23 May 2017

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW38: Brace Gumregah United Demi Kemaslahatan Wirausaha di Klasemen Finansial

Langsung terakhir saja, yha. Harap maklum karena kesibukan mimin menservis "dewa", jadi ajang remeh seperti FPL diabaikan, sementara (dan selamanya). Satu hal yang penting adalah bahwa kali ini, di musim ini Berkah FC kembali yuara musim. Walau begitu, data membuktikan bahwa yuara musim tidak serta merta berbanding lurus dengan yuara finansial, sebuah kebijakan khas FPL Ngalor Ngidul.
Adalah legenda yang tidak pernah yuara musim, Gumregah United, kembali mengemuka semakin di depan seperti layaknya Perindo untuk menggeber brace yuara GW. Sesudah GW silam (tidak direview, karena malas) Gumregah United memecahkan rekor yuara GW dengan 195 poin, kini Gumregah United kembali tembus 100 poin, tepatnya 100 poin. Pencapaian yang menempatkan Gumregah United hanya selisih 6 poin dengan yuara musim, Berkah FC.
Gumregah United dengan habisnya chips menggunakan 3 transfer tambahan (minus 12) untuk bisa mengumpulkan 102 poin. Gumregah United sayangnya masih membukukan poin kecil dalam diri Forster, Mawson, dan Holding. Adapun Gumregah United mendulang poin dari Kompany (13), Clyne (6), Alli (11), Coutinho (10), Sanchez (9), Kane (17), Jesus (22), dan Vardy (9). Patut disimak bahwa transfer yang digunakan oleh Gumregah United terbilang mendulang poin. Kompany (13) jelas mengungguli Yoshida (2) yang dijual. Dari sini sudah bonus 11 poin. Coutinho (10) beda tipis dengan Hazard (9), sehingga minus 12 sudah impas dengan dua transfer ini. Ada juga transfer Vardy (9) yang unggul 5 angka dari Costa sehingga bonus sudah ada 5 poin, dan sayangnya Gumregah United membeli Clyne (6) dengan menjual Davies padahal Davies dapat 8 poin. Walhasil, minus 12 dari Gumregah United hanya berdampak positif di klasemen week per week, sedangkan secara akumulatif bikin rugi.
 

Sungguh disayangkan, padahal Gumregah United punya kesempatan yuara GW. Sekarang, jika saja transfer Davies tidak dilakukan otomatis poin 2189 itu tadi bisa bertambah 4 menjadi 2193 dan karena Davies tidak jadi dijual otomatis poin 8 diperoleh Gumregah United dibandingkan dengan Clyne yang 6, sehingga poin Gumregah United menjadi 2195. Demi menambahkan unsur dramatis, Gumregah United masih penyimpan Darren Fletcher (5 poin) dan Ndidi (2 poin) di bangku cadangan. Jika mereka berdua yang dipilih dan bukan Holding. Otomatis, Gumregah United biasa yuara musim dengan selisih 1 poin. Kebangkitan pekan lalu pada akhirnya sia-sia dalam perspektif yuara musim. Terlebih Gumregah United sebenarnya sudah diuntungkan Berkah FC yang bench boost tapi yang dipasang adalah Blind, Ake, dan King yang poinnya ndok semua.
Kebangkitan Gumregah United sendiri terbilang terlambat layaknya Tottenham Hostpur yang menggila di dua pekan terakhir tapi tidak bermakna apa-apa. Untunglah, kemenangan di pekan terakhir ini menempatkan Gumregah United sebagai yuara klasemen finansial yang musim lalu dipegang Summon.
Sesudah ini, admin akan melakukan review tentang hal-hal menarik sepanjang musim. Mohon dinantikan dengan sabar, tawakal dan rajin menabung.

21 April 2017

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW33: Kudeta Gumregah United

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW33: Kudeta Gumregah United
Sesudah dikudeta dari pucuk pimpinan seperti halnya DPR--lalu kemudian balik lagi--atau DPD--lalu kemudian rakyat bertanya-tanya guna DPD itu apa--tampaknya Borbor O'Barabir selaku manaher dari Gumregah United begitu jengah. Tanpa tedeng aling-aling, Gumregah United langsung mengangkangi Beuh Bebel kembali. Sebuah pembalasan dalam waktu singkat oleh legenda FPL Ngalor Ngidul namun tidak pernah yuara musim ini.
 
AU WIS MALES MAEN FPL. HIH!
 
By the way, yang saya maksud adalah klasemen finansial di FPL Ngalor Ngidul. Kalau klasemen umum masih dikuasai Berkah FC (lagi) dengan selisih nyaris 100 poin dari Gumregah United di posisi kedua dan 510, ehm, LIMA RATUS SEPULUH POIN dari FK69 di juru kunci klasemen ultimate. Tampaknya, Berkah FC hanya tinggal menunggu waktu untuk bisa jadi yuara musim lagi, kecuali kemudian ada tragedi triple captain layaknya musim-musim lalu terjadi pada Robin van Persie, Gareth Bale, dan Kunti Aguero. Triple captain yang mengubah banyak hal.
 

Gumregah United terbilan terlalu dominan karena berselisih 14 poin dengan Orak Arik FC di posisi kedua. GW33 memang nyaris tanpa perlawanan. Bermodal minus 8, Gumregah United mendulang poin dari Ben Davies, Roberto Firmino Utino, Leroy San(g)e, Dele Alli, Jamie Vardy, Romelu Lukaku, dan H. Kane. Pemilihan kapten menjadi kunci karena Kane sendirian meraih 24 poin dalam posisinya sebagai kapten.
 
Pemilihan Ben Davies sendiri begitu penting karena dia sendirian di sisi kiri Spurs, termasuk juga memainkan Firmino alih-alih Coutinho yang jelas-jelas bagus karena mantan pemain Inter. Gumregah United juga memetik kebangkitan Leicester City dengan total 11 poin dari Vardy dan pemain yang ada dimana-mana, Ndi(n)di. Di Gumregah United ada 2 pergantian otomatis yakni Alonso yang digantikan Maya Yoshida dan Theo Walcott yang digantikan pemain yang ada dimana-mana itu tadi.
 
Untuk sekadar menambah kepahitan, mari kita sekali-sekali membahas Orak Arik FC yang tidak pernah yuara itu. Kiper sudah sama dengan Gumregah United, yakni Lee Grant yang musim ini sukses bikin Stoke City lupa sama Jack Butland. Selain itu, Orak Arik FC juga punya Dele Alli, Ndidi, Vardy, dan Kane yang sama persis Gumregah United. Faktor pembeda tentu saja selisih 8 poin dari kembar beda nasib Firmino dan Coutinho karena vice captain Orak Arik FC tersebut hanya mendulang 3 angka. Seain itu pula, faktor Romelu Lukaku menjadi pembeda. Terlebih di luar itu Orak Arik FC hanya mengandalkan Joshua King dan Wilfried Zaha yang poinnya minion.
 
INI KENAPA DARI TADI MAU NULIS ORAK ARIK FC JADI ORAK ARIF FC SIH? MBEL.
 
Pertarungan menjadi tidak lagi begitu sengit karena jarak sudah dibentuk layaknya jarak Anies dan Ahok. Ah, bukankah para pecundang lain sudah melawan sehormat-hormatnya?
 
AHOKERS MENGHIBUR DIRI!
 
Jangan lupa bahwa pekan berikutnya akan berserakan double GW, diawali dua game yang akan dilakoni Crystal Palace dan Middlesbrough. So, jangan lupa beli Negredo! Merdeka!

13 April 2017

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW30-31-32: Ganti Singgasana FK69, Beuh Bebel, dan Ronarid FC

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW30-31-32: Ganti Singgasana FK69, Beuh Bebel, dan Ronarid FC
Mohon dimaafkan kesalahan admin untuk belum mengupdate review dalam 3 pekan. Perlu diingat bahwa dalam tiga hari ada perayaan Tri Hari Suci. Sesungguhnya selain kesibukan untuk fotokopi dan ganti-ganti print surat sekehendak bos sampai satu hutan habis, ihwal 3 itu ada faktor kebetulan yang kudus. Percayalah.
 
Pada GW30, FPL Ngalor Ngidul menempatkan FK69 sebagai yuara GW dengan selisih 8 poin atas Gumregah United dan Orak Arik FC di mposisi berikutnya. Adapun dalam GW ini lagi-lagi PSKPS tersungkur, kali ini bersama-sama dengan Beuh Bebel dengan 28 poin. Pada GW ini juga didapati hasil seri yang jarang-jarang terjadi di HtH yakni atas Berkah FC dan tim yang terakhir kali yuara GW adalah pada GW1 MUSIM LALU, Yuara FC.
 
GW31, singgasana diangkut oleh Beuh Bebel sekaligus membawanya ke puncak Golgota dalam klasemen finansial mengangkangi duo legenda Gumregah United dan Berkah FC. Beuh Bebel bahkan telah meraih 5 kali yuara GW. Sebuah fenomena karena bahkan tim sekelas archie's babes dan Plentus FC belum pernah meraih yuara GW. Sungguh dunia tidak adil. Hish.
 
Namun keadilan kiranya muncul di GW ke 32. Kali ini kisahnya mirip dengan GW29. Ya, Ronarid FC kembali meraih yuara GW. Kali ini untuk keempat kalinya dan dengan cara telikung ala pleboi seperti GW29 yang lalu. Kali ini Ronarid FC mengangkangi Berkah FC dengan selisih 1 poin saja. Berkah FC minus 4 sedangkan Ronarid FC minus 12. Keadilannya adalah dalam pertemuan di HtH. Selisih 1 poin tentu tidak relevan dengan selisih 8 angka. Dengan demikian, pedihnya ditikung sebenarnya sudah dibalas oleh Berkah FC di HtH.
 
Soal tikung menikung ini menarik karena sebenarnya susunan pemain kedua tim cukup berbeda. Di pertahanan Berkah FC punya Valdes, Alonso, McAuley, dan Yoshida. Keempat pemain ini menyumbang angka besar, 24. Dalam hal ini Ronarid FC kalah karena komposisi Grant, Davies, Gibson, dan McAuley hanya menghasilkan 16 angka saja. Ronarid FC memilih kapten Hazard yang menghasilkan 20 angka, ditunjang King, Alli, dan Zaha yang ketiganya memberikan 28 poin. Sedangkan lini tengah Berkah FC hanya memiliki Son dengan nilai 19. Adapun Sane, Sigurdsson, dan Sanchez hanya memberi 7 poin. Lini depan Berkah FC kembali memberi angka besar dalam diri kapten Ibrahimovic (24) dan Lukaku 13, ditambah receh dari Gray (2). Sedangkan trio biru di Ronarid FC memberikan poin 26 yang separuhnya milik Lukaku dan sisanya patungan Vardy dan Costa.


Apa yang menarik?
 
Tentu saja karena jadwal menempatkan Arsenal melawan Crystal Palace di match terakhir. Dan sebelum pertandingan itu Berkah FC sudah memiliki poin 87 dan Ronarid FC baru 79. Penampilan Zaha yang menggila dengan dua assist kepleset bersamaan dengan buruknya performa Alexis Sanchez yang hanya mendulang dua poin. Wis, ketikung, dah.
 
Klasemen finansial pada akhirnya dikuasai oleh lima kapitalis yang mewakili konglomerat hitam pengemplang pajak sekaligus politisi busuk yang berkuasa. Ah, ekonomi!

22 March 2017

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW29: Kemenangan Ronarid FC Berkat Terpelesetnya Valdes

FPL Ngalor Ngidul masih eksis hingga GW29, masih bahagia bersama istri masing-masing, kecuali yang belum beristri. Secara umum poin-poin besar cukup banyak terjadi, terutama mereka yang memiliki Romelu Lukaku. Skor secara umum juga baik-baik saja, kayak nasib mantanmu.
 
Peran Lukaku tentu tidak bisa diabaikan karena tiga besar GW ini dikuasai oleh tim yang menjadikan Lukaku sebagai kapten, yakni Ronarid FC, Plentus FC, dan Berkah FC. Yang lain numpang nonton saja, gitu.
 
Satu hal yang menarik dari GW ini adalah lagi-lagi Plentus FC nyaris juara. Bahkan sebenarnya sampai GW nyaris berakhir pun Plentus FC sudah yuara. Sayang seribu sayang, sebuah momen pekok membuyarkan semuanya.
 
Mari kita analisis.
 
Plentus FC menggunakan bench boost dengan total nilai 87. Lukaku menyumbangkan 32 poin, sama persis dengan Ronarid FC. Di pertahanan, Plentus FC meraih 14 poin dari Daniels, Coleman, dan Azpilicueta. Sayangnya Kone yang sebenarnya timnya clean sheet gagal bermain. Plentus FC juga meraih angka besar dari James Milner, Joshua King dan Dele Alli yang sudah 24 poin sendiri, meski keteteran di lini depan dengan Christian Benteke (pemain yang masuk daftar untuk dipertaruhkan di panditfootball.com tapi gagal) dan Jermaine Defoe yang hanya mendulang 2 poin. Sebelum gawang David de Gea dibobol The Boro, sebenarnya nilai Plentus FC sudah 91. Sip.


Plentus FC

Dengan komposisi pemain yang serupa dalam diri Alli, Lukaku, King, dan Coleman, otomatis sisanya jadi pembeda. Kiper Pickford beroleh 10 poin cukup untuk menutupi kegagalan Troy Deeney meraih poin dan Diego Costa yang cuma dapat sebiji. Nah, pada saat gawang MU belum kebobolan, nilai Ronarid FC adalah 88. Dalam posisi ini Plentus FC sudah siap jadi yuara GW untuk pertama kalinya.

Ronarid FC
Apa daya, kemudian The Boro mencetak gol, sehingga nilai Plentus FC berkurang 4 dari De Gea menjadi 87, tapi Ronarid FC juga begitu, berkurang 4 juga jadi 84. Sampai titik ini Plentus FC masih yuara.
 
Masalah terjadi ketika dalam sebuah serangan balik MU yang sebenarnya gagal, bola diumpan ke Victor Valdes yang mengambil ancang-ancang untuk menendang sejauh-jauhnya. Lantas dia kepeleset. Bola nganggur itu jatuh ke manusia bernama Antonio Valencia yang dimiliki oleh Ronarid FC (dan juga Berkah FC, sebenarnya).


Gol Valencia menggeret poinnya dari 2 ke 8 yang otomatis melemparkan Ronarid FC ke atas Plentus FC. Lagi dan lagi, Plentus FC kandas. Kasian.
 
Dari sisi finansial, Ronarid FC naik ke posisi 5, di bawah GEDE BAGE Calcio II, di atas Ngodo FC yang bersaldo fitri. Ya, hanya 5 manajer yang saldonya positif. Sisanya gembel, termasuk yang sudah yuara GW 2 kali seperti PSKPS dan yang yuara GW 1 kali dan 1 kali yuara bersama, Wala Wala FC dan FK69. Sementara itu, Plentus FC yang sudah berkali-kali nyaris semakin terperosok di jurang terdalam klasemen finansial dengan nilai minus setara minusnya Wala Wala FC dikali sepuluh. FPL memang keji.
 
Minggu ini FPL Ngalor Ngidul libur seiring liburnya Liga Inggris. Kemungkinan waktunya dapat dimanfaatkan untuk konsinyering, diseminasi, FGD, atau apalah itu kegiatan yang dibikin-bikin untuk menghabiskan uang rakyat. Bisa diadakan di Puncak, bisa di Bandung, bisa di Bali. Per 1 April 2017, kita siap menantikan duel maut berikutnya dan manajer juga kudu bersiap-siap dengan double GW dan juga siap-siap pada kenaikan harga taksi online. Fiuh. Nasib. Kasihan. Keji.
 
Ya, sudah. Ciao!

15 March 2017

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW28: Banjir Minus, Taruhan Gagal FK69, dan 3 Besar Finansial yang Semakin Seru

GW28 di FPL Ngalor Ngidul musim ini memang sialan. Selain Harry Kane yang cedera di kompetisi sebelah, sementara Kane adalah andalan sebagian besar manajer di FPL Ngalor Ngidul, jumlah pertandingan yang hanya 4 menjadi problematika tersendiri.
 
Apalagi, GW sebelumnya ada double GW yang melibatkan Manchester City dan Stoke City, sementara keduanya tidak bermain di GW sialan ini. Sebagian manajer telah berinvestasi banyak pada GW27 dan dihadapkan pada dilema tiada ujung di GW28 ini.
 

Maka jangan heran minus terbanyak berkeliaran, meski secara mengejutkan ada 3 manajer yang tidak minus sama sekali. Sebagian tim berusaha tampil moderat dengan memperhitungkan nilai klasemen, misalnya Orak Arik FC (1 transfer tambahan) atau PSKPS (2 transfertambahan). Ada juga yang agak banyakan dengan 3 transfer tambahan yakni Gumregah United, Doa Mama Season V, Summon, dan Ronarid FC. Yuara yang hattrick di GW berlalu, GEDE BAGE Calcio II bersama Plentus FC dan Yuara FC memakai 4 transfer tambahan. Ada juga Berkah FC, Wala-Wala FC, dan Ngodo FC yang mempreteli sebagian tim dengan 5 transfer tambahan.
 
Rekor minus tetap dibukukan oleh FK69 yang resmi merenggut gelar raja minus dari GEDE BAGE Calcio II. Jika GW lalu dia rekor 17 transfer padahal isi tim hanya 15, maka di GW ini dia minus 40 alias 10 transfer tambahan alias 11 transfer alias 1 tim utuh. Sayangnya, nilai yang didapat hanya 55, bahkan masih kalah dari Ronarid FC yang hanya minus 12. Taruhan FK69 sungguh gagal kali ini. Adalah Beuh Bebel dengan minus 28 alias 7 transfer ekstra yang merenggut gelar yuara GW berkat perolehan 71 poin, unggul tipis dengan Wala Wala FC. Regulasi FPL Ngalor Ngidul memang tidak menghitung minus untuk yuara GW sehingga taruhan besar dapat menjadi kunci kemenangan.
 
Dalam GW sialan ini terjadi perubahan struktur klasemen finansial, terutama dengan minusnya PSKPS. Kini, yang bersaldo plus hanya tinggal 5 tim. Itupun Ngodo FC saldonya hanya tinggal 10K alias sekali kalah lagi saldonya akan kembali fitri. Sesungguhnya pemerataan yang terjadi musim lalu sirna seutuhnya musim ini. Terlebih bahwa gelaran tinggal beberapa pekan lagi saja.
Karena GW-nya sialan, maka reviewnya pendek saja. Sampai juga di GW selanjutnya dan nantikan keseruan-keseruan pada double GW yang menanti di kemudian hari. Ciao!

08 March 2017

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW27: Hattrick GEDE BAGE Calcio II

Rekor menang beruntun Ronarid FC di musim ini tumbang oleh yuara GW 3 kali beruntun dari tim yang sebelumnya pecundang, GEDE banget BAGE Calcio II. Selain membukukan 3 kemenangan beruntun, poin kemenangan juga bertambah. Sebuah pencapaian mengejutkan dari tim semedioker itu.
 
Double GW dadakan menjadi kunci. Mengabaikan sabda dari Baginda Boris, Chocho Magnifico melepaskan coverage. Mari kita lihat susunan timnya:
 

GEDE BAGE Calcio II memiliki 3 tim dengan kuota maksimal 3 pemain di line up. Hanya ketambahan Gareth McAuley dan Sadio Mane (total 14 poin). Chelsea diwakili oleh Alonso, Pedro, dan Costa (17 poin), Manchester City melalui Caballero, Sane, dan Aguero (52 poin, dengan Aguero triple captain), Stoke City diwakili oleh Pieters, Arnautovic, dan Crouch (35 poin). Kombinasi 11 pemain 5 tim ini sesungguhnya nekat. Mari kita simak bagaimana GEDE BAGE Calcio II akan bersikap menyikapi GW mendatang.
 
Hal istimewa lain dari GW27 ini adalah pilihan FK69. Poin yang diraihnya adalah 96, sesudah melibatkan Bench Boost. Lucunya, di bench FK69 memiliki Josh Sims yang bahkan sudah 3 pekan tidak bermain. Agak lucu juga, sih. FK69 juga dirugikan oleh tidak mainnya Sterling dalam pertandingan versus Stoke City, walhasil sumbangan Sterling (kapten) hanya 12. Coba kalau yang dikapteni Lee Grant, tentu bisa berlipat ganda. FK69 juga secara mengejutkan menggunakan 2 pemain Leicester City yang musim lalu digdaya, Mahrez dan Vardy. Tapi terlepas dari semuanya itu adalah bahwa begini:
 

FK69 melakukan TUJUH BELAS KALI TRANSFER. Jumlah pemain saja 11 ditambah 4 alias 15. Ini rekor dunia! Jumlah transfer bahkan melebihi jumlah pemain! Dengan demikian, transfer tersebut berbuah MINUS ENAM PULUH EMPAT. Sungguh pertaruhan...
 
...yang gagal.
 
Di klasemen finansial, GEDE BAGE Calcio II merangsek menggusur Ngodo FC di posisi 4, sejajar dengan Beuh Bebel. Sedangkan Berkah FC dan Gumregah United masih asyik berdua-duaan di pucuk. Yang plus saldonya hanya tinggal 6, itupun PSKPS sedikit lagi minggir. Semakin seperti prinsip liberal, ekonomi dikuasai KAPITALIS! SEPILIS!
 
Ya sudah, begitu saja. Admin telah jengah sama hasil PSKPS. Bhay!

01 March 2017

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW25 dan GW26: Kebangkitan PKI, eh, GEDE BAGE Calcio II

Sesudah tampil suram dan melempem kayak tempe direndam kuah, akhirnya salah satu tim semenjana di FPL Ngalor Ngidul, GEDE BAGE Calcio II--yang sebenarnya lebih layak disebut sebagai Percetakan Negara Calcio II--akhirnya membukukan kemenangan. Tidak tanggung-tanggung, tim ini menyamai pencapaian tim medioker lainnya, Ronarid FC, yang meraih brace alias dua kali yuara GW beruntun setelah sebelumnya menderita kayak playboy patah hati di tengah lapangan Blok O.
 
Kemenangan beruntun GEDE BAGE Calcio II akhirnya mampu memupus kesalahan admin yang tidak mengupdate klasemen semata-mata kesibukan menghadiri pernikahan adik kandung. Ya kali adik lagi nikah, kita bikin review?
 
Pada GW25, GEDE BAGE Calcio II meraih 72 poin, hanya setipis cawet larang dengan FK69 yang sejauh ini baru meraih kemenangan 1,5 kali dampak fatwa dewan FPL sehingga kudu berbagi dengan Wala Wala FC. Di bawah FK69 ada pemuncak klasemen finansial dan klasemen beneran, Berkah FC. Sisanya? Merana di bawah, apalagi yuara musim lalu yang berasa Leicester City banget karena pada GW25 hanya meraih 30 poin saja, di bawah sendiri.


Adapun di GW26, GEDE BAGE Calcio II secara gemilang mengangkangi para pemilik kapten Harry Kane dan Sadio Mane untuk bisa meraih yuara. Ini pencapaian yang luar biasa karena biasanya poin yuara GW didongkrak oleh kapten. GEDE BAGE Calcio II sendiri masih memiliki 4 pemain bernilai 2 dan 1 pemain bernilai 6. Namun sisanya dahsyat! Tidak peduli tim lain memiliki Kane sebagai kapten yang berarti poin sudah 40 sendiri, GEDE BAGE Calcio II cukup dengan kapten Lukaku (12 poin sudah kapten). Keberhasilan McAuley dan van Aanholt di belakang sudah memberi 25 poin sendiri! Di GW26, nilai kedua bek GEDE BACE Calcio II, ditambah nilai Alonso dan Mane sudah menjadi nilai 1 tim Sepatu Perak FC!
 
Gaung GEDE BAGE Calcio II semakin kuat di tengah dengan sumbangan 23 poin hanya dari Pedro dan Eriksen. Pada akhirnya, Kane dan Lukaku memberi 32 poin, plus Costa jadi 38! Hanya Kane plus Lukaku saja lebih besar dari poin yuara GW1 musim lalu yang belum yuara-yuara lagi hingga kawin, Yuara FC.
 
Dengan demikian, konstelasi berubah di tengah. GEDE BAGE Calcio II dengan modal HtH bagus merangsek ke posisi keempat menggusur Ngodo FC dan PSKPS. Kini, yang bersaldo plus hanya 6 tim saja. Sedangkan saldo tim seperti archie's babes, Orak Arik FC, Yuara FC, dan Plentus FC semakin mengkhawatirkan. Harap sabar, ini ujian!
 
Sekian dahulu liputan admin yang lagi bertapa di Ciawi. Semoga berkenan di hati mantan-mantan bapak/ibu sekalian. Amin.

06 February 2017

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW24: Tuah Pengusaha dan -AH Masih Menggila

Sesudah pekan silam GumregAH United yuara GW, kini penguasa liga berikutnya yang unggul. FPL Ngalor Ngidul menjadi semakin membosankan. Ya, BerkAH FC kini menyamai GumregAH United dalam hal klasemen finansial, sekaligus keduanya masih berduaan saja di puncak klasemen. Sementara tim-tim lain semakin payah lajunya.
 
GW ke 24 kali ini agak mendingan. Gol-gol yang dicetak oleh pemain-pemain klasik seperti Ibra dan H. Kane membuat permainan jadi kembali berpoin tinggi. Buktinya, Berkah FC meraih yuara GW dengan nilai 80. Yang unik, di posisi kedua ada Wala-Wala FC dan posisi ketiga ada archie's babes. Tim yang disebut terakhir ini adalah tim pemuncak HtH yang sayangnya belum pernah yuara GW sama sekali, hingga GW ke DUA PULUH EMPAT. Suwi tenan.


Minus 8 yang dibuat oleh BerkAH FC sungguh berfaedah. Untungnya dia menempatkan pemain yang tepat terutama di lini depan. Sosok Lukaku, Jesus, dan Kane saja memberi nilai 46! Nilai yang bahkan lebih tinggi dari Sepatu Perak FC, FK69, dan Yuara FC. Ya, namanya juga tim semenjana.
 
Kebetulan sekali ada Sigurdsson, McAuley, dan Walker yang membukukan 21 poin sendiri. Sisanya biasa saja, termasuk Zaha yang poinnya 1. Poin 1 oleh 1 orang juga dimiliki Wala Wala FC di peringkat kedua oleh Baines. Sebenarnya Wala Wala FC ini salah kapten. Andai kaptennya geser ke Ibra, atau bahkan David de Gea saja, Wala Wala FC pasti sudah jadi jawara. Sayangnya kok tidak.
 
Adapun tim paling buruk GW ini adalah milik robert handsome, Ngodo FC. Pemilihan kapten jelas menjadi kunci karena di era Gabriel Jesus, dia masih saja menempatkan Aguero, sebagai kapten pula. Total jenderal poin 1 juga disumbang oleh Mee, Capoue, dan Matic. Yang poinnya 2 malah berjamaah 5 pemain (Gibson, Fonte, Firmino, Sanchez, dan Benteke). Masih mending Ngodo FC tidak memainkan Cook, soalnya minus 1. Nilai segini sudah hampir sama dengan nilai seorang Lukaku. Sungguh memalukan mengingat Ngodo FC adalah perwakilan paling jauh melaju di Cup, rupanya semenjana sekali. Memang bejo belaka.
 
Bilaaaa lukaku ini lukamuuuuu....
 
Klasemen finansial menempatkan duo AH, Berkah dan Gumregah, dengan saldo yang sama persis. Persis jauh benar dengan Beuh Bebel di posisi ketiga. Bahkan yang masih plus dalam gelaran ini hanya ENAM orang. Dua impas sedangkan sisanya minus. Kalau tidak berubah dengan semangat perubahan dari Partai Nasdem serta Gerindra dan Partai Idaman maka minus akan jadi semakin banyak dan banyak dan mbayar.
 
Ya, demikian dahulu. Admin mau minggat ke kampung. Jangan lupa formasi, gaes! Oya, ini habis gumregAH, lanjut berkAH, apakah itu berarti yang akan jadi yuara gubernur DKI adalah AHy?
 

04 February 2017

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW23: Poin Kecil Berjamaah

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW23: Poin Kecil Berjamaah
Sesudah akhir pekan diisi dengan Piala FA, sebuah nama yang jika disebut akan menjadi nama seorang gadis yang pernah memainkan hati seorang member kalahan FPL Ngalor Ngidul, maka rupanya banyak yang lupa formasi. Kebetulan pula banyak pemain yang tidak moncer. Walhasil, pada GW23 tercipta rekor terendah sebagai yuara GW. Ya, poin 49 saja cukup untuk yuara. Bandingkan dengan GW21 kala dua tim punya poin 93 dan itu saja butuh fatwa. Beuh. Selain itu, kita juga mendapati Gumregah United hanya mengumpulkan poin 24.
Kecil sama kecil, dah.

Yang sungguh dikasihankan adalah di bawah Berkah FC sebagai pemilik poin 49 ada dua tim gurem yakni FK69 (43) dan Yuara FC (42). Yuara FC secara luar biasa punya David Luiz yang tidak terpikirkan, tapi tetap saja nggak guna.

Kemenangan Berkah FC ditentukan oleh dua pemain saja: Jakupovic (11) dan Sigurdsson (13), ditunjang oleh Walker (6) dan Sanchez (4) Kapten Kane pun tidak baik-baik benar karena poin 4 sudah nilai kapten. Bayangkan, segitu saja yuara.


Nah, sekarang mari kita bahas tim dengan nilai terendah GW ini dan rasanya GW-GW lain sepanjang hayat FPL Ngalor Ngidul, Gumregah United dengan nilai 24.

Nilai tertinggi dibukukan Lee Grant dengan... jeng... jeng... 4 poin! Nilai yang sama dengan Alexis Sanchez dan kapten Ibra. Tiga orang 12. Maka, 8 sisanya juga hanya mengumpulkan 12 poin, termasuk Costa yang ndok dan Yoshida, Smith, dan Giroud yang menyumbang masing-masing 1. Sungguh, miris.

Meski terendah, Gumregah United masih ada di pucuk dan puncak untuk klasemen finansial, disusul oleh Berkah FC di peringkat kedua, menyusul Beuh Bebel. Jauh di bawahnya ada PSKPS, Ngodo FC, Wala-Wala FC, dan Ronarid FC yang masih plus. Doa Mama Season V kembali fitri, sisanya minus. Ini kapitalis! Perekonomian dikuasai Jawa dan Tionghoa!

Hingga saat ini masih ada 5 tim yang belum yuara GW sama sekali. Tim yang sempat nyaris menang seperti Orak Arik FC serta Plentus FC gagal perform, sedangkan archie's babes diuntungkan performa konsisten sehingga bisa ada di papan atas kumulatif. GEDE BAGE Calcio II, apalagi Yuara FC? Sudahlah, jangan ditanya.

Sudah ya begitu saja. Ane lelah. Bhay!

24 January 2017

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW22: Kemenangan Membosankan Gumregah United

Chelsea memetik keuntungan dari tersendatnya Tottenham Hotspur gegara dua blunder pekok Hugo Lloris. Hampir semakin untung kalau saja Alexis Sanchez tidak menceploskan bola pada tendangan nyaris terakhir versus Burnley. Adapun Liverpool rupanya tidak bisa kita harapkan karena berhadapan dengan Swansea yang jadi ladang pembantaian banyak tim, Si Merah malah kalah.
 
Nah, adapun tim legendaris tidak pernah yuara juga ada di FPL Ngalor Ngidul, namanya Gumregah United. Tim yang pertama kali muncul di FPL diantara para kontestan FPL Ngalor Ngidul. Tim yang tadinya bernama Wes Ewes Ewes FC ini selalu jadi unggulan di tiap liga dan selalu kalahan pada akhirnya.
 
Namun perubahan nama membawa barokah. Dari 22 GW, Gumregah United sudah menguasai 4 diantaranya, alias nyaris 20 pe Arsen. Sungguh dunia tiada adil karena sebenarnya ada archie's babes, Orak Arik FC, GEDE BAGE Calcio II, Yuara FC, dan Plentus FC yang belum pernah yuara GW. Kasihan.
 
Layaknya pekan-pekan membosankan lain, Gumregah United menguasai GW22 hanya dengan 69 poin. Nilai ini adalah tertinggi kedua dari capaian Gumregah United selaku yuara GW. Pertama kali yuara poinnya 78, kemudian 61, lantas 64. Kalau mau dibandingkan, poin 69 itu bahkan tidak ada apa-apanya dibandingkan angka 93 yang bikin heboh majelis pekan silam. Namun Gumregah United ada pada saat yang tepat karena yang lama lebih bosok lagi. Adapun Gumregah United bersaing ketat dengan tim yang perlahan menuju dasar klasemen, Sepatu Perak FC. Tiga angka memisahkan keduanya, angka yang sama dengan selisih yang diciptakan antara Sepatu Perak FC dengan duet Doa Mama Season V dan FK69.
 

Kesuksesan Gumregah United tentu saja dibantu penggunaan wildcard dan pemilihan pemain mumpuni dalam diri Gareth McAuley yang mendulang 12 poin sendiri. Alexis si penentu juga dimiliki oleh Gumregah United. Adapun dengan nilai rerata 6 tampil sederet pemain mulai dari Courtois, Smith, Chambers, Yoshida, Milner, dan Diego Costa. Adapun nama terakhir adalah kapten sehingga faktor ini menjadi pembeda Gumregah United dengan lainnya.
 
Adapun hasil ini mengangkat Gumregah United lebih tinggi di klasemen finansial, meninggalkan Beuh Bebel, apalagi Berkah FC, PSKPS, Ngodo FC, dan Wala Wala FC. Sedangkan tim seperti GEDE BAGE Calcio II dan Yuara FC ngalamat di-overlap macam Alex Yoong dahulu di Minardi.
 
Yah, segitu saja, admin lagi sibuk mereview laporan keuangan instansi. Daripada nanti saya tulis Aset Tetap Dibayar Di Muka pada saldo finansial, lebih baik kita sudahi. Ciao!

15 January 2017

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW21: Saat Penentuan Yuara GW Membutuhkan Fatwa

Musim kelima FPL Ngalor Ngidul sekaligus musim kedua yang menggunakan perhitungan finansial ini agak ribet. Sesudah 2 GW yang memunculkan dua tim berpoin sama hingga akhirnya penggunaan ketentuan minus paling minim dikeluarkan, kini muncul perkara lanjutan yang membutuhkan diskusi ketat dan tajam di jajaran petinggi regulasi FPL Ngalor Ngidul sehingga diputuskan bahwa...
 
Ah, nanti dulu.
 
Pekan ketat minggu ini ditandai dengan penampilan brilian Alexis Sanchez, Harry Kane, hingga Marcos Alonso. Beberapa kecele karena menggunakan Giroud yang sungguh disayangkan tersandung pada menit 60. Untungnya dia ditarik keluar sesudah mencetak 1 gol.
 
Pada klasemen FPL Ngalor Ngidul Classic, Berkah FC masih memimpin, diikuti oleh perwakilan perbatasan Indonesia dengan Australia, South Mountain dalam asuhan Octavianus dismas Baskoro. Liverpool-nya FPL Ngalor Ngidul, Gumregah United, ada di posisi ketiga. Selanjutnya @MilAnung7 dalam asu-han Anung Mahardhika mentas di posisi keempat. Di bagian kaki, Bianca Verde FC, Ronarid FC, Yuara FC, Sepatu Perak FC, dan Vler kuda bersaing sendiri seolah berada di divisi Liga Nusantara.
 
Baik di klasemen klasik dan ultimate, dua tim yang tadinya semenjana--dan sampai sekarang belum pernah menjuarai musim FPL, yakni FK69 dan Wala Wala FC sama-sama membukukan 93 poin. Angka yang sama persis.
 
Bagi FK69, angka 93 itu sudah maksimal, terutama karena cadangannya tidak ada yang bernilai bagus. Seandainya saja Wala Wala FC menukar Daniels dengan Reid, kita tidak perlu rapat dengan komisi fatwa karena otomatis skor milik Wala Wala FC akan mengungguli FK69.
 
Oya, sebelum dibilang penistaan, fatwa yang dimaksud dalam artikel ini adalah definisi kedua dalam KBBI V yakni 'nasihat orang lain', 'pelajaran baik', dan 'petuah'.
 
Angka sama-sama 93, jika dihitung minus tersedikit selintas saja maka FK69 menang. Soalnya minus dia ndok, Wala Wala FC minus 8. Masalahnya, ternyata minus ndok itu terjadi karena FK69 menggunakan wildcard. Hal ini yang menjadi perdebatan sengit dan ketat semacam GT-Man dalam sidang komisi disiplin, komisi judi, hingga komisi broker properti kurang sip bernama Fahmi Wicaksono.
 

Pada akhirnya, diputuskan bahwa terjadi yuara GW bersama. Sebuah keputusan yang sangat meng-Indonesia. Hampir mirip dengan kisah ikatan alumni STAN tempo hari yang sangat musyawarah mufakat itu.
 
Baik FK69 dan Wala Wala FC mendulang poin dahsyat dari Alexis Sanchez. Rupanya, kedua manajer terinspirasi dari kata-kata Anies Baswedan dalam debat Calon Gubernur DKI Jakarta. Selain, Alexis, kedua tim mendulang banyak poin dengan cara yang berbeda.


FK69 misalnya, mendapatkan poin besar dari Kane (17) dan Heaton-Eriksen (10). Sedangkan Wala Wala FC meraih angka tinggi dari Alonso (21) dan Antonio (15). Lebih seru lagi karena FK69 punya pemain dengan poin 0 yakni Van Aanholt. Sedangkan, Wala Wala FC mengandalkan 2 striker murah yang poinnya juga minimalis, Gray dan Negredo, masing-masing hanya punya 2 poin.
 
Keputusan juara bersama ini benar-benar merusak spreadsheet FPL Ngalor Ngidul seperti halnya 2 GW lain yang bikin perkara. Tapi itulah serunya FPL Ngalor Ngidul. Adanya dewan menyebabkan keputusan di luar regulasi yang telah ditetapkan musim lalu bisa diambil secepat kilat. Apalagi dewan FPL Ngalor Ngidul itu rerata isinya adalah pengusaha, hanya admin saja yang berprofesi sebagai tukang fotokopi.
 
Gumregah United dan Beuh Bebel lagi-lagi belum terusik di pucuk. Sementara Wala Wala FC merangsek ke nomor 6 dan FK69 mulai menihilkan minusnya yang tadinya banyak sekali itu menjadi lebih baik dari Sepatu Perak FC dan Jong Celebes. Dua nama yang disebut terakhir ini memang yuara antah berantah. Nggak jelas bau-bau pernah yuara GW.
 
Pekan depan, kita akan disuguhi partai-partai menarik, seperti halnya Partai Perindo. Liverpool diperkirakan mendulang angka dari Swansea yang belum mendapat kestabilan di bawah Paul Clement. Pelatih baru Hull diuji Chelsea nan garang. Nggak tahu apakah Diego Costa jadi dijual ke Tiongkok apa tidak. Masih ada pula duel sengit yang boleh jadi bikin Pep Guardiyola dipecat, Manchester City versus Tottenham Hostspur. Negredo dan Antonio berpotensi bunuh-bunuhan, apalagi West Ham sangat moncer di luar kandang. Mari mengatur hati, formasi, dan jiwa untuk menyambut pekan depan yang lebih luar biasa! Karena menabung tidak pernah rugi! 

Ciao!

04 January 2017

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW20: Pecahnya Telur FK69

Pada GW 20 akhirnya FPL Ngalor Ngidul kembali menelurkan yuara GW baru. Kali ini, pesakitan abadi dalam diri FK69 yang dimanajeri oleh MAWAR (sesuai arahan manajer Doa Mama Season V, mengingat citra FK69 sebagai pemuda rumah ibadah nan budiman) akhirnya lepas dari jebakan tidak pernah yuara GW setelah memenangi GW20 dengan sangat mutlak.
 

Meski tidak setinggi rekor Ronarid FC, namun capaian angka 86 milik FK69 sungguh menjadi catatan tersendiri. Pemilihan pemainnya sangat sweet. Mulai dari kiper sudah absurd tapi terbukti benar. Memilih Hugo Lloris yang berhadapan dengan Chelsea sejatinya bikin tetek dahi berkerut, namun nilai 6 berhasil diraih. Menjadi semakin unik karena di saat tim lain punya 2-3 pemain Chelsea, FK69 malah mengambil 3 pemain West Brom! Pilihan yang sama sekali tidak keliru karena 3 pemain WBA saja menyumbang nilai 25! Jadi, nilai 4 pemain saja sudah melampaui capaian Sepatu Perak FC dan Ngodo FC pada GW20 ini. Gol dari McAuley dan Brunt disuplai oleh Phillips. FK69 seolah bersinergi dengan Toni Pulis untuk memastikan bahwa 3 pemain WBA semuanya berpoin besar.
 

Pilihan terbaik sebenarnya jatuh pada Baines, sosok yang sama sekali tidak terpikirkan oleh manajer lainnya. Poinnya? 15! Sementara itu, FK69 masih punya 3 pemain dengan angka 7 yakni Sigurdsson, Alexis Sanchez, dan Kun Aguero. Aguero sendiri didaulat menjadi kapten, pilihan berani melihat GW sebelumnya Aguero melempem kayak titit habis mandi. Jangan lupakan juga peran Zaha dengan sumbangan 9 angka. Dari 11 pemain, FK69 hanya gagal di 2 striker yakni Christian Benteke dan Alvaro Negredo yang total keduanya menyumbang 3 poin. Tapi, kalau keduanya nggak main sekalipun, FK69 sudah yuara.
 
FK69 sendiri menjadi yuara di FPL Ngalor Ngidul Classic dan Ultimate. Selisih poin yang terlalu jauh menjadi kunci. Di liga klasik, FK69 mengangkangi teman satu etnis, Berkah FC. Demikian pula duo manajer Aria Digdaya dan Borbor O'Barabir serta MMB Utomo dan Libertus Tintus. Pada liga Ultimate, FK69 juga unggul jauh. Walau begitu, posisi FK69 masih terlalu jauh di bawah mengingat poin kecilnya di banyak GW dan begitu banyaknya investasi yang dikeluarkan dalam wujud minus.
 

GW20 di HtH Ultimate juga ditandai dengan kemenangan (lagi) dari Avengers, kali ini menumbangkan dua kali yuara GW, Ronarid FC. Adapun pada HtH FK69 bersyukur poin lawannya Wala Wala FC kecil. Jika tidak, bisa jadi nasib FK69 menyerupai Wala Wala FC sebagai yuara GW yang kalah HtH. Kejadian satu-satunya dan belum terulang lagi di FPL Ngalor Ngidul.
 
Konstelasi klasemen finansial pada liga Ultimate bergeser di bawah. FK69 kini ada di peringkat 12, meninggalkan 5 tim yang belum sekalipun yuara GW. Hal ini cukup miris karena pada saat yang sama musim lalu hanya PSKPS yang belum meraih yuara GW. Lima terdakwa itu adalah archie's babes, Orak Arik FC, GEDE BAGE Calcio II, Yuara FC, dan Plentus FC. GEDE BAGE Calcio II sendiri membukukan minus akumulatif yang sama dengan FK69, hanya beda nasib saja. Dengan 43 transfer tambahan, FK69 sudah meraih yuara GW meski masih tetap minus dari sisi finansial. Di atas masih dikuasai oleh Beuh Bebel dan Gumregah United, tiada lain.
 
Saatnya bagi manajer FPL Ngalor Ngidul berpikir panjang karena Piala Afrika 2017 akan dimulai, pemain-pemain Afrika yang lagi moncer seperti Zaha harus hilang dari peredaran untuk sementara. Masih ada nyaris dua pekan sebelum GW 21 dimulai. Mari istirahat dan melakukan KS!
 
Ciao!

02 January 2017

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW19: Beuh Bebel Menyamai Gumregah United

Sudah lama sekali sejak Gumregah United tidak yuara GW. Terakhir kali tim legendaris tapi tidak pernah yuara liga ini meraih yuara GW adalah GW 8 alias 11 GW lewat. Pada akhirnya, di GW19, Gumregah United disamai oleh Beuh Bebel. Kini di FPL Ngalor Ngidul musim terkini, keduanya sama-sama membukukan 3 yuara GW.
 
Berhubung formasinya sudah kelewat dan reviewnya agak terlambat jadi pembahasan formasi tidak dapat dilakukan. Sungguh kasihan.
 
Yang jelas, GW19 ini adalah GW nyaris yuara dari tim semenjana, Yuara FC. Beuh Bebel memenangi adu lari GW19 dengan skor kecil, 63 poin saja. Unggul 3 poin dari Yuara FC. Sejak awal musim, Yuara FC tidak pernah sedekat ini dengan yuara GW. Akankah nasibnya sama seperti Plentus FC yang beberapa GW begitu dekat dengan yuara GW namun pada akhirnya kandas melulu?
 

Di bawah Yuara FC ada Ngodo FC yang pada GW19 menjadi satu-satunya perwakilan FPL Ngalor Ngidul yang lolos ke tahap selanjutnya untuk Cup. Musim ini FPL Ngalor Ngidul memang bosok setengah mati. Musim lalu masih ada Berkah FC dan PSKPS serta beberapa tim lain yang melangkah cukup jauh. Kini, sesudah putaran kedua hanya sisa 1. Plentus FC dan FK69 gagal melaju ke babak berikutnya.
 
Adapun Avengers kembali memperlihatkan diri bahwa dia jagoan. Sudah dua pekan berturut-turut, Avengers menang HtH. Hal ini sekaligus menandakan kesenjangan ekonomi di pemerintahan Jokowi. Anggap saja begitu.
 
Dari klasemen finansial, kini Gumregah United terancam tergusur oleh Beuh Bebel dengan selisih saldo hanya 10K saja. Sementara PSKPS, Ngodo FC dan Ronarid FC sama-sama berselisih 20K. Sedangkan Sepatu Perak FC dan Jong Celebes masih tetap menjadi yuara GW yang telah minus. Kasihan sekali. Di sisi lain, archie's babes menyodok ke tiga besar klasemen klasik meski secara finansial terpuruk minta ampun.
 
Demikian review singkat alakadarnya ini. Semoga berkenan. Mohon dimaafkan, kan admin habis kena tipu puluhan juta dan belum ada yang menyumbang. Hiks.

30 December 2016

[Scout] Beli Siapa di GW19?

Menjelang akhir tahun, Liga Inggris semakin panas. Saatnya pula mendulang poin dan rejeki dari taruhan-taruhan yang dijalankan. Nah, dalam rangka FPL, berikut ini ada prediksi dari IB Times perihal siapa yang kudu dibeli di GW19.
 
1. Zlatan Ibrahimovic
 

Moncer kembali dengan poin 2 digit berulang selama beberapa GW terakhir. MU kebetulan berhadapan dengan Middlesbrough yang Victor Valdes dan deretan beknya tidak bagus-bagus benar. Apalagi sekarang zlatan tidak hanya bikin gol, tapi juga jago bikin assist.
 
2. Sergio Aguero
 

Balik lama dari skorsing, saatnya Aguero menghajar pertahanan Liverpool yang masih suka bingung. Apalagi biasanya Aguero kalau balik dari skorsing tiba-tiba jadi jagoan.
 
3. Diego Costa
 

Juga kembali dari suspensi. Costa menjadi predator ganas untuk mengosak-asik pertahanan Stoke City.
 
4. Bek Chelsea
 

Tidak kebobolan 4 pertandingan, akan berhadapan dengan Stoke City. Maka, mau pilih Gary cahill, David Luiz, Cesar Azpilicueta, hingga Alonso adalam pilihan yang tidak sulit.
 

29 December 2016

[Review] FPL Ngalor Ngidul GW18: Boxing Day Milik Summon!

Menjelang tutup tahun, admin baru sempat menggarap review GW18 alias putaran kedua Liga Inggris. Bukan apa-apa, admin habis kena tipu puluhan juta. Tolong, kasihani admin dengan mentransfer admin uang puluhan juta rupiah. Hore!
 
Well, jadi apa yang terjadi di FPL Ngalor Ngidul edisi spesial Boxing Day ini?
 
Seluruh pertandingan memuat gol dengan hanya 5 dari 20 tim yang gagal bikin gol. Leicester City kembali bermain soak sehingga masuk dari 5 tim itu. Pemirsa FPL juga diberikan kejutan oleh West Ham sehingga para pemain mereka akan kembali dilirik jadi tulang punggung tim-tim FPL pada pekan-pekan ke depan. Manchester City akhirnya clean sheet lagi, sedangkan Manchester United, Liverpool, dan Tottenham Hotspur menang tapi kecolongan 1 gol sehingga bek-bek semacam Dejan Lovren dan Kyle Walker poinnya juga busuk.
 
Banyak yang beruntung dengan pemilihan kapten. Statistik menyebut bahwa Ibrahimovic adalah manusia yang paling banyak dibeli dan dijadikan kapten, dan dia meraih poin tertinggi bersama Dele Alli dalam GW kali ini. Sedangkan nama lain yang menjulang adalah Pedro dan Joel Robles. Robles ini sekali-kalinya main bisa poin gede, tidak lain karena assist untuk gol Kevin Mirallas. Robles menjadi 1 dari 50 kiper di Liga Inggris yang pernah bikin assist.
 
Peroleh tim-tim FPL Ngalor Ngidul juga tinggi-tinggi. Dan lagi-lagi Plentus FC harus gigit jari. Menjadi tim terbaik sepanjang Desember, tim yang diasuh vann po ini masih saja gagal menjadi yuara GW. Kali ini dengan poin 77, da hanya menjadi peringkat ketiga di bawah Summon dan GEDE BAGE Calcio II. Mengulang pekan sebelumnya kala Plentus FC menjadi peringkat kedua di bawah Doa Mama Season V.
 
Summon, juara HtH musim lalu di FPL Ngalor Ngidul, akhirnya kembali jadi yuara GW. Mengungguli GEDE BAGE Calcio Ii sebesar 10 poin. Menempatkan Ibra sebagai kapten menjadi kunci. Ditunjang pula dengan penempatan Reid sebagai bek yang meraih 11 poin, serta Christian Eriksen, Adam Lallana, dan Michail Antonio di lini tengah. Pemilihan Kelechi Iheanacho juga membantu dengan 5 poin. Dari 11 pemain yang dimainkan, hanya Walker dan McAuley yang poinnya cuma maksimal 2. Sisanya lebih dari sama dengan 3.
 
Kemenangan Summon menambah kontestan yang meraih yuara GW. Kini sudah ada 11 tim yang pernah jadi yuara GW. Sisanya masih jadi pecundang nan elegan. Nasib buruk jelas milik Plentus FC seperti yang sudah dijelaskan tadi. Sedangkan kalau membahas kinerja Yuara FC dana FK69, ah, sudahlah.
 
Poin buruk di GW17 menggugurkan banyak peserta dari FPL Ngalor Ngidul. Tim besar seperti Berkah FC, PSKPS, Ronarid FC, dan Summon gagal lolos. Secara mengejutkan FPL Ngalor Ngidul justru meloloskan Sepatu Perak FC, Jong Celebes, dan FK69. Hasilnya? Tentu saja suram. Dari 17 manajer dan 8 yang lolos, pada akhirnya hanya 3 yang lanjut yakni Ngodo FC, Doa Mama Season V, dan Plentus FC. Pokoknya, Plentus FC lagi jaya-jayanya Desember ini. Kurang 1 dan itu signifikan di FPL Ngalor Ngidul: yuara GW.


Dari klasemen finansial, saldo Gumregah United sebagai pemuncak semakin tersedot, demikian pula Berkah FC dan PSKPS. Keberhasilan Summon sebagai yuara GW lantas menjadikannya ada di posisi 7, di bawah Ronarid FC. Summon adalah 1 dari 5 manajer yang baru sekali jadi yuara GW. Di bawah Summon ada Doa Mama Season V. Sedangkan 3 lagi berkinerja buruk. Sepatu Perak FC--yang memenangi GW dengan nilai sangat rendah--saldonya fitri, demikian pula Wala Wala FC. Paling parah adalah Jong Celebes, sudahlah jadi yuara GW cuma sekali, saldonya sudah minus pula.
 
Mari menyambut pertandingan tutup tahun, lantas buka tahun, untuk sejenak libur Piala FA. Semakin seru! Ciao!