidul hingga GW17 itu melibatkan 212 pemain, yang 48 diantaranya hanya sekali menjalani transfer baik In maupun Out.
 
Jadi apa inti posting ini? Nggak ada, sih.

17 December 2016

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW16: Kemenangan PSKPS Nan Selalu Sengit

Patut dicurigai bahwa penyelenggara Liga Inggris adalah PNS. Bukan apa-apa, sama halnya dengan PNS yang kegiatannya membludak di akhir tahun, demikian pula Liga Inggris. Ketika liga lain menjelang libur mereka malah menambah 1 jadwal tengah pekan yang menjadi GW16 ini.
 
Dibuka oleh Leicester City yang ternyata tidak jadi bangkit pasca kemenangan 4-2 atas Manchester City, Arsenal menyusul suram dengan kekalahan 2-1 dari Everton-nya Ronald Koeman yang sebenarnya lagi kepayahan. Kembalinya Simon Mignolet ke bawah mistar Liverpool berbuah clean sheet dalam kemenangan 3-0 atas Middlesbrough. Chelsea juga masih ayem di pucuk via kemenangan setipis rambut atas Sunderland. Demikian pula West Ham yang menang susah payah dari Burnley dan Manchester United yang menang tipis dari Crystal Palace. City sendiri akhirnya clean sheet lagi sesudah sekian lama dalam kemenangan 2-0 dari Watford. Stoke dan Southampton bermain imbang kacamata. Spurs dan West Brom sama-sama mencetak 3 gol ke gawang lawan-lawannya, namun bedanya Hull gagal menembus jala Lloris dan Swansea sempat mencetak 1 gol via Routledge.
 
Di FPL Ngalor ngidul sendiri rata-rata poin adalah 48, dan GW16 ini secara dramatis kembali dimenangi oleh PSKPS. Patut diingat, bahwa kemenangan terdahulu PSKPS juga tidak kalah dramatis karena hanya unggul 1 angka dari saingan terdekatnya. Kalau dulu adalah Berkah FC, sekarang adalah Plentus FC.
Secara kebetulan keduanya bersaing dengan modal yang sama dan membedakan mereka dari yang lain, yakni menjadikan Christian Eriksen sebagai kapitan. Eriksen belakangan memang sedang moncer, dan ini juga buah kesabaran manajer PSKPS pada Eriksen sejak awal musim, dan sempat turun harga beberapa kali yang mengganggu kestabilan finansial PSKPS.
 
Perbedaan 1 angka juga menjadi sengit karena terdapat beberapa pemain yang sama antara PSKPS dan Plentus FC. Pertama adalah Kyle Walker, yang kebetulan poinnya juga besar (11), Kevin De Bruyne (6 poin), dan Eriksen (38 poin sebagai kapten), Plentus FC dan PSKPS juga mendulang untung besar dari pemain Chelsea, kalau Pentus FC bersama Cesar Azpilicueta, sedangkan PSKPS menggunakan Alonso. Di sisi lain Plentus FC juga punya Phillips dan Ibrahimovic yang secara kombinasi menyumbang 16 angka. Perbedaan diberikan oleh kiper Lee Grant (10 poin) dan Smith-nya Bournemouth yang mendulang 6 poin. 



Hingga saat terakhir sebenarnya Plentus FC masih menang. Untungnya, Hazard yang merupakan pemain PSKPS tidak dimainkan, walhasil masuklah Fletcher (WBA) sebagai pengganti di PKSPS. Dua poin dari Fletcher menjadi pembeda dan penyalip, dari tertinggal 1 menjadi unggul 1.
 
Sejatinya, PSKPS sendiri melakukan investasi gagal kala membeli Jamie Vardy. Namun kali ini dia diuntungkan pemain lain yang tidak punya Eriksen sehingga faktor tersebut menjadi pembeda signifikan. Hasil di GW16 membuat PSKPS menyodok ke peringkat ketiga, menggeser archie's babes dan memperketat persaingan di papan atas.
 
Dari klasemen finansial, Gumregah United belum digoyahkan, disusul oleh Berkah FC. Beuh Bebel kini disamai oleh PSKPS. Keduanya mengangkangi Ngodo FC dan Ronarid FC serta duo semenjana Sepatu Perak FC dan Wala Wala FC. Adapun saldo minus FK69 dan Yuara FC semakin tidak tertahankan.
 
Review buru-buru ini dipersembahkan oleh perjalanan dinas tiada henti dan sinyal hotel Grand Clarion Makassar yang embuh sehingga tiada sempat dikerjakan kala di tanah Celebes. Selamat menyambut GW17 dengan bahagia.
 
Ciao!

12 December 2016

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW15: Back to Back Ronarid FC

Liga Inggris kembali menunjukkan geliat nan mengagumkan. Setidak-tidaknya, deretan minimal 3 gol tuan rumah di hari Sabtu dan setidaknya 1 gol di hari Minggu berhasil memperlihatkan itu. Secara langsung, hal itu berpengaruh kepada kinerja tim-tim di FPL Ngalor Ngidul.
 
Review
 
Dua gol Romelu Lukaku dibalas jumlah yang sama oleh mantan wonderkid di Liga Italia, Okaka Chuka. Everton lantas takluk 3-2 dari Watford dan memperpanjang tren buruk mereka dalam melayani Lukaku. Hal itu pula yang bikin manajer FPL Ngalor Ngidul pada gamang, mau mempertahankan Lukaku atau tidak.
 
Gemas masih melanda pengguna pertahanan Arsenal, entah itu Mustafi, Koscielny, apalagi Cech. Betapa tidak, walaupun Arsenal menangan tapi tetap saja kebobolan dan seringnya lewat penalti, seperti yang terjadi dalam kemenangan 3-1 melawan Stoke. Kali ini, Alexis tidak berjaya sendirian.
 

Kemenangan mengejutkan Leicester City atas Manchester City juga bikin bingung karena tetiba Jamie Vardy muncul kembali dan sebagian manajer punya slot kosong karena skorsing Aguero hingga akhir tahun. Sementara dari Swansea, tersedia pilihan menarik dalam kebangkitan Sigurdsson yang kembali menjadi pahlawan Swansea bersama eks Juventus, Llorente.
 
Pertahanan Chelsea masih menjadi favorit, selain karena mereka menang melulu belakangan ini tetapi juga karena jaminan clean sheet tersedia di depan mata. Belum lagi jika membawa nama Alonso yang dimainkan di lini tengah sehingga memberikan kemungkinan assist lebih tinggi. Sementara itu, fans Liverpool pengguna Dejan Lovren harus tiarap karena nilai ndok yang diberikan oleh bek tersebut dalam hasil seri 2-2 dengan West Ham.
 
Ronarid FC vs Gumregah United
 
Hal menarik dalam GW15 ini adalah hasil mepet yang memenangkan Ronarid FC atas legenda-yang-belum-pernah-yuara Gumregah United, dan menjadikannya meraih back to back yuara GW. Nilai mereka hanya terpaut 4 poin saja. Gumregah United sendiri tidak bagus-bagus benar dalam pemilihan total pemain karena 4 pemain poinnya cuma 1, plus Harry Kane 2 poin. Masalahnya, sisanya jagoan. Kepercayaan untuk tetap memainkan Holebas dibalas dengan 2 assist (7 poin), sama dengan raihan Antonio. Ada Diego Costa dan Sadio Mane yang beroleh 8 poin dan Mane ditetapkan menjadi kapten sehingga poinnya 16. Sanchez walaupun tidak jago benar pekan ini, masih menyumbang 5. Adapun andalan Gumregah United dalam pertandingan ini adalah Zaha yang membukukan 16 poin. Seandainya kapten ditempatkan di Zaha, niscaya Gumregah United sudah juara sendirian.
 
Untungnya tidak.
 
Menjadi ironis karena poin 16 dari kapten Mane tetap tidak membawa Gumregah United yuara GW, bahkan takluk dari Ronarid FC yang nilai kaptennya hanya 6, sudah dikali dua. Ronarid FC sendiri juga punya Holebas, Sanchez, Barragan, Costa, dan Zaha. Nyaris separo sama persis dengan Gumregah United. Pembedanya jelas, Alonso dengan clean sheet, Snodgrass (10 poin), dan tendangan penalti Benteke (6 poin). Tidak sia-sia Ronarid FC minus 12 dibandingkan minus 8 Gumregah United. Toh, di FPL Ngalor Ngidul Classic, minus itu tidak dihitung.
 
Klasemen Finansial

Dari klasemen finansial, Gumregah United masih di pucuk dengan saldo dua kali lipat lebih Berkah FC. Ronarid FC menyodok di posisi kelima mengangkangi Sepatu Perak FC, Wala Wala FC, Jong Celebes, dan PSKPS. Dua tim yang disebut terakhir saldonya kembali fitri alias jadi nol kembali. Perlu upaya keras untuk bangkit kembali. Sementara itu, FK69 meski poinnya membaik belakangan, namun kejamnya sistem di FPL Ngalor Ngidul membuatnya masih betah di dasar klasemen dengan minus yang terus bertambah.
 
Review ini kesusu karena alasan penyerapan dan karena GW16 segera tiba. Nantikan pilihan-pilihan wagu para manajer FPL Ngalor Ngidul yang tampan-tampan.
 
Ciao!

08 December 2016

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW14: Kebangkitan dan Rekor Nilai Ronarid FC

Maaf jika review ini datangnya kayak jodoh: terlambat. Admin website FPL ini harus bersama-sama dengan banyak abdi negara lain memenuhi Terminal 3 Ultimate. Ya, begitulah pokoknya.
 
Ronarid FC menjadi bintang di gelaran FPL Ngalor Ngidul GW14, tim yang terolok-olok sepanjang waktu bersama Yuara FC dan FK69 ini akhirnya berhasil menyusul 8 tim lainnya yang sudah pernah meraih yuara GW, meinggalkan pecundang lain dalam diri Summon, Orak Arik FC, Doa Mama Season V, archie's babes, GEDE BAGE Calcio II, Plentus FC, dan dua tim semenjana yang sudah disebutkan tadi dan tidak boleh terlalu sering disebut karena pretasinya tidak lebih baik dari kampas rem remuk.
 
Ronarid FC mengorbankan 8 poin dengan 2 transfer tambahan dan hasil investasinya adalah 97. Sebenarnya di dalam tim tersebut ada 2 pemain dengan nilai 1 (Holgate, McAuley), 1 pemain dengan nilai 2 (Snodgrass), 2 pemain dengan nilai 3 (Foster, Walcott). Untungnya, Ronarid FC menobatkan Alexis Sanhez sebagai kapten yang pada akhirnya menyumbang nyaris separo poin Ronarid FC. Nilai 23 dikali 2 menjadi 46 dan itu dilengkapi dengan pemilihan brilian 3 pemain Chelsea. Ini sungguh pertaruhan karena yang dilawan adalah Manchester City, tapi berani-beraninya memakai 3 Chelsea. Total jenderal Alonso, Hazard, dan Costa berhasil menyumbang 27 poin! Bahkan nilai Costa dan Hazard apabila dijumlahkan sudah melebihi nilai pecundang paling ampas sepanjang FPL Ngalor Ngidul musim ini, Sepatu Perak FC yang beroleh 19 poin saja.
 

Sejatinya, Ronarid FC tidak terlalu jauh dengan Berkah FC yang menguntit di posisi kedua. Ronarid FC punya 97, Berkah FC. Keduanya sama-sama punya Sanchez--sama-sama kapten pula--, Hazard, dan Costa. Berkah sebenarnya juga punya Alonso, hanya sayang mental ke-Liverpool-an yang keterlaluan membuatnya lupa diri dengan memasang Lovren alih-alih Alonso. Jika saya yang main adalah Alonso, plus Lukaku diganti dengan Capoue, Berkah FC akan yuara GW karena minusnya yang hanya 4.
 
Tapi, apa daya, kita hanya bisa berandai-andai, sembari menyesal kemudian. Lagipula kalau Berkah FC menang, nanti pertarungan di FPL Ngalor Ngidul jadi kurang seru karena isinya hanya pertentangan antara Berkah FC dan Gumregah United saja.
 
Ronarid FC sendiri akhirnya tampil gemilang setelah berpekan-pekan tampil soak. Untungnya, Ronarid FC tidak pernah menjadi yuru kunci, hanya saja dia memang terlalu sering di bawah Avengers dan baru kali ini mencelat ke atas menjadi yuara GW.



Beberapa tim juga menikmati keberhasilan pemilihan kapten. Selain Berkah FC dan Ronarid FC, ada pula FK69 yang menggaet untung dari Sanchez. Yang lain juga ada, antara lain Orak Arik FC, Summon, (Kane, 26 poin), archie's babes (Costa, 24 poin), Wala Wala FC (Mane, 22 poin), Doa Mama Season V (Ibrahimovic, 14 poin), dan Jong Celebes (Mane, 22 poin). Sedangkan yang biasa-biasa saja juga tidak kalah banyak, seperti Gumregah United, Plentus FC, Sepatu Perak FC yang menobatkan Negredo dan meraih 4 poin. Termasuk GEDE BAGE Calcio II dan Yuara FC dengan Firmino dan Capoue yang nilainya sama.
 
Adapun yang tekor ada juga. Masuknya Toure di saat-saat terakhir menimbulkan luka dalam diri manajer Ngodo FC karena hanya mendapat 2 poin. Ditambah dua yang tekor beneran dalam diri PSKPS dan Beuh Bebel karena mengapteni Aguero dan Pereyra yang beroleh minus 1, dikali dua jadi minus 2. 

Manajer PSKPS sendiri sebenarnya ingin mengenang kesuksesan kala musim lalu Aguero mencetak hattrick ke gawang Chelsea dan hasil itu yang mengatrol PSKPS hingga pada akhir musim menjadi yuara musim. Namanya juga nostalgia, kadang berhasil, kadang gagal. Heuheu.
 
Tampaknya kita perlu membahas sebuah tim dengan penampilan paling buruk sepanjang musim ini. Jadi, kala Ronarid FC membukukan nilai terbaik sejauh ini, pada GW ini pula muncul nilai terburuk. Tim itu adalah Sepatu Perak FC dengan nilai 19, alias rata-rata saja di bawah 2 per pemain. Seandainya pakai bench boost nilai Sepatu Perak FC akan bertambah menjadi...
 
...20.
 


Keren, kan?
 
Dari sisi finansial, Gumregah United belum tergusur dari pucuk klasemen, masih setia didampingi Berkah FC. Keduanya berdua-duaan saja di atas klasemen. Pada rombongan kedua ada Ngodo FC dan Beuh Bebel. Rombongan ketiga ada Sepatu Perak FC, Wala Wala FC, Jong Celebes, dan PSKPS. Adapun Ronarid FC walaupun yuara GW, namun masih belum mencapai nol saldonya.
 
Tetap simak keseruan FPL Ngalor Ngidul melalui blog ini, juga review berwujud video yang bisa disimak disini. Ciao!

28 November 2016

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW13: Rekor Wala Wala FC

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW13: Rekor Wala Wala FC
Sudah 5 musim bermain, meski hanya 4 musim yang efektif termasuk musim kelima ini, barulah akhirnya pecah sebuah rekor yang tidak biasa dan mungkin hanya akan terulang kembali saat manajer Yuara FC sudah kawin. Ya, pada GW13, musim kelima FPL Ngalor Ngidul akhirnya ada yuara GW yang kalah head to head!
 
Ini catatan menarik karena sungguh mencerminkan betapa ketatnya FPL Ngalor Ngidul, apalagi jika dibandingkan dengan bra ukuran 32A. Uhuk. Pada GW13, Wala Wala FC mengumpulkan 65 poin, hanya 2 poin lebih tinggi daripada FK69. Menjadi semakin menarik adalah karena pemilihan pemain kedua tim ini tidaklah bagus-bagus benar. Dalam skuad final, Wala Wala FC memiliki Jakupovic yang bernilai 0, serta Gibson dan Coutinho yang bernilai 1, plus Proedl, Bolasie, dan Hazard yang masing-masing bernilai 2. Total, Wala Wala FC hanya mendapat 8 angka dari ENAM pemain. Untungnya, pada sisi lain ada Costa (5 poin), Austin dan Walcott (9 poin), McAuley (10 poin), dan kapten Aguero (12 poin, kali dua jadi 24!). Semakin menarik karena ternyata FK69 tidak kalah berbeda. Tercatat baik Wala Wala FC maupun FK69 memiliki McAuley, Walcott, Coutinho, dan Austin, lebih dari 25% komponen tim adalah sama.
 
Kesialan FK69 hanya 1, yakni penempatan kapten. Coutinho pada Wala Wala FC beroleh poin 1, dan karena dijadikan kapten oleh FK69 maka nilainya 2. Sekadar gambaran, jika kapten itu digeser dari Coutinho ke Firmino saja hasilnya bisa berbeda. Countinho normal jadi 1 poinnya, sehingga poin FK69 menjadi 62, namun nilai Firmino yang 3 itu jika ditambahkan 3 lagi akan menyebabkan angka sama. Dengan menggunakan dominasi minus tersedikit, maka boleh jadi FK69 yuara karena minusnya hanya 8, sedangkan Wala Wala FC 12.
 
Apa daya, itu tadi cuma simulasi. FK69 tetap kalah. Heuheu.
 
Secara statistik, keberhasilan Wala Wala FC menjadi yuara GW memberikan khasanah baru karena akhirnya ada 8 tim yang bisa menjadi yuara GW. Hal ini penting sekali karena sekarang baru ada 4 manajer yang meraih yuara GW lebih dari sekali. Gumregah United bahkan sudah 3 kali. Dengan demikian masih ada 9 tim lagi yang masih ngimpi rasanya menjadi yuara GW. Diantara masih ada nama besar seperti Summon (yuara HtH Ultimate musim lalu), archie's babes (di klasemen sementara justru ada di posisi 3, konsisten poin besar, namun tidak sebesar yuara GW), plus Doa Mama Season V yang musim lalu nyaris setengah musim menguasai klasemen.
 
Soal minus, Gede Bage Calcio II kini bersaing dengan minusnya FK69 yang sudah 27 kali menggunakan transfer tambahan. Di bawah mereka persis ada Jong Celebes dengan 25 kali.
 
Dari sisi finansial, konstelasi belum berubah. Hanya Beuh Bebel yang konstan tidak kurang biaya karena saldonya hasil yuara GW pekan lalu justru ditambahi oleh Wala Wala FC sebagai dampak kekalahan HtH. Minus 12 Wala Wala FC berhasil di permainan normal namun kandas di HtH. Ini tentu pelajaran banget bagi manajer FPL Ngalor Ngidul.
 
Ya, kiranya demikian saja. Semoga ke depan semakin seru!
 
Ciao!

26 November 2016

[WAG] 11 Pasangan Cantik Kiper Liga Inggris

Layaknya para manajer FPL Ngalor Ngidul yang tampan-tampan, demikian pula kiranya para kiper di Liga Inggris. Dan karena mereka tampan, maka hampir pasti pacar maupun istri mereka adalah wanita-wanita cantik dan ciamik. FPL Ngalor Ngidul memilih 11 wanita yang cantik-cantik dan menjadi pendamping para kiper di Liga Inggris untuk mengarungi hidup. Tsah.
 
1. Marine Lloris (Hugo Lloris)

Kapten tim nasional Prancis yang juga adalah benteng terakhir Tottenham Hotspur, Hugo Lloris, bertemu istrinya Marine pada tahun 2002 dan menikah pada 2012. Marine merupakan pemilik Manege en Sucre, sebuah perusahaan yang memproduksi pakaian anak usia delapan bulan hingga 12 tahun.
 
2. Anna Grygier (Lukasz Fabianski)
 

Mantan kiper Arsenal yang sekarang mengawal gawang Swansea, Lukasz Fabianski menikah pada tahun 2013 dengan Anna Grygier setelah 8 tahun bersama.
 
3. Edurne Garcia (David de Gea)
 

Berusia 31 tahun alias cukup jauh lebih tua daripada David de Gea, Edurne Garcia Almagro dikenal secara profesional sebagai Edurne. Dia adalah penyanyi, aktris, dan presenter televisi. David de Gea seolah mengikuti jejak Sergio Ramos maupun Cesc Fabregas yang menjadi brondong kala memacari Edurne sejak 2010.
 
4. Flavia Gomes (Heurelho Gomes)
 

Kebangkitan Heurelho Gomes dari status kiper terbuang menjadi salah satu kiper mumpuni Liga Inggris diakui sebagai dampak dari kinerja baik istrinya, Flavia, dalam menyiapkan pola diet yang mantap.
 
5. Carla Pardo (Claudio Bravo)
 

Ibu dari 4 anak Claudio Bravo ini merupakan teman masa kecil kiper Cile tersebut. Keduanya telah bersama sejak Bravo masih meniti karier di Cile, termasuk yang terkini baru saja melahirkan Emma pada April 2016.
 
6. Kim Stekelenburg (Maarten Stekelenburg)
 

Wanita cantik ini merupakan pendamping kiper Belanda, Maarten Stekelenburg, dan setia dalam suka maupun duka termasuk kala Stekelenburg mengalami periode suram di AS Roma.
 
7. Yolanda Cardona (Victor Valdes)
 

Istri mantan kiper Barcelona, Victor Valdes, ini merupakan salah satu sosok kesohor di negerinya. Terkini, dia dan Valdes meluncurkan aplikasi semacam Tinder.
 
8. Martina Cechova (Petr Cech)
 

Ini adalah wanita yang menganggap tabrakan Petr Cech dengan Stephen Hunt (Reading) yang meremukkan tulang tengkorak Cech sebagai hari terburuknya. Wanita yang kurang lebih seumuran dengan Cech ini berasal dari keluarga atlet. Merupakan teman masa kecil Petr Cech dan telah bersama sejak 2003.
 
9. Sara Mannei (Artur Boruc)
 

Wanita cantik ini adalah istri kedua Artur Boruc. Eh, istri lagi sesudah pernikahan pertama cerai. Gitu maksudnya.
 
10. Stine Gyldenbrand (Kasper Schmeichel)
 

Ibu dari dua cucu Peter Schmeichel, Max dan Isabella, ini sejatinya adalah seorang bidan lulusan University of Chester dan sempat bekerja di sebuah rumah sakit dekat Birmingham.
 
11. Annelie Alpert (Loris Karius)
 

Model seksi ini adalah pendamping kiper baru Liverpool, Loris Karius. Sudah bisa dipastikan jika Liverpool juara, Annelie pasti juga akan semakin angkat nama.
 
Nah, bagaimana? Cantikan mereka apa mantan kamu?

23 November 2016

[Analisis] 20 Fakta Unik English Premier League Hingga GW 12

1. Hingga GW12, Michail Antonio telah mencetak 6 gol dan keenam-enamnya menggunakan kepala!
 
Sumber: Sky Sports

2. Hanya ada 8 pemain yang selalu bermain penuh dalam 12 pertandingan, yakni Fernandinho, N'Golo Kante, Steve Cook, Gareth McAuley, Michael Keane, 
Wes Morgan, Charlie Daniels, dan Ben Gibson.
 
3. Ashley Barnes dan Yaya Toure adalah pencetak dengan total menit bermain di bawah 90 menit.
 
4. Xherdan Shaqiri telah mencetak 3 gol, dan ketiganya merupakan tendangan dari luar kotak penalti.
 
5. Zlatan Ibrahimovic telah bermain 11 kali dengan total tendangan ke gawang sebesar 59 kali, alias setiap pertandingan minimal 5 shot. Adapun akurasinya standar, 51%. Berikutnya ada Coutinho, Sergio Aguero, Diego Costa, serta Christian Eriksen.
 
6. Jagoan assist adalah Kevin De Bruyne dengan jumlah 7. Di bawahnya ada 5 orang dengan masing-masing 5 assist yaitu Adam Lallana, Nemanja Matic, Coutinho, Pedro, dan Wilfried Zaha.
 
7. Suhunya membahayakan lawan via operan kunci adalah Dimitri Payet dengan 39 key passes, disusul Dusan Tadic dan David Silva.
 
8. Ada 11 orang yang telah mengoleksi 5 kartu kuning yaitu Winston Reid, Jonny Evans, Jose Holebas, Claudio Yacob, Adam Smith, Marko Arnautovic, Gaston Ramirez, Idrissa Gueye, Jordan Henderson, Gareth Barry, dan Danny Rose.
 
9. Kiper yang paling doyan terbang untuk menyelamatkan bola ternyata Artur Boruc dengan 26 kali terbang dari 32 penyelamatan yang dilakukan. Tom Heaton menyusul dengan 25 kali melayang dari 44 peluang gol yang digagalkan. Sementara itu baru Tom Heaton dan Adrian yang membukukan penyelamatan dengan kaki lebih dari 1 kali.
 
10. Kiper yang paling sering ketemu penalti adalah Maarten Stekelenburg dan Lukasz Fabianski. Kiper Belanda berhasil menghalangi 2 tendangan, kiper Polandia 1 saja.
 
11. Claudio Bravo dan Simon Mignolet baru bertemu 1 penalti dan berhasil menggagalkannya.
 
12. 5 dari 30 gol Liverpool dalam 12 pertandingan dihasilkan via tendangan jarak jauh.
 
13. Crystal Palace kebobolan 6 gol dari tendangan luar kotak penalti.
 
14. Baru Everton dan Stoke City yang mencetak gol free kick langsung lebih dari sekali. Sedangkan Bournemouth justru berhasil mencetak 4 gol dari set pieces samping.
 
15. Waspadai tendangan sudut West Bromwich Albion dan West Ham, 5 kali mereka mencetak gol via kemelut tendangan sudut.
 
16. Liverpool menjadi tim yang paling banyak mencetak gol via set piece dalam 12 pekan pertama yakni 12 kali.
 
17. Liverpool, Everton, dan Chelsea menjadi tim dengan akurasi tendangan lebih dari 50%.
 
18. Manchester City dan Liverpool menguasai bola masing-masing 59% dan 57% dalam 12 pertandingan awal ini.
 
19. Slaven Bilic mungkin bingung dengan lini belakangnya dan berniat main sendiri karena timnya telah membuat 5 kesalahan yang berujung gol. Liverpool kalah sedikit.
 
20. Termasuk juga bahwa West Ham merupakan kolektor kartu kuning terbanyak (34) dan disusul Watford (30).

Diolah dari: Squawka

22 November 2016

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW12: Runtuhnya Formasi Kami

Tampaknya nyaris seluruh pemain FPL sedang kacau. Betapa tidak, tantenya Alfred Riedl sekalipun tiada akan menyangka bahwa Yaya Toure akan main dan mencetak dua gol. Belum lagi perihal suramnya kinerja pemain seperti Sergio Aguero dan Eden Hazard, apalgi Kyle Walker. Hal itu jelas terjadi pada FPL Ngalor Ngidul.
 
Gambaran sederhananya begitu tampak dalam liga HtH, kala Average--dalam FPL Ngalor Ngidul disebut sebagai Avengers--berhasil menang melawan yuara 3 kali berturut-turut di FPL Ngalor Ngidul, Berkah FC. Avengers sendiri hanya punya poin 40. Bayangkan, 40 saja menang. Sekadar untuk lebih menggambarkan bosoknya GW ini adalah bahwa nilai 40 si Avengers itu berasal dari angka rata-rata poin seluruh tim di FPL Ngalor Ngidul Ultimate yang hanya 40,4 alias paling rendah sepanjang terselenggaranya FPL Ngalor Ngidul. Lebih buruk dari GW3 kala Gumregah United menyuarai GW hanya dengan 61 poin. Kala itu rata-rata poin liga adalah 61,7.
 
Sekaligus untuk menambahkan lebih remuknya liga akbar ini adalah bahwa angka 40 si Avengers itu jika bermain di GW2 FPL Ngalor Ngidul musim ini, dia akan menjadi tim dengan poin terburuk. Satu-satunya penghiburan di GW sialan ini adalah ketika yuara musim lalu, PSKPS terjerembab dengan nilai 27, angka yang masih lebih baik dari yuru kunci GW6 (Berkah FC) dan GW8 (Orak Arik FC) yang mengemas 25 poin.
 
Beuh Bebel berhasil meraih yuara GW-nya yang kedua musim ini, sekaligus untuk mengembalikan minus finansial yang dialaminya. Kunci kemenangan Beuh Bebel tidak pada 1 pemain saja. Dari sisi defensif, Beuh Bebel berhasil mengemas 27 poin, alias 3 bek dan 1 kipernya saja sudah sama dengan 11 pemain PSKPS. Fraser Forster dan Gareth McAuley mengemas masing-masing 6 poin, adapun Jose Fonte mengemas 8 dan Charlie Daniels membukukan 7.Sisanya, Beuh Bebel merenggut masing-masing 9 poin dari Glyfi Sigurdsson dan Diego Costa, serta poin tertinggi (10) dari Juan Mata. Kapten Beuh Bebel sendiri tidak berbuat apa-apa, hanya dapat nilai gelandang standar yakni 2 kali 2 sama dengan 4


Adapun beberapa manajer ketiban sial karena mencadangkan pemain berpoin tinggi, semisal Berkah FC dengan Etiene Capoue (10 poin) pada cadangan ketiga atau Doa Mama Season V yang mencadangkan kiper terbaik GW ini, Pickford.
 
Hasil buruk secara keseluruhan ini juga berimbas kepada kinerja masing-masing manajer di klasemen dunia. Dari 5 besar FPL Ngalor Ngidul, hanya Gumregah United yang posisinya naik di klasemen global. Sisanya, Berkah FC, archie's babes, Jong Celebes, dan Doa Mama Season V turun posisinya dalam persaingan dunia yang fana.
 
Sementara itu kuartet maut Plentus FC, Yuara FC, Ronarid FC, dan FK69 masih berasyik masyuk di dasar klasemen, baik itu klasemen FPL-nya maupun klasemen finansial yang hanya ada di FPL Ngalor Ngidul. Tampaknya, keempat tim ini tidak terlalu bermasalah dengan finansial sehingga dengan rela hati hendak menyumbang kepada teman-temannya yang membutuhkan. Padahal, salah satu dari kuartet itu harus membayar sinamot. Bagaimana bisa?
 
Yah, namanya juga hidup. Ada datang, ada pergi. Ada gajian, ada tanggal tua. Ada kalanya poin tinggi, ada pula saatnya poin rendah. Sekarang tampaknya investasi akan digeber habis-habisan guna mengembalikan posisi setiap tim dalam FPL Ngalor Ngidul maupun dalam persaingan global menghadapi MEA.
 
Ciao!

15 November 2016

[Review] Serba-Serbi Kegagalan di Fantasy Premier League

Sama halnya dengan FPL Ngalor Ngidul, ternyata banyak peserta Fantasy Premier League yang merasakan saat-saat buruk dalam bermain FPL. Twitter resmi FPL yakni @OfficialFPL kemarin sempat membuat survei dan benar sekali bahwa member FPL Ngalor Ngidul juga merasakan beberapa hal yang sama.

Berikut beberapa kisah kegagalannya.

1. Mencadangkan Maarten Stekelenburg

Salah satu pertandingan paling diingat musim ini adalah kala Maarten Stekelenburg menepis penalti Kevin De Bruyne dan Sergio Aguero dalam 1 pertandingan. Nah, rupanya, dalam pekan itu ada yang punya kiper Everton itu dan menaruhnya di bangku cadangan, salah satunya @sdaniell4.

2. Punya 3 Pemain Bernilai Minus 1

Pemilihan pemain diakui bersama memiliki porsi terbesar dalam keberhasilan main FPL. Apa daya, terkadang pemain yang dipilih juga soak. Mending kalau cuma 1, ini malah 3.

 Tim Bianconeri ini hanya mengumpulkan 7 poin saja, susudara-susudara!

3. Mencadangkan Jermain Defoe

Sunderland memang terbenam, namun tidak dengan Defoe. Dia tetap jadi pilihan meski kadang suka digusur ke bangku cadangan. Apa daya, kala dicadangkan, eh dia malah mencetak gol. Dua pula, seperti yang dicurhatkan oleh @Lankysi ini.


4. Menjadikan Coutinho Kapten, Saat Liverpool Kalah

Liverpool awal musim sungguh jos! Arsenal dibabat sehingga logis jika Burnley dikira bakal kena babat. Maka triple captain boleh digunakan di sini. Apa daya, hasilnya malah bubrah. Liverpool kalah 2-0!

Well, pasti masih banyak kekesalan lain karena kegagalan penerapan formasi di Fantasy Premier League ini. So, setiap pekan begitu berharga. Mari kita saksikan!

06 November 2016

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW11: Kejayaan Liverpool dan Keunggulan Jong Celebes

FPL Ngalor Ngidul semakin hot! Persaingan papan atas begitu ketat, sementara persaingan papan bawah juga semakin kencang dalam doa. Investasi dalam rupa minus digelontorkan banyak manajer di FPL Ngalor Ngidul, ada yang berhasil namun banyak juga yang kandas.
 
Pada GW11 tertahbislah Jong Celebes sebagai yuara GW. Sebuah bukti investasi dahsyat bersama 3i karena sang manajer membuat 6 perubahan yang bermakna minus 20. Namun minus itu berbuah manis karena dengan angka 78, tim yang baru bersalin rupa dari nama PersiDjem Boet ini mengangkangi dua tim terdekatnya yakni Orak Arik FC (71) dan GEDE BAGE Calcio II (70).
 
Kemenangan Jong Celebes ini bersanding dengan keberhasilan Liverpool merangsek ke puncak klasemen English Premier League 2016/2017. Hal ini harus ditekankan karena baik kala masih bernama PersiDjem Boet maupun sudah bersalin rupa menjadi Jong Celebes, tim ini selalu memiliki setidaknya DUA pemain Liverpool. Dalam tim GW11 ini kebetulan ada Coutinho dan Joel Matip. Coba, sudah jelas Liverpool itu jarang sekali clean sheet, masih bisa-bisanya menggunakan Matip? Opo ora edan?

Tim-tim yang menggunakan pemain Liverpool memang sedang bahagia-bahagianya karena mendulang angka via Lallana, Coutinho, Firmino, dan Mane. Sesuai yang paralel dengan kebangkitan Jong Celebes sebagai Liverpudlian Anu Garis Keras.

Namun kunci kesuksesan seutuhnya dari Jong Celebes adalah penempatan Deden Hazard sebagai kapten. Dengan poin 19, jika dikali 2 menjadi 38, Hazard seorang diri sudah menyamai nilai yuara GW10 Ngodo FC. Bahkan jauh lebih besar daripada nilai yuara HtH Ultimate musim lalu, Summon yang cuma 28. Sekali lagi terbutki bahwa pemilihan kapten yang tepat adalah kunci utama kelanggengan rumah tangga.
 
Pergerakan GW11 sendiri sudah bisa dibaca sejak hari pertama, yang bisa disimak di video ini:


Menariknya, dua tim yang menginthili Jong Celebes menggunakan pola identik, yakni memiliki Hazard namun menobatkan Coutinho sebagai kapten. Selisih nilai mereka yang sampai 8 itu sebenarnya bisa membuat Orak Ari FC maupun GEDE BAGE Calcio II menyalip Jong Celebes. Lucu juga, padahal yang Liverpudlian itu manajernya Jong Celebes, kenapa justru dia memilih jalan yang tepat dengan menjadikan Hazard sebagai kapten alih-alih mantan pemain Inter.
 
Penggunaan minus memang layak menjadi fokus di GW ini karena tiba-tiba kita menyaksikan Gumregah United minus 56 alias 14 kali melakukan transfer ekstra. Sebagai tim yang selalu memberi penekanan pada coverage, Gumregah United rupanya rela berkorban guna meraih hasil baik yang sayangnya berwujud kebalikan via penurunan prestasi belakangan ini. Adapun jagoan minus masih dimiliki GEDE BAGE Calcio II dengan 104 poin minus alias 26 kali transfer ekstra, disusul FK69 dengan 23 transfer ekstra yang malah mendamparkan tim nubitol ini di dasar klasemen finansial dengan tagihan tiga kali lipat uang makan PNS.
 
Well, selengkapnya dari klasemen finansial, Gumregah United masih berkuasa di puncak berkat modal memenangi 3 GW, namun jika menyimak tren poin Gumregah United belakangan, perlu revolusi mental ala Asman Abnur untuk kembali ke jalur yuara. 

Dengan kemenangan Jong Celebes, maka kini sudah ada 7 tim yang menggenggam yuara GW. Gumregah United menjadi yang pertama dengan 3 GW, disusul Berkah FC dan Ngodo FC dengan 2 GW, serta Jong Celebes, PSKPS, Sepatu Perak FC, dan Beuh Bebel.
 
Yang harus bersiap-siap meminta izin transfer dari istri karena tagihan yang terus membengkak adalah Ronarid FC dan FK69. Adapun manajer Yuara FC sebagai peringkat finansial ke-15 seyogyanya juga harus minta izin ke istri untuk mengirimkan uang ke rekening pengumpul FPL Ngalor Ngidul. 

Apa daya, dia belum beristri.
 
Kiranya demikian saja, selalu saksikan keseruan FPL Ngalor Ngidul melalui website ini maupun dari fanspage-nya. Jangan lupa di-like, yha!
 
Ciao!

31 October 2016

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW10: Bench Boost Ngodo FC dan Terjerembabnya Gumregah United

FPL Ngalor Ngidul semakin seru saja dan semakin terbukti bahwa gelaran ini tidak bisa semata-mata menggunakan teori belaka. Keberanian untuk investasi dalam poin minus, permainan coverage, hingga pemilihan kapten yang tepat menjadi kata kunci. Oh, termasuk juga penggunaan salah satu dari empat bantuan yang disediakan. Hal itulah yang menjadi kunci keberhasilan tim gurem Ngodo FC untuk memenangi GW10 kali ini.
 
Menggunakan bala bantuan berupa bench boost, Ngodo FC memanen 19 angka dari Schmeichel, Gibson, dan Fachri Husaeni-nya Wales, Joe Allen. Sebenarnya, ada James Milner di bench yang bernilai nol, alias tidak semua bench digunakan, namun angka 19 tentu cukup besar untuk mencapai nilai 88 sekaligus mengungguli beberapa sesama tim gurem yang kebetulan bernilai tinggi seperti Ronarid FC (79) dan Yuara FC (66).
 
Pemilihan pemain yang tepat juga sebenarnya tidak baik-baik benar dilakukan oleh Ngodo FC. Bayangkan saja, dari 11 pemain, ada 5 pemain yang nilainya hanya 1. Iya, sebiji. Boruc, Cook, Rose, Fonte, dan Antonio total jenderal hanya menyumbang 5 poin. Jumlah sama juga disumbang duo Watford, Capoue dan Deeney. Nilai besar Ngodo FC hanya ditentukan oleh 3 pemain saja, yakni Sanchez (13 poin), Aguero (16 poin), dan kapten Lukaku (24 poin). Yah, begitulah, namanya juga beruntung.
 
Ronarid FC juga perlu jadi highlights. Selain karena selama ini tidak pernah dibahas karena memang tidak berprestasi, namun pilihan-pilihan pemainnya juga menjadi tim medioker ini meraih angka besar, 79. Patut diingat bahwa jika Ronarid FC meraih poin segitu pada GW1, GW3, GW4, GW6, GW7, GW8, atau GW9 maka dipastikan Ronarid FC menjadi yuara GW. Sayangnya tidak.
 
Mesakke.
 
Ronarid FC sendiri mendulang poin juga dari Allen, Sanchez, dan Lukaku, serta pembeda dalam diri Heaton, Coutinho, dan Costa. Sekali lagi, dalam FPL Ngalor Ngidul, pemilihan pemain yang tepat adalah kunci untuk meraih kesuksesan, karena kita tahu bahwa key of success adalah kunci kesuksesan!
 
GW10 juga ditandai dengan lengsernya tim sejenis Liverpool--legendaris nir gelar--Gumregah United dari puncak klasemen untuk direbut kembali oleh yuara 3 kali FPL Ngalor Ngidul, Berkah FC.


Dekadensi penampilan Gumregah United ini ditandai dengan pilihan absurd untuk menempatkan striker tua bertato, Zlatan Ibrahimovic, yang terbilang sudah cukup ditinggalkan di FPL karena kepemilikannya telah turun dari 50-an persen ke 30-an persen. Selain itu, penempatan Shaqiri sebagai kapten juga terbukti blunder karena sumbangan poinnya hanya 1, jika dikali 2 jadinya 2. Satu ditambah satu sama dengan dua. Praktis hanya Barragan, Holebas, dan Costa yang menyumbang angka di atas 6. Pada prinsipnya, di GW10 ini Gumregah United terjerembab sepenuhnya.
 
Adapun tampaknya tim spesialis juru kunci, Yuara FC, kembali lupa password. Setidaknya dibuktikan dengan tidak dilakukannya transfer pada GW ini, serta menempatkan Snodgrass yang cedera di line up dengan pemain pengganti lini pertama adalah Reid yang juga cedera. Namun beruntungnya Islam Slimani tidak dimainkan Opa Ranieri sehingga Vice Captain dikali dua, kebetulan posisi itu milik Aguero yang lagi keren. Tapi tetap saja, Yuara FC masih jauh bahkan untuk menempus batas atas zona merah.
 
Dari sisi klasemen finansial, Borbor O'Barabir sebagai pemilik Gumregah United masih berjaya di puncak dengan saldo dua kali lipat lebih penguni posisi ketiga yang kebetulan baru merangsek naik, Ngodo FC. Di tengah-tengah antara kedua tim yang jadi judul posting ini, ada Berkah FC. Tiga tim lain yang masih plus adalah PSKPS, Sepatu Perak FC, dan Beuh Bebel. Beuh Bebel dalam kondisi rawan karena jika GW depan kalah head to head, saldonya kembali fitri. Patut dicatat bahwa saldo minus FK69 semakin mengkhawatirkan, sudah nyaris 3 kali lipat uang makan PNS sehari. FK69 harus melakukan revolusi mental guna menghindari keterpurukan lebih lanjut.
 
Kiranya demikian saja review FPL Ngalor Ngidul GW10 ini. Nantikan keseruannya lagi pekan demi pekan hanya di fplngalorngidul.xyz. Selain itu, FPL Ngalor Ngidul juga memiliki fanspage. Jangan lupa di-like ya, kakak!
 
Ciao!

17 October 2016

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW8: Kemenangan Ketiga Gumregah United

Meskipun tidak pernah mampu menjadi yuara dalam 4 gelaran FPL Ngalor Ngidul yang telah lewat, manajer Gumregah United yakni Borbor O'Barabir tetap dikenal sebagai legenda. Ya, kalau di Liga Inggris itu levelnya mungkin Claudio Ranieri. Nyaris juara sering, juara beneran kagak.
 
Borbor O'Barabir yang memutuskan untuk meninggalkan Wes Ewes Ewes FC untuk membesut Gumregah United rupanya juga berlaku layaknya Ranieri musim lalu. Tim debutan yang disponsori oleh building supplies yang juga menjadi sponsor website ini tiba-tiba menjadi begitu kuat layaknya beton. Dari 8 GW yang sudah berlalu, Gumregah United memenangi 3 diantaranya alias nyaris separo. Termasuk kemenangan sengitnya dari Plentus FC di GW 8 ini.
 
Kedua tim sama-sama mengumpulkan angka 64, sesuatu yang baru kali ini terjadi sejak era FPL Ngalor Ngidul Ultimate, sehingga yang bikin rumus perhitungan jadi bingung. FPL Ngalor Ngidul sendiri telah menetapkan aturan bahwa faktor minus paling dekat ke nol menjadi pembeda jika kebetulan ada angka yang sama. Perbedaan 1 transfer tambahan menjadi faktor yang membuat Gumregah United memenangi GW ke 8 ini.
 


Pembelian berbeda dalam diri Lee Grant (Stoke) dan Charlie Austin (Southampton) yang menyumbang 20 poin menjadi pengungkit Gumregah United pada GW 8 ini.
 
GW 8 sendiri ditandai dengan suramnya nasib pengguna Sergio Aguero dan Christian Benteke. Kegagalan keduanya mengeksekusi penalti membuat nilai mereka minus 1. Bertambah suram kala beberapa tim menggunakan mereka sebagai kapten. Ada 3 tim yang terpaksa minus 2 karena menggunakan Aguero sebagai kapten, yakni FK69, GEDE BAGE Calcio II, dan Orak Arik FC. Plus ada banyak tim lainnya yang ikutan minus karena punya Aguero di lini depannya. Baik itu tim papan atas seperti Gumregah United dan PSKPS hingga tim semenjana seperti Ronarid FC, Yuara FC, Wala Wala FC dan Ngodo FC.
 
Untuk dua tim terakhir, kisahnya malah lebih bikin menangis. Jika tim seperti Beuh Bebel, archie's babes, PSKPS, dan Berkah FC hanya minus 1 karena juga memiliki Benteke, maka Wala Wala FC dan Ngodo FC harus merelakan pengorbanan mereka dikhianati oleh striker Belgia itu.
 
Ngodo FC tampaknya sudah geregetan untuk menyimpan wildcard lebih lama lagi, sementara tim-tim lain sudah menggunakan jurus maut itu. Pada GW 8 ini, Ngodo FC dengan mantap mengubah susunan tim via wildcard dengan tim ber-coverage tinggi. Sebelas pemain di line up berasal dari 11 klub yang berbeda. Tim medioker ini kemudian menempatkan Benteke sebagai kapten. Hasilnya? Jelas, minus dua.
 
Wala Wala FC tercatat minus 8 karena menggunakan 2 transfer tambahan, serta menempatkan Benteke sebagai kapten dengan menggunakan kartu truf triple captain. Hasilnya? Karena Benteke poinnya minus 1, jika dikali tiga, ya minus 3. Total jenderal, Wala Wala FC kehilangan 11 poin. Sebuah contoh pertaruhan yang gagal.
 
Dari klasemen finansial, Gumregah United berada sendirian di menara gading. Gadingan. Tim dengan manajer legendaris yang terbukti belum pernah yuara musim di FPL Ngalor Ngidul ini dikuntit oleh dua jawara, Berkah FC dan PSKPS. Kemenangan mengejutkan Ngodo FC dan Beuh Bebel beberapa GW silam masih menempatkan keduanya di papan atas. Di papan bawah, Yuara FC masih bersama-sama dengan FK69 dan Ronarid FC untuk bergumul dalam lumpur hisap degradasi. Kasihan.
 
FPL Ngalor Ngidul jelas semakin menarik dan untuk itu terus ikuti di website ciamik ini.
 
Ciao!

[Analisis] Tim Mainstream GW 8 FPL Ngalor Ngidul

FPL Ngalor Ngidul telah berada dalam langkah ke-8. Menyambung posting sebelumnya tentang tim mainstream di FPL Ngalor Ngidul, rupanya terjadi perubahan drastis. Ya, pembenahan tim di FPL Ngalor Ngidul begitu dinamis. Sama dinamisnya dengan yang lupa ganti kapten karena ke Gereja.
 

Masih 17 tim yang berlaga, dengan masing-masing 11 pemain dalam tim tersebut, alias slot sejumlah 187. Jika GW ke 7 hanya ada 66 pemain, maka pekan berikutnya bertambah menjadi 73 pemain. Jumlah yang menambah variasi 7 pemain, dari 17 tim. Angka yang cukup signifikan. Dari 73 pemain itu, 41 diantaranya sendirian dan menjadi bukti pembeda dalam poin-poin kritis.
 
Satu hal yang menarik misalnya pemilihan Yuara FC pada Islam Slimani sebagai kapten. Kemudian juga keberadaan Nemanja Matic yang ternyata membuat assist. Termasuk juga Redmond, Holebas, Grant, Eriksen, Callum Wilson, dan Austin, nyata-nyata memberi poin-poin besar.
 
Ronarid tetap memegang kunci sebagai tim mainstream dengan rerata 43,85%. Sedangkan Doa Mama Season V telah memcoba melakukan variasi hingga kini turun ke rangking 6 dngan 36,90%. Sepatu Perak FC masih menjadi tim antimainstream dengan rasio 12,83%, diikuti Ngodo FC dengan 20,32%. Yah, ini memang peringkat rerata persentase pemain yang digunakan. Namun keberadaan Ngodo FC dan Yuara FC di atas Sepatu Perak FC jelas menekankan kemediokeran kedua tim ini dalam kerasnya FPL Ngalor Ngidul.
 
Hal menarik lain adalah munculnya Gumregah United di peringkat ke-3 tim mainstream dengan rasio 39,57%. Pemuncak klasemen sementara dan yuara 10 musim silam ini memiliki Etiene Capoue, Kyle Walker, dan Sergio Aguero yang persentase kepemilikan oleh tim lain di atas 70%. Bahkan juga ada nama Michail Antonio dan Diego Costa yang juga dimiliki lebih dari 8 tim lainnya.
 
Cerdasnya, Gumregah United memberi faktor berbeda yang luar biasa. Ada nama Lee Grant (Stoke) yang tetiba clean sheet dan Charlie Austin  (Southampton) yang membuat brace. Sehingga mainstreamnya agak bermakna karena ada faktor pembeda yang tepat.
 
Gelar pemain terbanyak dimiliki di FPL Ngalor Ngidul yang tadinya milik Capoue kini dikudeta oleh bek Tottenham, Kyle Walker. Sebanyak 13 tim mempercayakan lini belakangnya dalam naungan Walker. Perjudian yang terbilang gagal karena poin Walker hanya 2.
 
Sementara minus dengan tragedi minus satu yang dialami oleh Christian Benteke dan Sergio Aguero, dampaknya juga besar karena beberapa tim memiliki mereka berdua. Aguero sendiri masih ada di 12 tim, sedangkan Benteke di 6 tim.

Opsi-opsi terbuka untuk menjadi lebih mainstream lagi pekan mendatang!

02 October 2016

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW7: Pertarungan Ketat Dua Jawara

Fantasy Premier League telah melewati Game Week 7 dengan menghasilkan kekalahan pertama untuk pemuncak klasemen, Manchester City. Investasi pada sosok Kun Aguero, pada akhirnya zonk karena striker lumbung poin itu mandul di pertahanan Tottenham Hotspur. Hal ini sekaligus menjadikan pemilik pemain bertahan Spurs mendulang angka, di FPL Ngalor Ngidul sendiri ada Hugo Lloris, Jan Vertonghen, dan yang paling mainstream Kyle Walker.
 
GW 7 ini dimenangkan melalui pertarungan ketat dua jawara yang pernah ada di FPL Ngalor Ngidul, yang secara kebetulan juga bertemu di head to head. Sama-sama bertaruh minus 4 untuk pertama kalinya sejak FPL Ngalor Ngidul digelar, Berkah FC dan PSKPS akhirnya membukukan angka 59 dan 60. Nilai 60 ini adalah poin yuara GW terkecil sejak FPL Ngalor Ngidul musim 5 digelar. 

Selisih 1 poin ini juga menjadi kemenangan paling dramatis yang terjadi dalam gelaran FPL Ngalor Ngidul musim ini. Hal yang sangat wajar karena dari 4 musim FPL Ngalor Ngidul sebelumnya, hanya dua tim ini yang bisa menjadi jawara dengan Berkah FC memenangi 3 diantaranya.
 
Seperti telah dibahas di web ini sebelumnya, baik PSKPS dan Berkah FC memiliki indeks mainstream antara 30-35%. PSKPS sendiri lebih rendah dengan 30,5% adapun Berkah FC 34,8%. Angka keduanya berada jauh di bawah Doa Mama Season V sebagai raja mainstream. Hal ini menjadikan persaingan ketat karena kesamaan di skuad keduanya hanya pada Etiene Capoue dan Michail Antonio yang kebetulan tidak berbuat apa-apa.


Distribusi poin keduanya terbilang merata. Pickford sebagai kiper Berkah FC misalnya, meski kebobolan namun membukukan 6 saves plus mendapat bonus poin 2, sehingga perolehannya sama dengan Petr Cech di pihak PSKPS. Poin-poin besar juga diperoleh Phil Jagielka, Roberto Firmino, Romelu Lukaku, dan Diego Costa di sisi Berkah FC. Sedangkan di PSKPS ada Wes Morgan, Kyle Walker, Nacer Chadli, Callum Wilson, dan Christian Benteke.
 
Pembeda keduanya adalah kapten. Pertaruhan PSKPS untuk menggunakan Chadli sebagai kapten berbuah manis karena dia memang peraih poin tertinggi. Seperti pernah juga dibahas di website ini bahwa Chadli adalah pilihan bijak untuk lini tengah. Adapun kapten Berkah FC adalah Alexis Sanchez yang kebetulan tidak bisa berbuat apa-apa di depan Tom Heaton.
 
Bersaing di level kedua ada Plentus FC dan Orak Arik FC dengan perolehan 56 dan 55. Sedangkan di papan bawah kita masih mendapati nama-nama klasik. Kecuali Doa Mama Season V di juru kunci (29), tim-tim seperti Ngodo FC (35), Wala wala FC (36), Summon dan GEDE BAGE Calcio II (37), dan dua pemain wajib: Yuara FC dan Ronarid FC (39), tetap konsisten di papan bawah.
 
Dengan penggunaan minus pertama kali oleh Berkah FC dan PSKPS, maka tim yang belum menggunakan transfer tambahan bersisa Orak Arik FC, Doa Mama Season V, dan Yuara FC. Sedangkan yuara minus tetap GEDE BAGE Calcio II yang sudah 15 kali melakukan transfer ekstra, alias lebih dari 2 per pekan, dan belum membuahkan apa-apa. 

Kasihan.



Dari klasemen finansial, kemenangan GW7 membawa PSKPS ke posisi ketiga, menyingkirkan dua kejutan, Ngodo FC dan Beuh Bebel. Gumregah United masih di puncak setelah saldo pekan ini imbang pasca kemenangan atas tim gurem, Ngodo FC. Secara nominal, Gumregah United meninggalkan Berkah FC meskipun keduanya masih ada di posisi teratas dengan bekal dua kali yuara GW. Tim yang harus bersiap membayar banyak kini mulai mengerucut ke dua tim, debutan Ronarid FC dan langganan pembayar Yuara FC.
 
Fantasy Premier League akan rehat untuk pekan depan demi jeda internasional. Transfer akan menjadi seru karena ini menyangkut pemain-pemain yang kemungkinan cedera di laga internasional itu. Jadi, simak terus keseruan FPL Ngalor Ngidul hanya di fplngalorngidul.xyz!
 
Ciao!